Skip to content

Yuk Ikutan KWAI GO Merah Putih Bebasin Aksimu, Hadiahnya Keren Lho

Hidupgaya – Menyambut pesta olahraga Asian Games 2018 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73,  KWAI GO Indonesia (KWAI GO), aplikasi media sosial untuk berbagi video pendek, menghelat program “KWAI GO Merah Putih Bebasin Aksimu” untuk menanamkan semangat kemerdekaan, cinta tanah air dan sportivitas.

Melalui program ini, pengguna KWAI GO diajak untuk mengabadikan suasana kemeriahan peringatan kemerdekaan di lingkungannya masing-masing dan menggaungkan semangat sportivitas melalui video pendek dengan menggunakan aplikasi KWAI GO.

Program berlangsung mulai 10 Agustus hingga 21 September 2018. KWAIers (pengguna KWAI GO), ditantang untuk membuat video sekaligus mengajak sebanyak-banyaknya teman yang lain mengunduh aplikasi KWAI GO melalui fitur “Undang Teman”.

Dalam program ini KWAI GO, menyediakan banyak hadiah seperti 3 unit Honda Beat, 17 smartphone, 8 emas batangan, 45 pemenang 200 KWAI KOIN (senilai Rp200.000), dan 100 paket merchandise eksklusif.

Country Manager KWAI GO Indonesia Gagan Gandara, mengatakan, dalam program “KWAI Go Merah Putih Bebasin Aksimu” para KWAIers diajak untuk membuat video pendek yang positif dan kreatif dengan menggunakan fitur face effect bernuansa kemerdekaan. “Selain itu kami juga mengajak KWAIers untuk mengundang teman, sahabat, dan komunitas yang lebih luas, agar menggunakan aplikasi KWAI GO,” ujarnya.

Program “KWAI GO Merah Putih Bebasin Aksimu” akan dibagi dalam dua periode: periode 1 berjalan dari 10 – 31 Agustus 2018, dan periode 2 akan dimulai dari 1 – 21 September 2018.

Pemenang akan dipilih berdasarkan jumlah teman terbanyak yang berhasil diundang di masing-masing periode, dan khusus bagi peserta yang berhasil mengundang sedikitnya 5 orang teman akan berkesempatan untuk memenangkan hadiah keberuntungan Merdeka dari KWAI GO.

Di periode 1, pemenang akan dipilih berdasarkan jumlah terbanyak teman yang berhasil diundang. Peringkat ke-1 akan mendapatkan 1 unit motor Honda Beat, peringkat ke-2 dan ke-3 masing-masing akan mendapatkan 5 gram keping emas, peringkat ke-4 sampai ke-8 masing-masing akan mendapatkan 1 buah smartphone dan untuk peringkat ke-9 sampai ke-28 akan mendapatkan masing-masing 200 KOIN KWAI.

Untuk periode 2, pemilihan pemenang sama dengan periode sebelumnya. Peringkat ke-1 akan mendapatkan 1 unit motor Honda Beat, peringkat ke-2 dan ke-3 masing-masing mendapatkan 5 gr keping emas, peringkat ke-4 sampai ke-8 masing-masing mendapatkan 1 buah smartphone dan untuk peringkat ke-9 sampai ke 33 masing-masing mendapatkan 200 KWAI KOIN.

Di akhir periode, KWAI GO akan memberikan Hadiah Keberuntungan Merdeka bagi KWAIers yang berhasil mengundang sedikitnya lima teman selama periode program (10 Agustus – 21 September 2018). KWAI GO menyediakan beragam hadiah menarik bagi 112 KWAIers yang beruntung seperti 1 unit Honda Beat, 4 keping emas masing – masing senilai 5 gram, 7 unit smartphone, dan 100 merchandise eksklusif dari KWAI GO.

Pengumuman pemenang periode pertama akan disampaikan melalui Facebook di akun resmi KWAI App Indonesia pada 1 September 2018, sedangkan untuk putaran kedua dan penetapan pemenang Keberuntungan Merdeka akan dilakukan pada tanggal 22 September 2018 melalui Facebook di akun yang sama. Hadiah mulai dikirim secara bertahap pada 10 – 30 September 2018. (HG)

Iklan

Incar Pekerja Paruh Waktu FWD Rilis Asuransi Bebas Handal, Seperti Apa Kelebihannya?

