Lanjut ke konten

Menggerakkan Perekonomian Menciptakan Kemandirian di Ciketing Udik

Hidupgaya – Ciketing Udik bukanlah hanya sekadar desa yang terletak di area Bantargebang, yang dikenal sebagai tempat pembuangan sampah terpadu (TPST). Desa yang berjarak kurang lebih 1 km dari TPST Bantargebang, Bekasi, telah bermetamorfosis menjadi desa mandiri dan bahkan menjadi percontohan bagi wilayah lain.

Banyak perempuan di Ciketing Udik yang dulunya hanya ibu rumah tangga biasa menjelma menjadi perempuan mandiri yang menunjang perekonomian keluarga. Hal ini tak lepas dari program Desa Mitra yang diinisiasi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk, pada 2010.

Menurut Corporate Communication Manager CSR Department Indofood, Albert H Abraham, Desa Mitra diawali dengan pemberdayaan ekonomi keluarga pada 2010 itu terus berlanjut hingga kini. Bukan hanya memberdayakan secara ekonomi, namun cakupannya meluas ke bidang kesehatan melalui revitalisasi posyandu dan pendidikan, dalam hal ini pendidikan usia dini (PAUD).

Albert menambahkan, untuk memaksimalkan pembinaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Ciketing Udik, Indofood akan memfasilitasi pendirian koperasi, yang rencananya diresmikan pada 24 April mendatang. “Dengan pendirian koperasi ini kami harapkan pengelolaan UMKM binaan Indofood lebih profesional,” kata Albert dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Tujuan lain dibentuk koperasi adalah diharapkan dengan adanya badan hukum membuat jangkauan produk UMKM lebih luas, misalnya mengakses perbankan untuk menambah permodalan, serta tentu ada legalitas.

Koperasi itu nantinya juga bisa menjadi koperasi simpan pinjam bagi para pelaku UMKM. Untuk menunjang operasional koperasi tersebut, Indofood sudah mempersiapkan dengan melatih masyarakat Ciketing yang akan mengelola koperasi tersebut. Indofood bahkan usah menyiapkan rencana bisnis dalam 5 tahun ke depan. “Anggota koperasi tinggal menjalankan,” ujarnya.

Pada tahun 2010, Indofood awalnya melatih kewirusahaan 30 warga, dan kini mampu menciptakan sekitar 60 UMKM berbagai jenis mulai dari makanan, konveksi dan bengkel. Lamisri, ibu rumah tangga ini berwirausaha membuat jajanan pasar dengan spesialisasi kue sus. Di awal usaha, perempuan berusia 49 tahun ini membuat selusin kue dan menitipkan di warung-warung. Namun kini usahanya berkembang, pelanggannya kebanyakan pabrik di sekitar tempat ia tinggal.

Menurut Ketua Kader Posdaya Anne Puji Astuti mengatakan, produk yang menjadi andalan UMKM Desa Ciketing Udik antara lain roti manis yan kini sudah memiliki pasar di beberapa perusahaan serta instansi dan lembaga yang berlokasi di sana. UMKM di bidang makanan ini bahkan sudah mencantumkan kandungan nutrisi produk dan memiliki sertifikasi halal. “Ada ibu tunggal yang harus menghidupi anak karena suaminya meninggal akibat kecelakaan kerja. Ibu Ummu Salamah kini sukses menjadi wirausaha mandiri yang bukan saja menjadi tulang punggung keluarga dan mampu menguliahkan anaknya, namun juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujar Ane.

Di bidang kesehatan, terkait dengan revitalisasi posyandu di Ciketing Udik, Indofood berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya, Jakarta. Bersama dokter muda lulusan FK Atmajaya, Indofood memberikan penyuluhan tentang masalah gizi. Desa Ciketing menghadapi masalah kurang gizi pada balita. Pemicu gizi buruk itu antara lain karena ketidaktahuan ibu. “Selain mengadakan penyuluhan, Indofood juga mendukung dengan memberikan makanan bergizi. Untuk bayi 6 bulan diberikan MPASi (makanan pendamping ASI),” ujar Albert.

