Lanjut ke konten

Pameran Perangkat Pintar dan Listrik Cerdas Dihelat di JIEXPO

Hidupgaya – Elenex Indonesia 2018 dan Building Systems & Automation Indonesia 2018, pameran perangkat pintar dan listrik cerdas pertama dan terbesar di Indonesia, digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 19-21 September 2018.

Pameran menampilkan lebih dari 145 perusahaan manufaktur yang berfokus di bidang solusi Internet of Things (IoT), efisiensi energi, inovasi pencahayaan, sensor pintar, dan sistem bangunan serta otomatisasi.

Pameran dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum diwakili oleh Kepala Badan Litbang Lukman Hakim MSc, dan Ketua Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPLI) Hermanto Dardak.

Data Accenture memprediksi pengeluaran untuk IoT industri diproyeksikan akan mencapai US$500 miliar pada tahun 2020, atau meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan 2012. Sementara International Data Center (IDC) Indonesia menunjukkan Indonesia saat ini menjadi pasar IT terbesar di Asia Tenggara, bahkan berada di peringkat ke-19 dunia terkait pengeluaran di sektor IT.

“Kami menghubungkan lebih dari 145 pemain industri utama dengan lebih dari 6,000 prospek pasar, baik untuk penggunaan pribadi maupun industri cerdas, melalui ribuan produk dan solusi inovatif,” ujar Wiwiek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia, sebagai penyelenggara pameran.

Diselenggarakan bersama dengan Construction Indonesia dan Concrete Show South East Asia, pengunjung berkesempatan mengikuti sesi seminar yang membahas integrasi listrik cerdas dan sistem otomatisasi bangunan, serta pengaruhnya dalam mencapai target 100 kota cerdas di Indonesia di tahun 2019. Ini sejalan dengan program ‘100 Smart City’ dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Asosiasi jaringan cerdas yang berbasis di Indonesia, Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), akan mempresentasikan seminar bertajuk ‘Smart Energy Revolution’, sementara Masyarakat Standardisasi Indonesia (MASTAN) akan membagikan kiatnya memanfaatkan sistem otomatisasi bangunan demi percepatan target pemerintahan.

Selain topik-topik di atas, Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia juga berbagi keahliannya lewat topik seminar ‘Dissect APPI Electric Panel’.

Pendiri Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Eddie Widiono mengatakan, jaringan cerdas memiliki korelasi yang sangat kuat dengan pembangkit listrik terbarukan, kendaraan listrik, dan sistem penyimpanan energi, yang mendukung tercapainya target kota pintar di Indonesia.

“Untuk memulai prosesnya, dalam pameran ini kami mengumpulkan para ahlinya, untuk mengedukasi serta berbagi tren terkini mengenai sistem bangunan yang lebih efisien serta perangkat energi terbarukan,” ujar Eddie.

Kelak, jaringan listrik Indonesia akan memiliki fungsi kecerdasan untuk menjaga kualitas keandalan dan keekonomian pasokan listrik di Indonesia demi mendukung kota pintar.

Eddie memberikan contoh, dalam studi American for an Energy Efficient Economy (ACEEE), bangunan komersial dalam sebuah kota pintar dapat menghemat hingga US$60 miliar, jika investasi untuk efisiensi energi ditingkatkan, setidaknya 1 hingga 4 persen.

Berbagai tren dan inovasi terkini dalam pameran ini mencakup smart door locks dengan pin, kartu, sidik jari, dan Bluetooth; digital whiteboard dengan easy screen sharing; ruang pertemuan berbasis Cloud dengan touch screen; instrument pengukur untuk efisiensi tenaga listrik; serta steker dan soket industri dengan ampere yang lebih besar.

Elenex Indonesia 2018 dan Building Systems & Automation Indonesia 2018 juga mendapat dukungan penuh dari berbagai asosiasi, seperti Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Masyarakat Standardisasi Indonesia (MASTAN), dan Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI) dan masih banyak asosiasi terkait lainnya. (HG)

Iklan

Terapi Nuklir Menjanjikan untuk Obati Kanker

Hidupgaya – Data Johor Tourism Board menunjukkan, Indonesia adalah penyumbang nomor kedua terbesar wisatawan yang melakukan kunjungan ke Johor, Malaysia. Negeri Jiran itu berharap bisa mendatangkan 3-4 juta wisatawan Indonesia pada 2019.

