Lanjut ke konten

Kolaborasi Opco Indonesia – Chef Sasha Sabrina Alatas Angkat Kuliner Sumut Tampil Modern

Hidupgaya – Danau Toba dicanangkan sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas, yang secara tidak langsung menjadi motor penggerak roda pengembangan potensi berbagai destinasi wisata dan segala aspek pendukung pariwisata di kawasan ini.

The Kaldera: Toba Nomadic Escape menjadi destinasi kunjungan wisata baru kelas dunia di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, yang diresmikan pada 4 April silam. Momen peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya pembangunan kawasan pariwisata terpadu di Danau Toba.

Mengusung konsep wisata kembara (nomadic tourism), The Kaldera: Toba Nomadic Escape memanjakan para wisatawan dengan beragam amenitas glamping berupa Tenda Belt, Cabin, Tenda Bubble, Ecopod, area parkir untuk Camper Van dan berbagai fasilitas lainnya.

Gairah industri pariwisata Tanah Air nyatanya turut memberi warna pada dinamika aktivitas dan bisnis gaya hidup di negeri ini. Karena alasan inilah OPCO Indonesia turut mendukung semua inisiatif membangun dan memajukan industri pariwisata di negeri ini.

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, OPCO Indonesia hadir dan ambil bagian dalam penyelenggaraan acara peresmian Amenitas Nomadic Tourism ‘The Kaldera’ yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam kampanye Wonderful Indonesia.

Sejalan dengan keahlian bisnisnya, dalam gelaran ini OPCO Indonesia bertindak sebagai F&B support. Dalam perhelatan ini OPCO Indonesia membuktikan kepiawaiannya dalam pengelolaan bisnis gaya hidup, F&B, dan entertainment, yang membidani lahirnya sejumlah merek restoran terkemuka di Indonesia, menawarkan konsep berkelas dan aneka santapan bercitarasa.

Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat penting itu, OPCO Indonesia berkolaborasi dengan Chef Sasha Sabrina Alatas menyajikan beragam menu kreasi yang terinspirasi oleh keistimewaan citarasa dari khazanah kuliner khas masyarakat Sumatera Utara.

Memanfaatkan bumbu, rempah, bahan-bahan masakan, dan seni memasak tradisional khas masyarakat Batak, Sumatera Utara, para tamu petinggi pemerintahan dan VIP yang hadir dimanjakan dengan sajian yang mengapresiasi keluhuran citarasa tradisional dalam sentuhan gaya sajian yang modern.

Dimulai dari hidangan pembuka berupa Salt Baked Snapper with naniura Relish, yaitu sajian ikan kakap dengan citarasa khas Naniura. Dilanjutkan dengan sajian utama Toba Wild Catch Lobster with Creamy Arsik Egg Noodle and Black Rice Crackers, yaitu olahan lobster air tawar Danau Toba dengan bumbu Arsik.

Hidangan selanjutnya adalah 8 Hours Saksang Braised Beef with Fried Cassava, Burnt Shallots, Cassava Leaves Two Ways, Spiced Andaliman Oil, berupa hidangan saksang daging sapi dengan bumbu minyak Andaliman, serta penutup Bika Ambon, Chocolate Sponge, Chilled Coconut Pandan Sauce, Caramelized Banana, yaitu hidangan Bika Ambon dalam sentuhan kreasi yang berbeda. Yummy! (HG)

Iklan

Inacraft Kembali Digelar, Apa Istimewanya Tahun Ini?

Hidupgaya – Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019 merupakan pameran yang banyak dinantikan. Pameran ini diklaim sebagai salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara, dan akan kembali digelar di Jakarta Convention Center, 24-28 April 2019. Tahun ini Inacraft genap mencapai 21 tahun, sebuah rentang usia yang tidak pendek.