Untuk ibu yang menyusui diberikan penyuluhan mengenai pentingnya konsumsi gizi seimbang agar ASI yang dihasilkan berkualitas. Untuk ibu hamil juga diedukasi pentingnya makan dengan benar untuk mencegah stunting pada anaknya kelak. “Ada 10 dokter muda dari FK Atmajaya yang datang setiap bulan di Ciketing, selain memberikan penyuluhan mereka juga mengajari menimbang dan mengukur tekanan darah dengan benar,” kata Albert.

Sedangkan di sektor pendidikan, Indofood memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader PAUD.

Ke depan, rencananya Indofood akan menduplikasi program tersebut ke daerah lain. “Kemungkinan target desa yang menjadi sasaran masih di Jawa terutama daerah yang memiliki permasalahan stunting dan gizi buruk. Sebisa mungkin yang masih dekat dengan wilayah operasional Indofood agar program itu lebih mudah diawasi sehingga berjalan dengan lebih baik,” tandas Albert. (HG)

Iklan

Ini Lho Shampo Tanpa Silikon untuk Menjaga Rambut Tetap Sehat dan Berkilau

Hidupgaya – Rambut merupakan mahkota wanita yang memiliki peran penting. Agar selalu tumbuh sehat dan indah, rambut harus selalu dijaga dengan konsumsi makanan yang menunjang kesehatannya, juga produk perawatan yang tepat.

Nah, baru-baru ini Moist Diane, produk perawatan rambut dari Jepang yang bernaung di bawah Grup NatureLab. Co. Ltd., merilis produk perawatan rambut yang cocok untuk perempuan Indonesia.

Managing Director NatureLab Co., Ltd., Keigo Tiger Hishiyah mengatakan merek Moist Diane pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 2011. Hingga kini shampo dan perawatan Moist Diane Perfect Beauty telah tersebar dan dikenal di dunia internasional seperti di Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, China, Taiwan, Mongolia, Korea, Rusia, hingga Amerika Serikat.

Di Jepang, Moist Diane merupakan merek terkemuka untuk produk shampo tanpa silikon dan saat diluncurkan terjual 1 juta botol hanya dalam 10 hari.

Moist Diane Perfect Beauty merupakan produk perawatan rambut yang memiliki beberapa kelebihan antara lain, tidak mengandung silikon (shampo), tidak mengandung sulfat (shampo dan treatment) dan tidak mengandung paraben (shampo dan treatment).

“Moist Diane Perfect Beauty mengandung bahan alami yang sangat bermanfaat bagi rambut, Organic Argan Oil yang akan menjaga kelembaban dan merawat rambut tanpa membuatnya lepek. Sedangkan beauty keratin memiliki peran dalam menjaga rambut agar tetap sehat dan berkilau,” ujar Keigo.

Silikon merupakan bahan yang banyak digunakan oleh produk – produk shampo, fungsinya melapisi rambut, sehingga membuatnya lebih lembut dan berkilau. Namun pemakaian silikon jangka panjang akan memicu akumulasi di rambut dan kulit kepala, sehingga rambut kehilangan kelembaban dan menjadi kusam.

Sedangkan sulfat adalah bahan yang membuat sabun dan shampo berbusa. Selain dapat membuang kotoran pada kulit kepala, sulfat juga dapat membuang minyak alami pada kulit kepala sehingga dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan iritasi. Penggunaan pada kulit sensitif dapat mengakibatkan kemerahan, gatal yang berujung pada rambut rontok dan rusak.

Bagaimana dengan paraben? Bahan kimia ini digunakan sebagai pengawet pada produk kosmetik dan farmasi, memiliki fungsi untuk mencegah timbulnya jamur dan bakteri. Namun penggunaan paraben dapat mengakibatkan beberapa gangguan pada endokrin, meningkatkan risiko kanker kulit (melanoma) dan menganggu kesuburan pada rambut.