Salah satu alasan orang Indonesia berkunjung ke Johor adalah terkait pengobatan. Untuk menunjang target, negara bagian Johor telah memperkenalkan sejumlah program, termasuk pariwisata medis, untuk orang Indonesia.

Cara yang ditempuh antara lain dengan mengembangkan pengobatan modern yang menawarkan terapi misalnya untuk pengobatan kanker, dengan memanfaatkan teknologi nuklir.

Untuk mewujudkan hal ini, negara bagian Johor menjalin kolaborasi dengan Rusatom Healthcare (anak usaha Rosatom, korporasi energi atom Rusia) dan Asian American Medical Group yang terdaftar di Bursa Efek Australia (ASX) dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengembangkan Pusat Pengobatan Nuklir di Johor Bahru, Malaysia, berbatasan dengan Singapura.

MoU ditandatangani pada Sidang ke-9 Komisi Antar-Pemerintah Tingkat Tinggi Rusia-Singapura di Singapura oleh Ketua Eksekutif AAMG Dato ‘Dr. Tan Kai Chah dan Egor Simonov, Direktur Rosatom Asia Tenggara, Rabu (19/9).

Kedua pihak menegaskan minat mereka untuk bersama-sama melaksanakan rencana mengembangkan Pusat Kedokteran Nuklir, termasuk kemungkinan kerja sama di Departemen Diagnostik Radionuklida, Departemen Perawatan Radionuklida, Departemen Perawatan Berkas Elektron dan Cyclotron dan Kompleks Radiochemical.

Egor Simonov mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah besar untuk meningkatkan keberlanjutan, aksesibilitas, dan efisiensi perawatan kesehatan bagi pasien onkologi di wilayah tersebut.

Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1,2 juta jiwa di Asia Tenggara meninggal karena kanker pada tahun 2012 dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat sebesar 40% pada tahun 2030.

Dengan statistik yang mengkhawatirkan ini, perusahaan swasta seperti AAMG bertujuan secara aktif untuk memperbaiki situasi. “Keahlian Rusatom Healthcare dalam teknologi medis nuklir akan memastikan pusat perawatan klinik ini menawarkan layanan kesehatan canggih dalam perawatan, penelitian, dan pendidikan kanker,” ujar Egor.

Dato ‘Dr. Tan Kai Chah, dokter ahli bedah hati, menambahkan obat nuklir modern dapat membantu mengatasi momok kanker. Menurutnya, obat nuklir untuk mendiagnosis dan mengobati pasien kanker telah menjadi semakin populer di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.

Pemahaman, efektivitas dan aspek keamanan dari kedokteran nuklir juga telah meningkat secara signifikan. “Pusat pengobatan nuklir yang diusulkan akan dapat melayani pasien dari Malaysia dan juga Singapura. Hal tersebut dapat memposisikan Johor sebagai tujuan medis terkemuka dengan perawatan onkologi terbaik di wilayah ini,” ujarnya.

April silam, AAMG yang berbasis di Singapura mengumumkan akan mendirikan Tunku Laksamana Cancer Centre, pusat perawatan kanker tingkat lanjut di Johor. Projek ini mendapat dukungan kuat dari Sultan Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar, Sultan Johor, salah satu dari 13 negara bagian di Malaysia.

Asian American Radiation & Oncology (AARO), divisi AAMG yang dipimpin oleh Dr. Daniel Tan Yat Harn, didirikan pada 2015, adalah klinik independen pertama di Singapura yang menawarkan layanan radiasi dan onkologi. AARO juga menyediakan layanan konsultasi dan manajemen di Rusia dan Myanmar. (HG)

Fruit Tea Sosro Boyong Boyband CNCO ke Sekolah

Hidupgaya – Fruit Tea Sosro bekerja sama dengan label Sony Music untuk menghadirkan grup band yang tengah naik daun asal Amerika, CNCO – yang khusus berkunjung ke Indonesia untuk tampil di ajang ‘Fruit Tea School Sensation’ di SMA Ananda Bekasi, Selasa (18/9).

Nama boyband CNCO sendiri sudah familiar di telinga pecinta musik dunia dan begitu juga di Indonesia dengan hits ‘Reggaeton Lento’ yang video klipnya di youtube sudah ditonton sekitar 1,3 miliar penonton.

CNCO merupakan boyband asal Amerika yang tampil dalam bahasa Spanyol dan telah menjadi fenomena musik latin terbaru di industri musik dunia.