Hidupgaya – Pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, PT FWD Life Indonesia, baru-baru ini merilisproduk asuransi kesehatan terjangkau dengan manfaat rawat inap lengkap, Asuransi Bebas Handal.

Produk ini dipasarkan melalui jalur distribusi online (eCommerce) menawarkan manfaat rawat inap termasuk biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah, dengan pilihan kontribusi mulai dari Rp75 ribu dan pilihan manfaat tahunan Rp50 juta atau Rp100 juta.

Direktur Utama FWD Life, Choo Sin Fook mengatakan, produk anyar ini menyasar segmen nasabah baru yang membutuhkan asuransi kesehatan yang lengkap, mudah dan terjangkau. Dia menambahkan, salah satu faktor penyebab rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia adalah masyarakat menggangap bahwa produk asuransi itu rumit, sulit dipahami dan mahal. “Fakta tersebut yang memacu kami untuk berinovasi meluncurkan produk yang memberikan manfaat lengkap dengan harga terjangkau bagi segmen nasabah baru,” ujarnya dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Data menunjukkan, pada 2018 populasi angkatan kerja mencapai 50% dari total penduduk di Indonesia. Hal tersebut diperkuat oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah pekerja pada Februari 2018 sebesar 127,07 juta orang dan 23,8% dari total pekerja atau sekitar 30,24 juta orang merupakan pekerja informal paruh waktu – di dalamnya termasuk para pekerja paruh waktu.

Angka ini akan terus meningkat dikarenakan dalam riset yang dilakukan Jora Indonesia, pekerja paruh waktu merupakan 5 besar pekerjaan yang paling dicari.

Sayangnya para pekerja paruh waktu ini belum banyak dilindungi asuransi. Bandingkan dengan pekerja di sektor formal memiliki utilitas asuransi sebesar 40 persen, sedangkan pekerja informal paruh waktu hanya mencapai angka 2 persen saja.

“Peluncuran Asuransi Bebas Handal diharapkan dapat membantu meningkatkan utilitas asuransi untuk segmen nasabah baru, termasuk salah satunya adalah pekerja informal paruh waktu,” beber Choo.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Product Proposition & Sharia FWD Life Ade Bungsu menjelaskan, Asuransi Bebas Handal merupakan produk asuransi kesehatan inovatif yang berbasis syariah yang cocok untuk dimiliki oleh masyarakat Indonesia.

Menurut Ade, Asuransi Bebas Handal menawarkan tiga kelebihan utama yakni terjangkau, simpel dan lengkap.

1. Terjangkau. Kontribusi mulai dari Rp75 ribu per bulan

2. Simpel. Mudah dibeli setiap saat secara online (eCommerce), juga proses masuk dan keluar rumah Sakit rekanan tidak ribet, cukup gesek kartu asuransi sepanjang biaya kamar sesuai Plan, atau menghubungi hotline untuk memudahkan proses rawat inap

3. Lengkap. Manfaat asuransi tidak hanya biaya kamar, tapi juga biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah dengan pilihan manfaat Rp50 juta atau Rp100 juta per tahun.

Proses pembelian Asuransi Bebas Handal dapat dilakukan semudah berbelanja online melalui perangkat mobile. Hanya dengan mengakses http://www.fwd.co.id/BebasHandal dan melakukan 3 langkah mudah, yakni pilih produk, isi data diri dan pertanyaan kesehatan dan terakhir pembayaran, masyarakat sudah bisa mendapatkan proteksi kesehatan dari Asuransi Bebas Handal. (HG)

Edukasi Pentingnya Pemilihan Sampah, PRAISE Sebar 100 Dropping Box

Hidupgaya – Persoalan pengelolaan sampah, terutama di kota besar, masih menjadi tantangan besar. Saat ini, setiap orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 0,5 kg-0,7 kg sampah per hari.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat timbulan sampah di seluruh Indonesia pada 2017 mencapai 65,8 juta ton per tahun. Sementara itu, di Jakarta, tercatat bahwa volume sampah telah mencapai 6.500 ton-7.000 ton per hari, seiring dengan semakin meningkatnya populasi penduduk dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Itu hanya menghitung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.