Di Indonesia, Moist Diane mulai dipasarkan pada Januari 2019 melalui Guardian dan JD.Id.

Head of Merchandising Guardian, Carmen, menuturkan di Guardian sudah tersedia 3 varian shampo dan 3 varian treatment, yaitu Moist Diane Perfect Beauty Moist and Shine (450 ML), Moist Diane Perfect Beauty Smooth and Straight (450 ML), dan Moist Diane Perfect Beauty Volume and Scalp (450 ML).

Keigo menambahkan, animo masyarakat terhadap produk Moist Diane cukup baik. “Animo masyarakat terhadap shampo Moist Diane sangat baik. Dalam waktu dekat kami akan merilis varian terbaru produk Moist Diane Damage Repair. Kami berharap produk ini dapat diterima lebih baik dan menjadi sahabat terbaik bagi kecantikan rambut wanita Indonesia,” pungkasnya. (HG)

Perhelatan Puncak Indonesia Young Entrepreneur Summit 2019 Berlangsung Meriah

Hidupgaya – Jakarta menjadi kota penutup dari roadshow di 7 kota besar hajatan Indonesia Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 dengan jumlah pendaftar mencapai 10.000 peserta. Ini menjadi bukti antusiasme yang menggambarkan semangat tinggi para pengusaha muda Indonesia.

Sebelum mencapai puncaknya di Jakarta, YES yang digagas oleh Kahmipreneur telah dihelat di Surabaya, Bandung, Sragen, Makassar, Medan dan Lombok.

Program ‘Indonesia YES 2019’ yang mengambil tema ‘Arah Baru Ekonomi Indonesia’  tak melulu entrepreneur, ajang ini juga diminati oleh beberapa peserta dari lintas pekerjaan antara lain mahasiswa, pegawai negeri, pegawai swasta bahkan ibu rumah tangga yang tengah menyusun rencana untuk terjun ke bisnis dan membutuhkan bekal ilmu dan wawasan yang cukup agar mampu bertahan dan berkembang.

Indonesia Indonesia YES 2019 merupakan forum kaum milenial kreatif bertemu dengan para pengusaha muda sukses dari berbagai sektor bisnis tingkat menengah keatas serta nasional. Ini juga menjadi sarana untuk berbagi jejaring (akses teknologi, juga pembiayaan dan pemasaran).

Menurut founder Kahmipreneur, Kamrussamad, mengatakan melalui YES 2019, peserta mendapatkan akses terkini seputar market dan finance dari stakeholder yang terlibat.

Kamrussamad sebagai penggagas ajang ini mengatakan gembira menyaksikan antusiasme peserta yang hadir di YES 2019.

Khusus di Jakarta, konsep YES 2019 berbeda dengan kota lain. “Di Jakarta kita kemas dengan konsep festival, dengan memberi ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya, sehingga dapat dikenal lebih luas,” ujar Kamrussamad dalam temu media di Jakarta, Rabu (10/4).

Ajang ‘Indonesia YES 2019’ menghadirkan narasumber andal di industri entrepreneur nasional yang telah sukses membangun bisnisnya mulai dari nol hingga meraih kesuksesan saat ini, yang juga telah merasakan kegagalan beberapa kali namun tetap semangat untuk bertahan dan belajar dan bangkit dari kegagalannya. Di antaranya tokoh entrepreneur nasional, Sandiaga Salahuddin Uno serta entrepreneur muda sukses lainnya, yaitu:

Teuku Wisnu selaku Pemilik Jannah Corp dan oleh-oleh kekinian Malang Strudel. Bersama dengan sang istri, Shireen Sungkar keduanya memulai usaha travel haji dan umroh yang diberi nama Abu Adam. Bukan hal mudah untuk memulai bisnis di bidang ini.

Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar memberi pilihan bagi masyarakat yang hendak beribadah ke Tanah Suci dengan harga relatif murah dan memberikan pelayanan yang maksimal.

Zaskia Sungkar selaku pemilik Jannah Corp – bersama dengan sang suami, Irwansyah, membangun kerajaan bisnis. Beberapa produk kue kekinian yang booming sampai sekarang ternyata berada di bawah naungan Jannah Corp yang juga mengelola bisnis tour & travel.

Zaskia Sungkar lebih dikenal dengan usaha bisnis fashion dengan target pasar mulai dari mahasiswa hingga menengah ke atas sejak tahun 2013. Bahkan salah satu brandnya, KIA by Zaskia Sungkar telah berhasil masuk di pergelaran busana baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Ashanty Hermansyah selaku pemilik Dapur Asix, selain menjadi penyanyi, Ashanty bersama dengan sang suami, Anang Hermansyah, membangun kerajaan bisnis di bidang kuliner mulai dari Dapur Asix, Ayam Asix, Kue Asix, Ash Juice. Asix sendiri diambil dari kata A6 yang merupakan sebutan untuk keluarga ini yang terdiri dari Anang, Ashanty, Aurel, Azriel, Arsy dan Arsya.

Di bidang kosmetik Ashanty Beauty menjadi perusahaan yang cukup dikenal dalam menyediakan produk kosmetik yang aman, mudah didapat serta berkualitas baik. Ashanty memiliki komitmen untuk memberikan produk kosmetik terbaik yang bernilai dan berkuaitas tinggi dalam kontribusinya terhadap kecantikan dan kesehatan kulit masyarakat Indonesia.

Last but not least, Sandiaga S. Uno, yang menjadi keynote speaker di ajang ‘Indonesia YES 2019’ mengaku gembira merasa gembira melihat antusiasme yang sangat tinggi dari peserta.

“Di ajang ini teman-teman entrepreneur dapat belajar untuk menjadi seorang entrepereneur sejati langsung dari pakarnya. Ini salah satu ikhtiar yang harus terus dimiliki oleh seorang entrepreneur, untuk selalu belajar dari bermacam entrepreneur sukses dan mengambil hikmah dari tantangan yang mereka hadapi. Suksesnya entrepreneur di Indonesia tentu akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang lebih baik,” kata Sandiaga. (HG)

Ekspor Perdana All New Honda Brio Diberangkatkan ke Filipina

Hidupgaya – All New Honda Brio untuk pasar ekspor mulai dikirimkan dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, oleh PT Honda Prospect Motor, Kamis (10/4). Pengiriman perdana ini menuju negara tujuan ekspor Filipina.

Model ekspor All New Honda Brio ini diproduksi di pabrik HPM Karawang, Jawa Barat. Seremonial produksi pertama untuk model ini telah dilakukan di pabrik HPM Karawang pada Maret 2019 yang dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Chief Officer untuk Operasi Regional (Asia & Oseania) Honda Motor Co., Ltd., dan Presiden & CEO Asian Honda Motor Co., Ltd., Masayuki Igarashi.

Selain ke Filipina, HPM juga berencana untuk mengekspor Honda Brio ke Vietnam pada tahun ini.

Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Takehiro Watanabe mengatakan Honda Brio adalah model spesial karena dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang spesifik di Indonesia dan Asia. “Setelah mendapat sambutan luar biasa dari pasar domestik, kami yakin bahwa All New Honda Brio yang diproduksi di Indonesia juga akan sukses di negara lain di kawasan ini,” ujarnya.

Honda Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2012, dan diikuti oleh Honda Brio Satya untuk mendukung program LCGC pada tahun 2013. Model ini sangat diterima oleh pelanggan di Indonesia, dengan lebih dari 280 ribu unit penjualan dan mendapat 32 penghargaan bergengsi.

Sebelum Honda Brio, HPM telah mengekspor mobil Completely Built Up (CBU) Honda Freed ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, periode 2009 hingga 2014.