Boyband yang muncul di akhir tahun 2015 ini sebenarnya berasal dari kompetisi musik Univision, La Banda dimana diikuti oleh ribuan remaja di berbagai lokasi di Amerika Serikat. Terdiri dari 5 personil yaitu Christhopher, Erick, Joel, Richard dan Zabdiel yang telah berhasil memenangkan hadiah berupa kontrak rekaman oleh Sony Music US Latin.

Pihak label, Sony Music Indonesia mengatakan bahwa kehadiran salah satu artis Internasionalnya, CNCO ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promosi yang dijalankan untuk memperkenalkan boyband asal Amerika Serikat ini kepada pecinta musik Indonesia.

International Marketing Sony Music – Indonesia Imam Pratomo mengatakan boyband CNCO yang saat ini sangat digandrungi oleh anak muda dengan musik Latin yang kekinian. “Dengan suara bagus, wajah menawan, postur tubuh ideal dan atraksi panggung yang sensasional, kami percaya kehadiran CNCO dapat menghibur fans mereka. Ini menjadi kesempatan langka, boyband sekelas CNCO dapat tampil di sekolah,” ujarnya.

‘Fruit Tea School Sensation’merupakan sebuah kegiatan positif yang diselenggarakan oleh brand Fruit Tea Sosro yang tujuan untuk memberikan wadah berekspresi sesuai minat dan pengembangan bakat di bidang seni bagi para pelajar SMP/SMA atau sederajat di seluruh Indonesia.

General Manager Marketing PT. Sinar Sosro Norma Sari Dewi berharap ajang ini dapat menjadi wadah positif bagi para pelajar agar terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka seperti narkoba, tawuran, bullying dan lainnya.

“Fruit Tea School Sensation juga dapat memberikan pengalaman dan kepercayaan diri bagi generasi muda untuk berkolaborasi satu sama lain dan menjadi sarana mereka untuk berkreasi melalui pentas seni,” ujar Norma.

‘Fruit Tea School Sensation’ juga menjadi ajang kolaborasi antara brand Fruit Tea Sosro dengan pelajar sekolah SMP/SMA atau sederajat untuk menyelenggarakan pentas seni di sekolah yang dikemas secara menarik dengan memberikan beragam sensasi mulai dari Sensasi Games, Sensasi Bazaar, Sensasi Ekskul yang menampilkan berbagai jenis kesenian mulai dari seni tari, seni pencak silat, seni teater dan lainnya serta Sensasi Musik dengan menghadirkan line up artis yang cukup di gemari di kalangan generasi muda.

Program ini telah berjalan sejak tahun 2016 yang melibatkan sekitar 250 sekolah di seluruh Indonesia.

“Sensasi yang senantiasa ditampilkan pada ajang ‘Fruit Tea School Sensation’ biasanya selalu dinanti, karena selain pentas seni di sekolah, ajang ini kerap menampilkan line up artis Ibukota yang sedang in di kalangan anak muda sebagai bintang tamu,” imbuh Norma.

Ajang ‘Fruit Tea School Sensation’ tahun ini dimulai Juli silam dan akan berakhir pada November mendatang. Target tahun ini akan menyambangi 75 sekolah di Indonesia.

Syarat untuk bisa mengikuti program, sekolah harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diberikan, antara lain memiliki tempat yang dapat mencukupi untuk ajang ini, ada siswa yang mau menjalankan dan antusiasme dari siswa di masing-masing sekolah.

Pendaftaran pun cukup mudah, hanya tinggal mengunjungi website Fruit Tea Sosro di http://www.fruitteasosro.com dan akun social media @fruitteasosroid. (HG)

Tenun NTT Tampil Chic di Tangan Desainer Salsabilla Amari

Hidupgaya – Tenun seolah tiada habisnya untuk dieksplorasi. Di tangan desainer fesyen Tanah Air, karya tangan-tangan terampil perajin tenun di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelma menjadi produk bernilai tinggi.

Salah satu desainer Tanah Air yang tengah gencar mengolah kain tenun NTT adalah Yurita Puji. Melalui tangannya, kain tenun menjelma menjadi busana cantik yang terlihat elok saat dikenakan.

Nah, masih mengolah tenun sebagai karya fesyen, kali ini Yurita Puji berkolaborasi dengan desainer muda Salsabilla Amari, mahasiswa di London College of Fashion di London, Inggris, mengambil jurusan Fashion Buying and Merchandising.