Masalah lain yang dihadapi adalah, masyarakat belum begitu sadar pentingnya pemilahan sampah. Data Badan Pusat Statistik pada 2014 menunjukkan, tingkat perilaku memilah sampah di rumah tangga baru mencapai 18,84%.

Untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ini, Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment (PRAISE) menilai partisipasi masyarakat untuk mulai aktif memilah sampah harus terus digalakkan.

PRAISE merupakan sebagai sebuah asosiasi independen yang digawangi oleh enam perusahaan pendiri, yakni Coca-Cola, Indofood, Nestl, Tetra Pak, Danone, dan Unilever Indonesia. Salah satu inisiatif yang dijalankan PRAISE berkolaborasi dengan bermitra dengan Waste4change adalah menyebar 100 dropping box ke tempat-tempat publik sebagai kampanye dan aksi nyata mengatasi sampah di Jakarta.

Dropping box itu juga sebagai solusi sistem pengumpulan sampah kemasan yang bertujuan mengedukasi sekaligus membentuk kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah demi mendukung usaha daur ulang sampah kemasan.

Dropping box bentuknya mirip seperti tempat sampah pada umumnya. Berukuran 90 cm x 80cm x 20 cm, kotak sampah itu juga dilengkapi dengan pengelompokan berdasarkan jenis sampah. Keunikan lain ialah warna atraktif yang didominasi dengan warna hijau dipadu dengan warna lain yang tidak terlalu beku.

Selain warna yang mengundang perhatian, dinding sekeliling kotak juga penuh dengan informasi tentang sampah. Bagian atas kotak terdapat cara menggunakan tempat sampah itu. Bagian kanan dan kiri terdapat infografis tentang edukasi terkait dengan pemilahan sampah rumah tangga dan bahaya sampah jika tidak dikelola dengan bijak.

Jika dibandingkan dengan inisiatif pemilahan, pengangkutan dan pengelolaan sampah yang sudah ada sebelumnya, dropping box itu mempunyai beberapa perbedaan, yaitu:

1.Pemilahan sampah dilakukan langsung oleh pembuang sampah sesuai dengan pengelompokan yang sudah disediakan, yakni: kertas (kemasan karton, kertas, dan kardus) dan nonkertas (botol plastik, kaleng minuman, botol kaca, sachet, dan kantong plastik).

2. Sampah kemasan yang terkumpul akan diangkut secara berkala dan disalurkan kepada mitra Bank Sampah. “Kapasitasnya 15 kg dan itu bisa langsung angkut kalau penuh,” ujar pendiri Waste4change Mohamad Bijaksana Junerosano.

3. Setelah penyortiran, kemasan yang dapat didaur ulang akan disalurkan ke pabrik daur ulang, sedangkan residu (bahan yang tidak dapat didaur ulang) akan diserahkan ke mitra pengolah dari Waste4change sehingga sampah kemasan yang terkumpul tidak akan berakhir di landfill (TPS maupun TPA) untuk meringankan beban penumpukan sampah di kedua lokasi tersebut.

“Mengubah persepsi dan kebiasaan masyarakat mengenai sampah hal adalah yang penting. Perlu disadari bersama bahwa kunci dari bernilai atau tidaknya sampah terletak pada pemilahan sampah yang tepat. Sayangnya, perilaku memilah sampah pada masyarakat Indonesia masih rendah,” beber perwakilan PRAISE Sinta Kaniawati. (HG)

Eratkan Kebersamaan Keluarga, First Media Luncurkan First Squad

Hidupgaya – First Media, yang bernaung di bawah PT Link Net Tbk, meluncurkan First Squad sebagai bentuk komitmen dalam menjaga konsistensi peningkatan layanan secara komprehensif baik dalam produk maupun servis kepada pelanggan.