Selain itu, HPM juga mengekspor komponen mobil sejak 1992 ke berbagai negara di antaranya Jepang, Thailand, Malaysia dan negara lainnya.  (HG)

 

Rambah Bisnis Digital, Ruben Onsu Luncurkan Media Onsu Perkasa

Hidupgaya – Ruben Onsu bukanlah nama yang asing di dunia hiburan. Presenter ini bahkan sudah merambah bisnis kuliner dan boleh dibilang sukses.

Namun rupanya Ruben bukanlah pribadi yang cepat berpuas diri. Dia selalu mencari peluang dan percaya banyak hal bisa dilakukan untuk membesarkan bisnis. Nah, seperti kita tahu, belakangan ini dunia digital berkembang sangat pesat. Masyarakat Indonesia misalnya, sangat doyan menikmati tayangan  video di Youtube atau pun kanal digital lainnya.

Nah, karena alasan inilah Ruben – yang telah memiliki sejumlah merek kuliner yang dikenal luas masyarakat antara lainGeprek Bensu, Bensu Bakso, Bensu Drink, dan Bigben Kopi yang tergabung dalam group Onsu Pangan Perkasa (OPP), meluaskan cakupan bisnis dengan merilis Media Onsu Perkasa (MOP), yang digadang menjadi ‘One Stop Entertainment Service & Digital Vision’.

“Kanal-kanal MOP di YouTube itu dikemas dalam konten yang edukatif, informatif, kekinian, juga ringan. Tujuannya agar semua lapisan masyarakat bisa menonton,” kata Ruben di sela-sela peluncuran Media Onsu Perkasa di Intercontinental Hotel Pondok Indah, Rabu (10/4).

Ruben lebih lanjut menjelaskan, ada beragam pilihan sub-kanal yang bisa disaksikan masyarakat, antara lain Bensuara, Bensurvive, Petualang Astral, Hijrah Milenial,  Bisik-bisik Tetangga, Cuap-cuap, Tante Traktir, Check In, serta MOP Vlog. “Kanal nantinya akan bertambah sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Ruben berharap, platform MOP tersebut diharapkan mampu menjadi pilihan tontonan positif bagi masyarakat di Indonesia yang membutuhkan hiburan, edukasi maupun motivasi dalam satu kanal.

Saat ini, Media Onsu Perkasa sudah memiliki 60.989 subscriber dan sekira 81 video yang dapat dinikmati oleh masyarakat. “Konten-konten tersebut dibuat dengan menyematkan nilai-nilai positif. Jadi mudah-mudahan penonton bisa mengambil hikmahnya,” harap Ruben yang membesut Media Onsu Perkasa sejak Juni 2018.

Ruben lebih lanjut mengatakan, video-video yang dibuat oleh MOP dikemas secara kreatif dan berkolaborasi dengan beberapa selebritas Tanah Air. Bahkan ada beberapa kisah insipiratif dari Ruben Onsu yang telah ditayangkan.

“Saya berharap tayangan itu dapat diterima oleh masyarakat luas. Konten-kontennya pun dibuat beragam sehingga masyarakat tidak bosan. Bahkan kami terbuka atas saran dan kritik terkait video yang kami tayangkan. Saya selalu bersemangat untuk membuat hal-hal baru dan mempunyai konten yang mendidik untuk generasi muda di Indonesia,” pungkas Ruben. (HG)

Honda Gelar Brio Music Project Festival di Bandung

Hidupgaya – Honda Prospect Motor (HPM) kembali menggelar Brio Music Project Festival, kali ini dihelat di Nara Park, Bandung, 5 April 2019. Festival ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Brio Music Project, kontes online bagi generasi milenial untuk menciptakan musik orisinil yang akan menjadi jingle dari All New Honda Brio bertemakan “Break Out Break Free”.