Kolaborasi ini berawal dari magang saat libur musim panas di Juli 2018 di butik Yurita Puji, Salsa (yang kini sudah memiliki brand Sadie), selama ini berpikir kalau bicara kain tradisional selalu batik. Sejak magang semakin terbuka kalau masih banyak kain tradisional yang belum ia kenal.

“Selama ini saya suka mendesain baju tidak pernah terpikirkan untuk menggabungkan kain tradisional ke dalam desain-desian saya. Yang terpikir kalau mendengar kain tradisional itu pasti batik,” ujar desainer belia yang menapak usia 19 tahun.

Menurutnya, tenun NTT memiliki corak yang khas. “Terlihat sangat modern dan cocok untuk dipakai semua umur. Apalagi warna dan coraknya keren,” bebernya.

Dalam kolaborasi dengan Yurita, Salsa merilis koleksi perdana ready to wear sebanyak 12 look. Yurita menilai desain Salsa terlihat edge ketika dikenakan oleh perempuan berjiwa muda.

Yurita bahkan tak segan memuji ide kreatif ‘anak asuhnya’ itu. “Saya dulu tidak sempat merasakan sekolah fesyen yang bagus, kalau ada anak punya kesempatan yang seperti itu harus semangat karena sekolah seperti itu mahal. Selain belajar formalnya, kita harus belajar cara masuk ke market cara kerja di lapangannya. Salsa ini anak yang punya kesempatan dan mau belajar, mau saya arahin dan kasih tahu, setidakmya berdasarkan pengalaman saya,” ujarnya.

“Saya juga ingin mengajari bisnis karena kalau di ‘lapangan’ beda dengan teori. Persaingan juga ketat dan cobaannya juga banyak,” imbuhnya.

Dalam koleksi perdananya, Salsa mengeksplorasi antara lain kain tenun dari Flores, Sumba, Alor, Maumere.

Koleksi yang ditampilkan tidak hanya bermain dengan tone warna gelap saja, tapi terkadang juga dengan warna putih. Blus warna putih misalnya dipadu dengan aksen kain tenun pada kantong dan manset lengan tetap terlihat ringan serta menarik.

Salsa juga membuat koleksi yang cocok digunakan untuk afternoon tea dengan gayanya yang santai tapi tetap chic.

Bisa dibilang, karya desainer fesyen muda usia ini bisa dikenakan di segala suasana, misalnya sebuah busana dapat dikenakan untuk hang out dengan gaya yang seksi tapi tetap manis karena penempatan motifnya yang pas. Setuju ya? (HG)

Memetik Manfaat Optimal Susu dari Sapi Terbaik

Hidupgaya – Ada beragam alasan mengapa orang Indonesia enggan minum susu, antara lain merasa mual, menimbulkan diare, atau karena alergi.

Sementara kita tahu, sejumlah riset menunjukkan susu mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari protein, lemak, dan karbohidrat sebagai sumber energi, mineral, dan vitamin untuk mendukung fungsi tubuh.

Padahal, susu merupakan salah satu pangan yang mengandung gizi lengkap, bahkan diklaim sebagai sumber protein hewani terbaik. Sayangnya, konsumsi susu di Indonesia saat ini masih rendah, bahkan dibandingkan dengan negara-negara di kawasan ASEAN, demikian menurut data Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun 2016.

Terkait dengan keluhan gejala mual, kembung, dan atau diare setelah mengonsumi susu, menurut pakar gizi dr. Rizal Alaydrus, MSc, hal itu terjadi karena kandungan protein beta casein A1 dalam susu yang bereaksi dengan protein pencernaan lainnya di dalam tubuh.

“Hal ini memicu gejala yang menyerupai intoleransi terhadap laktosa, seperti ketidaknyamanan perut, flatulensi (akumulasi gas berlebih dalam perut dari usus besar), kembung, dan diare yang terjadi setelah mengonsumsi produk susu,” ujar Rizal.

Untungnya, kemajuan penelitian dan teknologi telah banyak menghadirkan terobosan yang memberikan kebaikan bagi kehidupan manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan industri susu sapi perah telah menemukan sapi jenis A2 yang dipercaya dapat menghasilkan susu yang lebih baik bagi tubuh manusia.