Menurut Direktur Mediatama Binakreasi, Umi Noor W, sebagai penyelenggara pameran, Inacraft tahun ini diikuti oleh 1.421 peserta dari seluruh pelosok Tanah Air, yang terdiri dari para perajin, pengusaha, produsen, dan eksportir kerajinan. “Tahun ini beberapa negara sahabat juga akan ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Maroko, Jepang, Polandia, Pakistan dan Hongkong. Mereka akan menempati area seluas 200 m2 di Plenary Hall,” kata Umi dalam temu media di Jakarta, Selasa (23/4).

Umi menambahkan, pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (Asephi) berkolaborasi dengan Mediatama Binakreasi ini senantiasa menampilkan secara khusus kerajinan dari daerah tertentu di Indonesia secara bergilir sebagai ikon utama pameran. “Di Inacraft tahun ini akan mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi,” kata Umi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai ikon pameran dengan tema “Jakarta Enjoyable Multicultural Diversities” mendampingi tema sentral “From Smart Village to Global Market”. Di samping menampilkan produk kerajinan Provinsi DKI Jakarta sebagai main icon dan ambience pameran, penampilan seni budaya juga akan mengisi acara pembukaan dan program acara selama pameran melalui berbagai pergelaran seni musik dan hiburan tradisional yang menarik.

Umi menambahkan, ada hal istimewa dalam perhelatan Inacraft tahun ini, yaitu untuk pertama kalinya hadir Paviliun Luar Negeri dari Kerajaan Maroko sebagai Country of Honour. Kehadiran Kerajaan Maroko didukung oleh Maison de l’Artisan Ministry of Tourism, Air Transport, Handicraft and Social Economy Kingdom of Morocco dengan menampilkan produk kerajinan unggulan serta penampilan kesenian dan kebudayaan dari Maroko menunjukkan kesiapan produk kerajinan anggota Asephi bersaing dengan produk-produk negara lain.

Di kesempatan yang sama, Duta Besar Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah mengatakan Maroko akan mengangkat komoditi yang terkenal ke penjuru dunia, yaitu minyak argan (argan oil). “Sejak lama Maroko dikenal sebagai penghasil argan oil yang terkenal di dunia. Kami akan mendatangkan produsen argan oil terbaik dalam pameran Inacraft tahun ini,” ujarnya. Argan oil sejak lama dipakai sebagai bahan baku untuk kecantikan, misalnya menjadikan kulit dan rambut sehat dan bercahaya.

Gusmardi Bustami, Wakil Ketua Umum II bidang Kerja Sama Kelembagaan dan Promosi Asephi menambahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga akan dihelat Inacraft Award sebagai program unggulan. “Produk kerajinan UKM yang dipamerkan akan dikurasi untuk kemudian dinilai dan dipilih oleh 12 orang juri untuk mendapatkan penghargaan paling bergengsi, dan award akan diserahkan pada 26 April 2019,” ujar Gusmardi.

Gusmardi menambahkan, kegiatan penghargaan bidang kerajinan ini mengadaptasi konsep pemilihan produk unggul dari 7 kategori produk berdasarkan banan baku utama (Keramik, Serat Alam, Kayu, Batu-batuan, Logam, Tekstil dan bahan baku lainnya termasuk recycle) yang dibuat Unesco dan kemudian diperluas oleh World Craft Council. “Sejak 2016, Asephi telah meningkatkan sisten penilaian dan penjurian dengan konsep digital,” imbuhnya.

Selain Incraft Award juga akan dihelat Asephi Emerging Award, Inacraft Best Booth Award, Craft Workshop, Trunk Show, seminar dan Craft Forum & Workshop sebagai bagian dari tema utama program “Bold, Bright & Beautiful Indonesia Jewelry: A Handmade Heritage to Modern Aesthetic”.

Gusmardi menambahkan, Inacraft tahun ini menargetkan 1.300 pembeli, pengunjung sebanyak 200.000 dan transaksi retail senilai Rp149 miliar, kontrak dagang sebesar US$13 juta selama 5 hari penyelenggaraan. Untuk itu panitia telah menyiapkan kegiatan khusus Buyer’s Night Welcome Dinner pada 24 April 2019, yang akan dihadiri oleh calon pembeli potensial, Kantor Perwakilan Indonesia di Luar Negeri, eksportir potensial dan pelaku kerajinan lainnya.