Menurut Jonfis Fandy, Marketing and Sales Service Director PT Honda Prospect Motor, Kota Bandung sangat terkenal dengan kreativitas anak mudanya, termasuk di dunia musik. Karena itu, Brio Music Project Festival diadakan sebagai wadah kreativitas bermusik dari generasi milenial untuk meraih kesempatan untuk menjadi bintang. “Kami berharap ajang ini dapat memberikan inspirasi kepada lebih banyak anak muda untuk terus berkembang dan berkarya. Kami juga berharap dengan diadakannya acara ini, All New Honda Brio dapat lebih dikenal di kalangan anak muda,” ujar Jonfis.

Sebelumnya, Brio Music Project Festival juga telah digelar di Hall Basketball Senayan, Jakarta, 29 Maret 2019. Dari 13 grup musik yang mengikuti live audition, 6 band terbaik dipilih untuk menyanyikan lagu mereka di atas panggung utama Brio Music Project Festival untuk dikomentari oleh musisi Rendy Pandugo, David Tahalele sebagai Head of Digital Manager Sony Music Entertainment Indonesia  dan Hedy dari Artist and Repertoire Sony Music Entertainment Indonesia.

Brio Music Festival di Bandung dimeriahkan penampilan band The SIGIT dan Fade2Black, serta meet & greet dengan Rendy Pandugo. Selain itu, para peserta juga dapat mengikuti music workshop bersama Fade2Black dan The SIGIT.

Di acara ini, pengunjung juga dapat mengikuti Singing in Brio, dimana pengunjung dapat bernyayi sekaligus memainkan alat musik di dalam All New Honda Brio. Tersedia juga 2 studio mini dengan alat musik lengkap dan kamera untuk merekam audio dan video, yang dapat digunakan untuk mengikuti kontes Brio Music Project.

Kontes Brio Music Project diperuntukkan bagi grup musik yang beranggotakan 2 – 4 orang, dengan cara mengunggah cuplikan lagu karya mereka ke Instagram dengan mention @hondaisme dan menyertakan #BrioMusicProject dan #BrioWorld.

Sementara itu, versi lengkap lagu dengan maksimal durasi 5 menit, dikirimkan melalui email ke briomusicproject@gmail.com beserta dengan profil para peserta. Website www.Honda-Indonesia.com dapat dikunjungi untuk melihat syarat dan ketentuan yang berlaku.

Grup musik yang keluar sebagai pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta, mendapatkan kontrak dengan Sony Music Entertainment Indonesia, berkesempatan untuk merilis mini album di Spotify serta mendapatkan personal coaching bersama Rendy Pandugo.

Pemenang juga akan berkesempatan untuk menjadi band panggung di acara Honda selama 1 tahun, membintangi Brio Web Series, dan menjadi brand ambassador dari All New Honda Brio.

Setelah Jakarta dan Bandung, Surabaya akan menjadi tempat selanjutnya untuk penyelenggaraan Brio Music Project Festival pada 26 April 2019 di Surabaya Town Square.

Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2012, Honda Brio merupakan salah satu model dengan kontribusi penjualan tertinggi bagi Honda di Indonesia, dengan total penjualan hingga saat ini mencapai 284.133 unit. Pada tiga bulan pertama di tahun 2019, Honda Brio terus menjadi model terlaris di Indonesia dengan total penjualan sebesar 16.972 unit.

Berbagai informasi mengenai acara, hasil kompetisi dan berbagai aktivitas Honda disetiap kota dapat dilihat melalui akun Twitter @hondaisme, Fanpage www.facebook.com/HONDAISME dan Instagram @hondaisme. (HG)

Indonesia Siap Kirimkan Wakil untuk Berlaga di Red Bull Paper Wings 2019 di Austria

Hidupgaya – Ingat bagaimana dulu kita asyik bermain dengan pesawat dari kertas yang dibuat sendiri dan tertawa bahagia saat menerbangkannya? Nah, rupanya menerbangkan pesawat kertas jadi ajang kompetisi menarik kelas dunia lho.