Susu sapi pada umumnya memiliki kandungan protein A1 dan protein A2 dengan rasio 40 persen dan 60 persen. Awalnya sapi di seluruh dunia hanya menghasilkan protein A2 saja, namun seiring berjalannya waktu dan adanya mutasi genetik, saat ini semakin banyak sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A1.

Saat ini, susu A2 tengah mendapat perhatian dari dunia kesehatan karena potensinya dalam menjadikan susu sapi lebih baik dari segi nutrisi maupun dari segi toleransi oleh sistem pencernaan.

Susu yang hanya mengandung protein A2, dipercaya lebih mudah dicerna oleh tubuh dan nutrisinya lebih mudah diserap. Sapi A2 didapat dari proses seleksi alami dengan melalui seleksi tes DNA, tanpa rekayasa genetik.

Marketing Manager KIN dari PT ABC Kogen Dairy Anton Budiharjo menambahkan, sebagian orang banyak mengalami reaksi pada tubuhnya sesaat setelah mengonsumsi susu dan sebagian besar menganggap hal itu adalah normal.

Reaksi yang dirasakan, seperti disebutkan sebelumnya, antara lain rasa tidak nyaman di perut seperti rasa kembung, eneg, bahkan mulas. “Padahal seharusnya minum susu sama seperti kita mengonsumsi minuman lain yang tidak menimbulkan respons di perut. Banyak orang menduga hal ini disebabkan karena mereka lactose intolerant, padahal bisa jadi karena tubuhnya tidak dapat mencerna protein A1 yang terdapat dalam susu,” kata Anton.

KIN Fresh Milk Tak Bikin Eneg dan Kembung

Menjawab hal ini, PT ABC Kogen Dairy menghadirkan terobosan baru lewat KIN Fresh Milk, susu segar dari sapi A2. Anton menjelaskan, untuk menjamin kualitas susu yang dihasilkan, peternakan yang dikelola oleh PT ABC Kogen Dairy hanya memelihara jenis sapi A2, yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A2 saja.

“Sebagai satu-satunya peternakan sapi terintegrasi yang menghasilkan susu dari sapi A2 secara eksklusif di Indonesia, seluruh sapi di peternakan KIN menjalani proses pemeriksaan ketat, dimulai dari kualitas kesehatan, kondisi hidup, hingga pemeriksaan DNA untuk memastikan susu yang dihasilkan tidak mengandung protein A1,” bebernya.

Di kesempatan sama, Brand Manager KIN Tiffany Pratiwi Suwandi, menjabarkan KIN Fresh Milk merupakan produk susu segar pertama di Indonesia yang berasal dari sapi A2 dan hadir sebagai pilihan yang lebih baik bagi konsumen, karena tidak menimbulkan rasa eneg atau kembung akibat minum susu.

“Susu dari sapi A2 ini adalah 100% susu segar, tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi pada kandungannya. KIN Fresh Milk hanya mengandung protein A2 yang lebih bersahabat untuk perut, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap tubuh,” ujarnya.

KIN Fresh Milk hadir dalam 3 rasa favorit, yaitu Full Cream, Chocolate, dan Coffee. “KIN Fresh Milk juga merupakan satu-satunya produk susu yang dikemas dalam botol dengan UVlight barrier untuk menjamin kualitas produk tanpa bahan pengawet,” jelas Tiffany.

Dengan ragam rasa Kin Fresh Milk yang tersedia, konsumen memiliki kebebasan untuk menikmati manfaat murni dari susu sapi segar tanpa khawatir. “KIN Fresh Milk juga hadir sebagai pilihan yang lebih sehat bagi para penggemar susu dan aman untuk dikonsumsi anak usia 2 tahun ke atas,” pungkas Tiffany. (HG)

Kiat Memilih Brankas yang Aman dan Andal

Hidupgaya – Untuk menyimpan barang berharga, kita membutuhkan brankas yang telah teruji tahan terhadap api jika terjadi musibah kebakaran.

Di pasaran, beragam merek brankas ditawarkan untuk menyimpan benda berharga, dan mungkin membingungkan konsumen karena semua mengklaim memiliki keunggulan tersendiri.

Bagaimana memilih brankas yang baik? Kuncinya, pilihlah yang sudah teruji, misalnya merek Sentry Safe, dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, brankas ini membukukan penjualan tertinggi di Amerika Serikat dan telah didistribusikan lebih dari 35 negara di seluruh dunia.