Selain fasilitas buyers, penyelenggara juga menyediakan fasilitas transportasi bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke pameran melalui layanan shuttle bus di beberapa mal seperti Summarecon Mall Bekasi, Margo City Mall, One Belpark Mall, Kuningan City Mall dan Mall Emporium Pluit serta shuttle yang beroperasi di seputaran Senayan melalui Pintu V GBK.

BNI akan menjadi sponsor utama Inacraft 2019. Menurut General Manager Divisi Komunikasi BNI, Indomora Harahap, bagi pengunjung yang menggunakan fasilitas fitur Tapcash sebagai akses masuk pameran akan mendapatkan harga masuk khusus Rp1.946 untuk 1.000 pengunjung pertama setiap harinya. (HG)

Menggerakkan Perekonomian Menciptakan Kemandirian di Ciketing Udik

Hidupgaya – Ciketing Udik bukanlah hanya sekadar desa yang terletak di area Bantargebang, yang dikenal sebagai tempat pembuangan sampah terpadu (TPST). Desa yang berjarak kurang lebih 1 km dari TPST Bantargebang, Bekasi, telah bermetamorfosis menjadi desa mandiri dan bahkan menjadi percontohan bagi wilayah lain.

Banyak perempuan di Ciketing Udik yang dulunya hanya ibu rumah tangga biasa menjelma menjadi perempuan mandiri yang menunjang perekonomian keluarga. Hal ini tak lepas dari program Desa Mitra yang diinisiasi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk, pada 2010.

Menurut Corporate Communication Manager CSR Department Indofood, Albert H Abraham, Desa Mitra diawali dengan pemberdayaan ekonomi keluarga pada 2010 itu terus berlanjut hingga kini. Bukan hanya memberdayakan secara ekonomi, namun cakupannya meluas ke bidang kesehatan melalui revitalisasi posyandu dan pendidikan, dalam hal ini pendidikan usia dini (PAUD).

Albert menambahkan, untuk memaksimalkan pembinaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Ciketing Udik, Indofood akan memfasilitasi pendirian koperasi, yang rencananya diresmikan pada 24 April mendatang. “Dengan pendirian koperasi ini kami harapkan pengelolaan UMKM binaan Indofood lebih profesional,” kata Albert dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Tujuan lain dibentuk koperasi adalah diharapkan dengan adanya badan hukum membuat jangkauan produk UMKM lebih luas, misalnya mengakses perbankan untuk menambah permodalan, serta tentu ada legalitas.

Koperasi itu nantinya juga bisa menjadi koperasi simpan pinjam bagi para pelaku UMKM. Untuk menunjang operasional koperasi tersebut, Indofood sudah mempersiapkan dengan melatih masyarakat Ciketing yang akan mengelola koperasi tersebut. Indofood bahkan usah menyiapkan rencana bisnis dalam 5 tahun ke depan. “Anggota koperasi tinggal menjalankan,” ujarnya.

Pada tahun 2010, Indofood awalnya melatih kewirusahaan 30 warga, dan kini mampu menciptakan sekitar 60 UMKM berbagai jenis mulai dari makanan, konveksi dan bengkel. Lamisri, ibu rumah tangga ini berwirausaha membuat jajanan pasar dengan spesialisasi kue sus. Di awal usaha, perempuan berusia 49 tahun ini membuat selusin kue dan menitipkan di warung-warung. Namun kini usahanya berkembang, pelanggannya kebanyakan pabrik di sekitar tempat ia tinggal.