First Squad mewakili semua fungsi di dalam First Media mulai dari layanan pelanggan, teknisi, sales, strategi, dan manajemen.

Chief Executive Officer PT Link Net Tbk Marlo Budiman mengatakan keinginan First Media untuk membawa kembali ge dengan mengusung kampanye #FamilyFirst, mengembalikan fungsi rumah menjadi tempat berkumpul yang hangat bagi keluarga dengan cara meningkatkan kualitas koneksi di dalam keluarga. “Karena itu, kami menghadirkan First Squad sebagai bentuk nyata komitmen kami untuk terus melakukan peningkatan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan,” ujar Marlo di sela-sela peluncuran First Squad di Jakarta, Rabu (15/8).

Marlo menyebut sejumlah perbaikan telah dan akan dilakukan oleh First Media, antara lain melalui peningkatan dan ekspansi jaringan ke sejumlah kota dimana layanan First Media sudah dapat dinikmati di 2.076.000 rumah (Jabodetabek, Surabaya dan Malang, Bandung, Medan dan Batam, serta Bali).

Dari sisi layanan pelanggan, untuk semakin memudahkan pelanggan, kanal komunikasi digital terus dikembangkan. “Di antaranya pengecekan status billing dan payment, serta status jaringan First Media melalui website (www.firstmedia.com dan cek.firstmedia.com), aplikasi selfcare My FirstMedia, dan yang terbaru FIA Virtual Assistant (chat via WhatsApp),” bebernya.

“Dengan ketersediaan berbagai kanal komunikasi digital tersebut, saat ini sebanyak 43 persen interaksi pelanggan adalah melalui platform digital dan hal ini membantu First Media customer service mencapai 84 persen,” imbuhnya.

Marco menambahkan, untuk semakin memperkaya pengalaman pelanggan dalam menikmati hiburan bermutu dan koneksi internet berkecepatan tinggi, First Media akan meluncurkan produk-produk terbaru, antara lain Smart Box X1 Prime – merupakan Smart Box terbaru dengan Android certified yang sudah diupdate dengan OS Nougat dan dilengkapi dengan fitur 4K Ultra HD, Google Chromecast, Google Assistant, serta fitur Built in PVR sehingga pelanggan dengan mudah merekam film favorit.

Setelah meluncurkan fitur Home Monitoring di tahun 2016, dalam waktu dekat First Media akan menghadirkan fitur terbarunya, yaitu Home Automation, yang memudahkan pelanggan mengontrol perangkat di dalam rumah (AC, lampu, dan alat elektronik lainnya), kapan saja dan di mana saja.

Selanjutnya, produk ketiga yang diluncurkan adalah Wi-Fi X-Tender dengan fitur Plug & Play yang menggunakan jaringan listrik di rumah untuk memperluas koneksi internet ke seluruh sudut rumah, sehingga dapat melengkapi jaringan Wi-Fi yang sudah ada di rumah pelanggan.

“Untuk para pencinta game, First Media juga menghadirkan paket khusus berupa Game Package, guna memberikan kepuasan lebih bermain game favorit. Paket ini menghadirkan High End Router Dual band AC MuMiMo Class router,” imbuh Marlo.

Di kesempatan yang sama, CTO and Product Director PT Link Net Tbk Desmond Poon, menambahkan hal terpenting adalah better latency dan prioritas trafik untuk games yang menjadi certified partner, di antaranya Garena, Megaxus, dan EVOS.

Dari sisi konten, First Media juga berkolaborasi dengan penyedia Over The Top (OTT) terbaik di dunia seperti, HOOQ, Catchplay dan HBO GO dimana pelanggan tidak hanya dapat menikmati tayangan-tayangan bermutu di rumah tetapi bisa dinikmati kapan saja.

“Semua peningkatan dalam produk dan service First Media ini diwujudkan melalui komitmen yang kuat dari semua jajaran First Media, yaitu melalui First Squad,” tandas Marlo. (HG)

Ikutan Indofood Local Pitch Competition tentang Gizi Yuk

Hidupgaya –  Menurut laporan baseline SDG tentang anak Indonesia tahun 2017 yang diterbitkan oleh Bappenas dan UNICEF, beban ganda malnutrisi di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius.