“Semua brankas Sentry Safe dilengkapi dengan fitur tahan api dengan durasi yang berbeda-beda. Brankas Sentry Safe juga telah memiliki sertifikat UL dan ETL karena telah lulus dalam uji ketahanan terhadap api,” ujar Eric Adi Saputra, Product Manager PT Kawan Lama Inovasi, yang mendistribusikan Sentry Safe di Indonesia.

Eric menyebut, Sentry Safe S6770 merupakan brankas yang didisain khusus agar aman dari kebakaran dan pencuri. Brankas ini dapat tahan terbakar selama 1 jam pada suhu 927 derajat Celcius dan telah lolos uji bantingan dengan dijatuhkan dari ketinggian 4,5m.

Brankas dengan ukuran 87.6 cm x 52.1 cm x 55.9 cm dan berat ini bisa digunakan untuk menyimpan dokumen dengan ukuran folio dan brankas ini juga aman digunakan untuk menyimpan media penyimpanan seperti USB drive, CD, dan DVD.

Sentry Safe S6770 menggunakan 2 buah sistem pengunci yakni kunci digital dengan PIN dan anak kunci. Brankas ini dilengkapi dengan 5 buah locking bolts dan 3 buah dead bolts untuk memberikan perlindungan yang maksimal dari pencuri dan orang-orang yang tidak berkepentingan.

Brankas ini bergaransi 2 tahun terhadap kerusakan pabrik dan garansi seumur hidup bila terjadi kebakaran. “Dengan kata lain, Sentry Safe S6770 adalah brankas yang tepat untuk digunakan di kantor ataupun di toko karena memiliki fitur yang lengkap dan pintar untuk melindungi dokumen dan barang berharga,” beber Eric.

Brankas ini bisa didapatkan di ACE Stores dan www.kawanlamainovasi.com seharga Rp17.799.000. (HG)

Merayakan Enam Hari Kegembiraan Bersama Miniso

Hidupgaya – Merek Miniso belakangan ini lekat di kalangan konsumen, khususnya anak muda yang mendambakan gaya kekinian dengan harga terjangkau.

Merek fesyen dan perlengkapan rumah dari Cina ini menggelar Miniso Fans Festival, yang bertujuan membagikan kebahagiaan kepada penggemar setianya.Kegiatan ini dibuka dan dimeriahkan dengan atraksi instrumen perkusi tradisional Jepang yaitu Taiko.

Perhelatan yag menyajikan beragam aktivitas seru dan menarik ini berlangsung di Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta, selama 11-16 September 2018.

Brand Manager Miniso Indonesia Vania Damayanti mengatakan selama satu tahun sejak pertama kali hadir di Indonesia pada 2017, Miniso mengaku puas dengan antusiasme yang diberikan oleh masyarakat Indonesia. “Produk-produk yang kami hadirkan ternyata selalu ditunggu dan begitu dicintai oleh masyarakat. Nah, Miniso Fans Festival ini diselenggarakan sebagai ungkapan kedekatan dan terima kasih kami kepada para penggemar setia di Indonesia,” ujarnya.

Miniso Fans Festival diisi dengan beragam kegiatan, antara lain Miniso Kids Day Out (Coloring Competition & Foam Fun Frame Activity), Shopping Marathon Challenge & Fun Games yang dapat diikuti setiap hari selama pameran berlangsung.

Ada juga Meet & Greet with Pink Panther dan Miniso Fans Challenge, Sabtu (15/9) dan Minggu (16/9) lalu Home Appliance Demo, Rabu (12/9) dan Jumat (14/9).

Sedangkan untuk beberapa kegiatan lainnya hanya diadakan satu kali selama festival berlangsung, seperti, Miniso Beauty Talkshow pada Kamis (13/9), dan Fashion Show, Sabtu (15/9).

Vania menyebut, salah satu kegiatan yang memberikan kejutan bagi penggemar adalah Miniso Fans Challenge (Sidak Miniso) bertema “How Miniso Are You?” dimana dua sampai tiga penggemar yang hadir akan langsung disidak, dengan memeriksa barang yang mereka bawa dan dilihat seberapa banyak produk Miniso yang dimiliki.

Penggemar yang disidak dan memiliki paling banyak produk Miniso akan langsung mendapatkan hadiah menarik.

“Melalui Miniso Fans Festival diharapkan penggemar setia bisa merasakan langsung keseruan bersama produk-produk favoritnya,” pungkas Vania. (HG)