Strategi Kontrol Gula Darah bagi Penyandang Diabetes

Hidupgaya – Mengidap diabetes bukan berarti tak bisa menikmati hidup, atau mengonsumsi makanan yang kita sukai. Asalkan membatasi porsinya. Institute of Medicine merekomendasikan bahwa asupan karbohidrat bagi kebanyakan orang harus antara 45-65 persen dari total kalori. Asupan karbohidrat yang tinggi ini konsisten dengan diet nabati, yang telah menunjukkan manfaat bagi manajemen diabetes dalam penelitian jangka panjang yang dirancang dengan baik.

Namun, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang dapat memperbaiki kadar gula darahnya saat asupan karbohidrat antara 5-35 persen kalori. Sebagian besar penelitian berasal dari penelitian jangka pendek untuk diet tinggi lemak, seperti diet ketogenik dan diet Mediterania.

Para ahli baru mulai memahami pengaruh bakteri usus terhadap kesehatan. Yang diketahui adalah bahwa karbohidrat berserat tinggi memberi makan bakteri usus sedangkan diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat sering mengakibatkan kematian bakteri usus. Penderita diabetes sudah memiliki kadar bakteri usus lebih rendah.

Lantas, bagaimana cara penyandang diabetes mengontrol kadar gula darah? Langkah berikut bisa dilakukan, antara lain:

1. Periksa kadar gula darah terlebih dahulu di pagi hari dan 2 jam setelah setidaknya satu kali makan sehari

2. Makanlah sesuai dengan jadwal. Makanan utama tiga kali (pagi, siang, sore) dan dua hingga tiga kali makan camilan sehat di antara jam makan utama.

3. Makanlah berbagai macam makanan. Makanlah dalam porsi wajar (sekitar satu cangkir atau kurang) tepung pada setiap kali makan.

4. Jika ingin minum susu, batasi hanya satu cangkir untuk menghindari lonjakan gula darah.

5. Batasi porsi buah, khususnya buah yang mengandung kadar gula tinggi. Hindari jus buah, terutama yang mengandung gula tambahan.

6. Batasi lemak dan kolesterol jika mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi

7. Biasakan sarapan

8. Puaskan rasa lapar dengan susu rendah lemak dan protein tanpa lemak

9. Batasi makanan penutup dan permen

10. Ganti gula dengan buah utuh sebagai pemanis, Hindari penambahan gula dalam setiap makanan atau minuman.

11. Pertahankan asupan sodium dan garam seminimal mungkin

12. Batasi konsumsi alkohol

13. Selalu periksa jumlah karbohidrat total pada produk

14. Minimalkan pemanis buatan, yang dapat berdampak negatif terhadap bakteri usus dan sensitivitas insulin.

15. Simpan catatan makanan untuk memantau asupan karbohidrat dan kadar gula darah

Terlepas dari diet seseorang saat ini, ada banyak alternatif sehat yang tersedia bagi orang untuk dicoba. Begitu seseorang telah menyesuaikan diri dengan diet baru, mereka mungkin bahkan bisa tetap menikmati makanan yang biasa mereka makan. (dokterdigital/HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s