Pada 2013, sebanyak 12 persen anak di bawah usia 5 tahun terkena wasting (berat badan rendah dibanding tinggi badan) dan jumlah yang sama mengalami overweight (kelebihan berat badan). Sementara itu di tahun yang sama ada sekitar 37 persen anak di bawah 5 tahun mengalami stunting.

Iilustrasi anak stunting

Apabila kondisi ini dibiarkan berlanjut, tidak saja berpengaruh bagi kualitas manusia Indonesia, tetapi juga dapat merugikan ekonomi negara.

Data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut potensi kerugian ekonomi negara akibat stunting sebesar 2-3 persen dari PDB per tahun. Jika PDB Indonesia tahun 2017 sebesar Rp13.000 triliun, maka potensi kerugian negara bisa mencapai Rp300 triliun.

Peduli dengan isu kesehatan nasional ini, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) bekerja sama dengan BLOCK71 Jakarta dan Scaling Up Nutrition (SUN) Business Network menyelenggarakan Indofood Local Pitch Competition yakni kompetisi pitch startup pertama di Indonesia yang berfokus pada gizi.

Ajang ini bertujuan menemukan ide-ide kreatif, inovasi berbasis teknologi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi tiga isu utama gizi bangsa yakni obesitas pada anak, stunting pada balita dan anemia pada remaja putri.

Direktur Indofood yang juga menjabat sebagai Co-Chair SUN Global, Axton Salim mengatakan, bisnis start-up di Indonesia berkembang dengan pesat di berbagai sektor termasuk kesehatan dan gizi. “Kami melihat rintisan bisnis berbasis teknologi ini bisa menjadi solusi percepatan penanganan masalah gizi yang kita hadapi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Indofood bersama SUN Business Network Indonesia dan Block71 menyelenggarakan Indofood Local Pitch Competition, ajang kompetisi bagi start-up Indonesia yang mampu menjawab tiga isu utama gizi yakni obesitas pada anak, stunting pada balita dan anemia pada remaja putri.

Ajang ini diharapkan membuka peluang kerja sama dari berbagai pihak untuk mengembangkan platform gizi tersebut di skala nasional maupun regional.

Pelaksanaan pitch berlangsung pada 19 September 2018 bertempat di fasilitas inkubasi start-up BLOCK71 Jakarta di Gedung Ariobimo, Kuningan, Jakarta.

Pendaftaran kompetisi ini dibuka sejak 25 Juni dan akan ditutup pada 26 Agustus 2018. Pendaftaran dapat diakses melalui tautan bit.ly/ILPC-PR. Aplikasi yang masuk diseleksi oleh Tim Juri untuk menentukan 10 finalis. Selanjutnya, para finalis akan mengikuti sesi mentoring sebelum mempresentasikan langsung di hadapan juri.

Kriteria penilaian meliputi target pasar, masalah dan solusinya, daya tarik, keunggulan, revenue model, strategi dan tim yang terlibat.

“Kami berharap Indofood Local Pitch Competition bisa menjadi cara untuk bersama-sama menyelesaikan isu malnutrisi yang ada sekaligus mampu menggerakkan dan mengembangkan bisnis startup bidang gizi di Indonesia,” ujar Axton.

Direktur BLOCK71 Jakarta, Adrian Lim mengaku gembira menjadi bagian dari Indofood Local Pitch Competition. “Bagi kami, menyelenggarakan acara ini merupakan sesuatu yang sangat spesial khususnya karena ini merupakan kompetisi start-up pertama di Indonesia yang fokus pada penyelesaian masalah gizi. Kami mencari start-up yang bisa memecahkan tiga isu utama di atas dari berbagai aspek,” ujarnya.

Dia mencontohkan, platform untuk meningkatkan ketersediaan sumber gizi mikro, meningkatkan akses makanan bergizi di daerah-daerah rural, mendorong gaya hidup aktif, teknik meningkatkan kesadaran terhadap gizi buruk dan solusi lain yang unik, menarik dan mudah diaplikasikan.