Menurut Ketua Kader Posdaya Anne Puji Astuti mengatakan, produk yang menjadi andalan UMKM Desa Ciketing Udik antara lain roti manis yan kini sudah memiliki pasar di beberapa perusahaan serta instansi dan lembaga yang berlokasi di sana. UMKM di bidang makanan ini bahkan sudah mencantumkan kandungan nutrisi produk dan memiliki sertifikasi halal. “Ada ibu tunggal yang harus menghidupi anak karena suaminya meninggal akibat kecelakaan kerja. Ibu Ummu Salamah kini sukses menjadi wirausaha mandiri yang bukan saja menjadi tulang punggung keluarga dan mampu menguliahkan anaknya, namun juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujar Ane.

Di bidang kesehatan, terkait dengan revitalisasi posyandu di Ciketing Udik, Indofood berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya, Jakarta. Bersama dokter muda lulusan FK Atmajaya, Indofood memberikan penyuluhan tentang masalah gizi. Desa Ciketing menghadapi masalah kurang gizi pada balita. Pemicu gizi buruk itu antara lain karena ketidaktahuan ibu. “Selain mengadakan penyuluhan, Indofood juga mendukung dengan memberikan makanan bergizi. Untuk bayi 6 bulan diberikan MPASi (makanan pendamping ASI),” ujar Albert.

Untuk ibu yang menyusui diberikan penyuluhan mengenai pentingnya konsumsi gizi seimbang agar ASI yang dihasilkan berkualitas. Untuk ibu hamil juga diedukasi pentingnya makan dengan benar untuk mencegah stunting pada anaknya kelak. “Ada 10 dokter muda dari FK Atmajaya yang datang setiap bulan di Ciketing, selain memberikan penyuluhan mereka juga mengajari menimbang dan mengukur tekanan darah dengan benar,” kata Albert.

Sedangkan di sektor pendidikan, Indofood memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader PAUD.

Ke depan, rencananya Indofood akan menduplikasi program tersebut ke daerah lain. “Kemungkinan target desa yang menjadi sasaran masih di Jawa terutama daerah yang memiliki permasalahan stunting dan gizi buruk. Sebisa mungkin yang masih dekat dengan wilayah operasional Indofood agar program itu lebih mudah diawasi sehingga berjalan dengan lebih baik,” tandas Albert. (HG)

Ini Lho Shampo Tanpa Silikon untuk Menjaga Rambut Tetap Sehat dan Berkilau

Hidupgaya – Rambut merupakan mahkota wanita yang memiliki peran penting. Agar selalu tumbuh sehat dan indah, rambut harus selalu dijaga dengan konsumsi makanan yang menunjang kesehatannya, juga produk perawatan yang tepat.

Nah, baru-baru ini Moist Diane, produk perawatan rambut dari Jepang yang bernaung di bawah Grup NatureLab. Co. Ltd., merilis produk perawatan rambut yang cocok untuk perempuan Indonesia.

Managing Director NatureLab Co., Ltd., Keigo Tiger Hishiyah mengatakan merek Moist Diane pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 2011. Hingga kini shampo dan perawatan Moist Diane Perfect Beauty telah tersebar dan dikenal di dunia internasional seperti di Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, China, Taiwan, Mongolia, Korea, Rusia, hingga Amerika Serikat.

Di Jepang, Moist Diane merupakan merek terkemuka untuk produk shampo tanpa silikon dan saat diluncurkan terjual 1 juta botol hanya dalam 10 hari.

Moist Diane Perfect Beauty merupakan produk perawatan rambut yang memiliki beberapa kelebihan antara lain, tidak mengandung silikon (shampo), tidak mengandung sulfat (shampo dan treatment) dan tidak mengandung paraben (shampo dan treatment).

“Moist Diane Perfect Beauty mengandung bahan alami yang sangat bermanfaat bagi rambut, Organic Argan Oil yang akan menjaga kelembaban dan merawat rambut tanpa membuatnya lepek. Sedangkan beauty keratin memiliki peran dalam menjaga rambut agar tetap sehat dan berkilau,” ujar Keigo.

Silikon merupakan bahan yang banyak digunakan oleh produk – produk shampo, fungsinya melapisi rambut, sehingga membuatnya lebih lembut dan berkilau. Namun pemakaian silikon jangka panjang akan memicu akumulasi di rambut dan kulit kepala, sehingga rambut kehilangan kelembaban dan menjadi kusam.