Ajang kompetisi ‘Red Bull Paper Wings 2019’ menjadi nostalgia bagi peserta kompetisi pesawat kertas ini. Siapa yang menyangka bahwa permainan melipat pesawat kertas sewaktu kecil ini dapat menjadi suatu kompetisi terbesar dunia bukan?

Penyelenggaraan yang memasuki tahun kelima ini telah membuka pendaftaran bagi mahasiswa-mahasiswi, serta masyarakat umum di seluruh dunia. Ratusan `pilot` – sebutan bagi peserta yang menerbangkan pesawat kertas – terbaik dunia bersaing menuju babak final nasional negara masing-masing. Selanjutnya peserta terpilih akan berlaga ke tingkat dunia ‘Red Bull Paper Wings World Final’ pada Mei mendatang di Hangar 7, Salzburg-Austria. Wow, asyik.

Kompetisi yang menguji keterampilan melipat dan menerbangkan pesawat kertas terbesar di dunia ini diikuti lebih dari 384 universitas dari 64 negara.

Babak final nasional Indonesia telah diadakan pada 5 April 2019 di Universitas Tarumanagara, diikuti oleh 20 ‘pilot’ terbaik yang telah terpilih di dua babak kualifikasi yang telah diadakan sebelumnya pada tanggal 20 Februari di Universitas Indonesia dan 13 Maret 2019 di Universitas Tarumanagara. Mereka bertanding untuk menjadi juara nasional Indonesia dan mewakili Indonesia ke tingkat dunia.

Dari 2 babak kualifikasi sebelumnya, peraih nilai tertinggi sementara untuk kategori jarak terpanjang adalah Reza Haikal dengan jarak 39.4 meter. Sedangkan untuk kategori waktu terpanjang, pilot dengan waktu terlama adalah Ananda Rizkytama dengan catatan waktu 7.9 detik.

Mekanisme Lomba

Para pilot dibagikan selembar kertas A4, yang akan menjadi `senjata` mereka untuk memperlihatkan atraksi yang mengesankan di depan penggemar dan juri.

Penilaian Kompetisi Pesawat Kertas ini terdiri dari 3 kategori yaitu jarak terpanjang, waktu terlama dan aerobatik. 10 pilot terpilih akan turun bertanding di kategori jarak terpanjang dan 10 pilot terpilih akan mewakili kategori waktu terlama.

Khusus kategori aerobatik, semua proses seleksi telah dilakukan via Instagram. Pendaftar diminta untuk membuat video pendek yang tidak lebih dari 60 detik, lalu mengunggah video tersebut di Instagram dengan tag @redbull dan hashtag #redbullpaperwings, serta memasukkan lokasi peserta melalui fitur lokasi.

Peserta akan dinilai dari video tersebut, dimana 3 peserta dengan vote terbanyak akan masuk ke 3 besar dan pemenang akan ditentukan dari penilaian 2 anggota juri dari tim kualifikasi lokal.

Selain itu, ada juga aplikasi Red Bull Paper Wings yang menjadi wadah edukasi untuk belajar cara melipat, melempar dengan kekuatan dan sudut tertentu berbagai jenis pesawat kertas melalui Augmented Reality (AR), serta membantu mahasiswa untuk mengukur jarak dan waktu saat berlatih.

Aplikasi Red Bull Paper Wings juga mencakup: geolokasi, pendaftaran, permainan dan lain sebagainya.

Pemenang global untuk kategori Jarak Terpanjang, Waktu Terlama, Aerobatik dan pemain peringkat terbaik dari game AR, akan mendapatkan hadiah menarik berupa pengalaman berakhir pekan bersama ajang Red Bull Air Race yaitu: tiket penerbangan, akomodasi, tiket masuk untuk menonton latihan dan balapan selama akhir pekan, akses masuk ke klub/sky lounge, tur dan kesempatan bertemu salah satu pilot pemenang Red Bull Air Race di belahan dunia lain. Menarik! (HG)