Pemenang pertama berhak menghadiri Nutrition Africa Investor Forum di Nairobi pada 16-17 Oktober 2018. (HG)

FJGS 2018 Telah Dimulai: Inilah Daftar Mal yang Menggelar Midnight Sale

Hidupgaya – Festival belanja dengan diskon besar kembali dimulai di Jakarta. Jika sebelumnya hajatan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) dihelat pada Juni-Juli menandai Ulang Tahun Kota Jakarta, khusus kali ini, pesta diskon ini mundur menjadi 12 Agustus hingga 4 September 2018.

Hal ini dilakukan untuk memeriahkan perhelatan olahraga akbar se-Asia, yaitu Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan.

Ketua FJGS 2018 Ellen Hidayat (dok. Hidupgaya)

FJGS 2018 resmi dibuka pada Minggu (12/8), dihelat di One Belpark Mall, Jakarta Selatan, dihadiri oleh Ketua Dekranasda DKI Fery Farhati, Ketua Pelaksana FJGS 2018 Ellen Hidayat, Cawapres Sandiaga Uno dan istrinya, Nurasia Uno, serta pejabat terkait DKI Jakarta.

Mengusung tema ‘Spirit of Jakarta’ pesta diskon ini tampak berbeda. Di acara pembukaan sejumlah atlet yang akan mewakili kontingen Indonesia tampil di atas panggung, salah satunya atlet wushu andalan Indonesia.

Pesta diskon Jakarta tidak hanya digelar di pusat belanja, melainkan juga hotel, hingga pameran UKM Dekranasda dan OKE OCE Provinsi DKI Jakarta. Di One Belpark Mall, sejumlah UKM binaan Dekranasda DKI terlihat mengikuti gelaran pesta diskon dan menawarkan harga menarik.

FJGS kali ini dilakukan lebih singkat, hanya 3 minggu. Ketua Pelaksana FJGS 2018 Ellen Hidayat mengatakan, karena waktu pelaksanaan yang singkat, target perolehan transaksi tahun ini moderat yaitu sekira Rp4 triliun.

FJGS tahun ini diikuti oleh 82 mal yang ada di seluruh Jakarta dengan lebih dari 2.000 toko. “Pusat perbelanjaan komit bakal memberikan diskon hingga 70 persen. Beberapa pusat belanja juga berkomitmen menggelar pameran UKM Dekranasda dan OKE OCE,” ujar Ellen dalam temu media di Jakarta, sesaat sebelum pembukaan FJGS 2018.

Tak hanya mal, gelaran ini juga diikuti 8 hotel yang menawarkan paket menarik selama periode FJGS.

Yang selalu dinantikan dalam perhelatan FJGS tentu belanja tengah malam atau Midnight Sale yang biasanya memberikan diskon lebih besar. “Midnight sale bakal berlangsung setiap minggu secara bergantian di 16 pusat perbelanjaan, antara lain PIK Avenue, Grand Indonesia, Lotte Shopping Avenue dan Transmart Cilandak,” beber Ellen.

Mengapa ajang belanja tengah malah selalu dinanti konsumen? Tak lain karena selain menawarkan diskon 70 persen, mal masih memberikan diskon tambahan hingga 20 persen. “Dan betulan diskon, bukan harga dinaikkan dulu kemudian didiskon,” ujar Ellen.

Ellen berharap, para delegasi/atlet yang ikut serta dalam Asian Games 2018 akan ikut berbelanja di FJGS 2018. “Kami berharap nantinya FJGS dihadiri oleh delegasi yang bertanding dan bisa mampir wisata belanja dan mereka tahu Jakarta itu surga belanja di Asia,” imbuhnya.