Sedangkan sulfat adalah bahan yang membuat sabun dan shampo berbusa. Selain dapat membuang kotoran pada kulit kepala, sulfat juga dapat membuang minyak alami pada kulit kepala sehingga dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan iritasi. Penggunaan pada kulit sensitif dapat mengakibatkan kemerahan, gatal yang berujung pada rambut rontok dan rusak.

Bagaimana dengan paraben? Bahan kimia ini digunakan sebagai pengawet pada produk kosmetik dan farmasi, memiliki fungsi untuk mencegah timbulnya jamur dan bakteri. Namun penggunaan paraben dapat mengakibatkan beberapa gangguan pada endokrin, meningkatkan risiko kanker kulit (melanoma) dan menganggu kesuburan pada rambut.

Di Indonesia, Moist Diane mulai dipasarkan pada Januari 2019 melalui Guardian dan JD.Id.

Head of Merchandising Guardian, Carmen, menuturkan di Guardian sudah tersedia 3 varian shampo dan 3 varian treatment, yaitu Moist Diane Perfect Beauty Moist and Shine (450 ML), Moist Diane Perfect Beauty Smooth and Straight (450 ML), dan Moist Diane Perfect Beauty Volume and Scalp (450 ML).

Keigo menambahkan, animo masyarakat terhadap produk Moist Diane cukup baik. “Animo masyarakat terhadap shampo Moist Diane sangat baik. Dalam waktu dekat kami akan merilis varian terbaru produk Moist Diane Damage Repair. Kami berharap produk ini dapat diterima lebih baik dan menjadi sahabat terbaik bagi kecantikan rambut wanita Indonesia,” pungkasnya. (HG)

Perhelatan Puncak Indonesia Young Entrepreneur Summit 2019 Berlangsung Meriah

Hidupgaya – Jakarta menjadi kota penutup dari roadshow di 7 kota besar hajatan Indonesia Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 dengan jumlah pendaftar mencapai 10.000 peserta. Ini menjadi bukti antusiasme yang menggambarkan semangat tinggi para pengusaha muda Indonesia.

Sebelum mencapai puncaknya di Jakarta, YES yang digagas oleh Kahmipreneur telah dihelat di Surabaya, Bandung, Sragen, Makassar, Medan dan Lombok.

Program ‘Indonesia YES 2019’ yang mengambil tema ‘Arah Baru Ekonomi Indonesia’  tak melulu entrepreneur, ajang ini juga diminati oleh beberapa peserta dari lintas pekerjaan antara lain mahasiswa, pegawai negeri, pegawai swasta bahkan ibu rumah tangga yang tengah menyusun rencana untuk terjun ke bisnis dan membutuhkan bekal ilmu dan wawasan yang cukup agar mampu bertahan dan berkembang.

Indonesia Indonesia YES 2019 merupakan forum kaum milenial kreatif bertemu dengan para pengusaha muda sukses dari berbagai sektor bisnis tingkat menengah keatas serta nasional. Ini juga menjadi sarana untuk berbagi jejaring (akses teknologi, juga pembiayaan dan pemasaran).

Menurut founder Kahmipreneur, Kamrussamad, mengatakan melalui YES 2019, peserta mendapatkan akses terkini seputar market dan finance dari stakeholder yang terlibat.

Kamrussamad sebagai penggagas ajang ini mengatakan gembira menyaksikan antusiasme peserta yang hadir di YES 2019.

Khusus di Jakarta, konsep YES 2019 berbeda dengan kota lain. “Di Jakarta kita kemas dengan konsep festival, dengan memberi ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya, sehingga dapat dikenal lebih luas,” ujar Kamrussamad dalam temu media di Jakarta, Rabu (10/4).

Ajang ‘Indonesia YES 2019’ menghadirkan narasumber andal di industri entrepreneur nasional yang telah sukses membangun bisnisnya mulai dari nol hingga meraih kesuksesan saat ini, yang juga telah merasakan kegagalan beberapa kali namun tetap semangat untuk bertahan dan belajar dan bangkit dari kegagalannya. Di antaranya tokoh entrepreneur nasional, Sandiaga Salahuddin Uno serta entrepreneur muda sukses lainnya, yaitu:

Teuku Wisnu selaku Pemilik Jannah Corp dan oleh-oleh kekinian Malang Strudel. Bersama dengan sang istri, Shireen Sungkar keduanya memulai usaha travel haji dan umroh yang diberi nama Abu Adam. Bukan hal mudah untuk memulai bisnis di bidang ini.

Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar memberi pilihan bagi masyarakat yang hendak beribadah ke Tanah Suci dengan harga relatif murah dan memberikan pelayanan yang maksimal.

Zaskia Sungkar selaku pemilik Jannah Corp – bersama dengan sang suami, Irwansyah, membangun kerajaan bisnis. Beberapa produk kue kekinian yang booming sampai sekarang ternyata berada di bawah naungan Jannah Corp yang juga mengelola bisnis tour & travel.

Zaskia Sungkar lebih dikenal dengan usaha bisnis fashion dengan target pasar mulai dari mahasiswa hingga menengah ke atas sejak tahun 2013. Bahkan salah satu brandnya, KIA by Zaskia Sungkar telah berhasil masuk di pergelaran busana baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Ashanty Hermansyah selaku pemilik Dapur Asix, selain menjadi penyanyi, Ashanty bersama dengan sang suami, Anang Hermansyah, membangun kerajaan bisnis di bidang kuliner mulai dari Dapur Asix, Ayam Asix, Kue Asix, Ash Juice. Asix sendiri diambil dari kata A6 yang merupakan sebutan untuk keluarga ini yang terdiri dari Anang, Ashanty, Aurel, Azriel, Arsy dan Arsya.

Di bidang kosmetik Ashanty Beauty menjadi perusahaan yang cukup dikenal dalam menyediakan produk kosmetik yang aman, mudah didapat serta berkualitas baik. Ashanty memiliki komitmen untuk memberikan produk kosmetik terbaik yang bernilai dan berkuaitas tinggi dalam kontribusinya terhadap kecantikan dan kesehatan kulit masyarakat Indonesia.

Last but not least, Sandiaga S. Uno, yang menjadi keynote speaker di ajang ‘Indonesia YES 2019’ mengaku gembira merasa gembira melihat antusiasme yang sangat tinggi dari peserta.

“Di ajang ini teman-teman entrepreneur dapat belajar untuk menjadi seorang entrepereneur sejati langsung dari pakarnya. Ini salah satu ikhtiar yang harus terus dimiliki oleh seorang entrepreneur, untuk selalu belajar dari bermacam entrepreneur sukses dan mengambil hikmah dari tantangan yang mereka hadapi. Suksesnya entrepreneur di Indonesia tentu akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang lebih baik,” kata Sandiaga. (HG)

Ekspor Perdana All New Honda Brio Diberangkatkan ke Filipina

Hidupgaya – All New Honda Brio untuk pasar ekspor mulai dikirimkan dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, oleh PT Honda Prospect Motor, Kamis (10/4). Pengiriman perdana ini menuju negara tujuan ekspor Filipina.

Model ekspor All New Honda Brio ini diproduksi di pabrik HPM Karawang, Jawa Barat. Seremonial produksi pertama untuk model ini telah dilakukan di pabrik HPM Karawang pada Maret 2019 yang dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Chief Officer untuk Operasi Regional (Asia & Oseania) Honda Motor Co., Ltd., dan Presiden & CEO Asian Honda Motor Co., Ltd., Masayuki Igarashi.

Selain ke Filipina, HPM juga berencana untuk mengekspor Honda Brio ke Vietnam pada tahun ini.

Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Takehiro Watanabe mengatakan Honda Brio adalah model spesial karena dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang spesifik di Indonesia dan Asia. “Setelah mendapat sambutan luar biasa dari pasar domestik, kami yakin bahwa All New Honda Brio yang diproduksi di Indonesia juga akan sukses di negara lain di kawasan ini,” ujarnya.

Honda Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2012, dan diikuti oleh Honda Brio Satya untuk mendukung program LCGC pada tahun 2013. Model ini sangat diterima oleh pelanggan di Indonesia, dengan lebih dari 280 ribu unit penjualan dan mendapat 32 penghargaan bergengsi.

Sebelum Honda Brio, HPM telah mengekspor mobil Completely Built Up (CBU) Honda Freed ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, periode 2009 hingga 2014.

Selain itu, HPM juga mengekspor komponen mobil sejak 1992 ke berbagai negara di antaranya Jepang, Thailand, Malaysia dan negara lainnya.  (HG)

 

Rambah Bisnis Digital, Ruben Onsu Luncurkan Media Onsu Perkasa

Hidupgaya – Ruben Onsu bukanlah nama yang asing di dunia hiburan. Presenter ini bahkan sudah merambah bisnis kuliner dan boleh dibilang sukses.

Namun rupanya Ruben bukanlah pribadi yang cepat berpuas diri. Dia selalu mencari peluang dan percaya banyak hal bisa dilakukan untuk membesarkan bisnis. Nah, seperti kita tahu, belakangan ini dunia digital berkembang sangat pesat. Masyarakat Indonesia misalnya, sangat doyan menikmati tayangan  video di Youtube atau pun kanal digital lainnya.

Nah, karena alasan inilah Ruben – yang telah memiliki sejumlah merek kuliner yang dikenal luas masyarakat antara lainGeprek Bensu, Bensu Bakso, Bensu Drink, dan Bigben Kopi yang tergabung dalam group Onsu Pangan Perkasa (OPP), meluaskan cakupan bisnis dengan merilis Media Onsu Perkasa (MOP), yang digadang menjadi ‘One Stop Entertainment Service & Digital Vision’.

“Kanal-kanal MOP di YouTube itu dikemas dalam konten yang edukatif, informatif, kekinian, juga ringan. Tujuannya agar semua lapisan masyarakat bisa menonton,” kata Ruben di sela-sela peluncuran Media Onsu Perkasa di Intercontinental Hotel Pondok Indah, Rabu (10/4).

Ruben lebih lanjut menjelaskan, ada beragam pilihan sub-kanal yang bisa disaksikan masyarakat, antara lain Bensuara, Bensurvive, Petualang Astral, Hijrah Milenial,  Bisik-bisik Tetangga, Cuap-cuap, Tante Traktir, Check In, serta MOP Vlog. “Kanal nantinya akan bertambah sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Ruben berharap, platform MOP tersebut diharapkan mampu menjadi pilihan tontonan positif bagi masyarakat di Indonesia yang membutuhkan hiburan, edukasi maupun motivasi dalam satu kanal.

Saat ini, Media Onsu Perkasa sudah memiliki 60.989 subscriber dan sekira 81 video yang dapat dinikmati oleh masyarakat. “Konten-konten tersebut dibuat dengan menyematkan nilai-nilai positif. Jadi mudah-mudahan penonton bisa mengambil hikmahnya,” harap Ruben yang membesut Media Onsu Perkasa sejak Juni 2018.

Ruben lebih lanjut mengatakan, video-video yang dibuat oleh MOP dikemas secara kreatif dan berkolaborasi dengan beberapa selebritas Tanah Air. Bahkan ada beberapa kisah insipiratif dari Ruben Onsu yang telah ditayangkan.

“Saya berharap tayangan itu dapat diterima oleh masyarakat luas. Konten-kontennya pun dibuat beragam sehingga masyarakat tidak bosan. Bahkan kami terbuka atas saran dan kritik terkait video yang kami tayangkan. Saya selalu bersemangat untuk membuat hal-hal baru dan mempunyai konten yang mendidik untuk generasi muda di Indonesia,” pungkas Ruben. (HG)