FJGS merupakan ajang tahunan yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Jadwal Midnight Sale FJGS 2018

Festival Jakarta Great Sale akan menggelar Midnight Sale yang diikuti 16 mal di Jakarta, yaitu:

Jakarta Barat

Central Park Neo Soho: Jumat, 17 Agustus 2018

Mal Taman Palem: Sabtu, 1 September 2018

Jakarta Pusat

Grand Indonesia: Jumat, 31 Agustus 2018 & Sabtu, 1 September 2018

Jakarta Selatan

Kalibata City Square: Sabtu, 1 September 2018

One Belpark Mall: Sabtu, 1 September 2018

Lotte Shopping Avenue: Sabtu, 1 September 2018

Transmart Cilandak: Sabtu, 1 September 2018

Jakarta Utara

Baywalk Mall: Jumat, 17 Agustus 2018

PIK Avenue: Jumat, 17 Agustus sampai dengan Minggu, 19 Agustus 2018

Mal Kelapa Gading: Sabtu, 18 Agustus 2018

Mall of Indonesia: Sabtu, 1 September 2018

Mal Artha Gading: Sabtu, 1 September 2018

Jakarta Timur

Lippo Plaza Kramat Jati: Sabtu, 25 Agustus 2018

AEON Mall Jakarta Garden City: Sabtu, 25 Agustus 2018

Arion Mall: Sabtu, 1 September 2018

Mall @Bassura: Sabtu, 1 September 2018

Nah, selamat berbelanja. Awas jangan kalap ya. (HG)

Merajut Nusantara ala Desainer Kebaya Pengantin Vera Anggraini

Hidupgaya – Nama Vera Anggraini mungkin belum semoncer Anne Avantie, namun sosok desainer yang menekuni desain kebaya ini tak bisa dipandang sebelah mata.

Kiprahnya selama kurun 15 tahun di industri mode Tanah Air menjadikan perempuan desainer ini memiliki penggemar tersendiri. Banyak calon pengantin yang mendambakan mengenakan kebaya Vera, yang memang unik dan classy.

Untuk mengukuhkan eksistensinya, Vera akan menggelar pergelaran tunggal bertempat di hotel bergengsi, Raffles Jakarta, Rabu malam (15/8).

Pergelaran tunggal merupakan ‘pencapaian’ bagi seorang desainer. “Awalnya saya nggak pede untuk melakukan show tunggal. Maju mundur. Bahkan beberapa hari terakhir menjelang show, saya masih bertanya ke suami…bisa nggak shownya dibatalkan,” kata Vera saat temu media di Jakarta, Senin (13/8).

Atas dukungan penuh suami, akhirnya dia bertekad bulat, pergelaran tunggal yang menampilkan 40 kebayak pernikahan Nusantara dari Aceh hingga Papua, akan tetap berlangsung.

Dalam pergelaran tunggal bertajuk ‘Merajut Nusantara’ Vera berkolaborasi dengan banyak pihak, antara lain seniman Djaduk Ferianto dan fotografer senior Darwis Triadi.

Pergelaran tunggal yang juga diperuntukkan untuk memperingati Kemerdekaan RI ke 73 dikemas dengan sentuhan musik karya Djaduk yang lihai memadukan berbagai instrumen musik menjadi karya yang unik sekaligus fenomenal.

Vera mengaku, kebaya yang akan ditampilkan sarat akan tradisi dan ritual yang telah disiapkan selama lebih dari empat bulan. Bahan seperti brokat, beludru, tenun, organdi tile serta warna emas, hijau, merah, marun, biru, ungu, dan silver, menjadi warna-warna yang menghias desain kebaya yang ditampilkan.

Dibantu oleh sanggar-sanggar tradisional dari bermacam daerah, Vera akan menampilkan bentuk kebaya dengan siluet modern untuk memadupadankan tradisi dengan sentuhan ekspresi modernitas yang dapat diterima oleh generasi mudah masa kini.

“Merajut Nusantara menjadi wujud kecintaan saya akan budaya pernikahan Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang sangat kaya corak dan warna. Ini juga melibatkan tradisi lewat pergelaran busana dan hiasan adat,” bebernya.

Yang unik dari kebaya Vera adalah, ia mendesain dan menciptakan kebaya yang bisa dikenakan oleh lintas suku dan dapat dipadupadan dengan kain lokal.

Vera tak segan melakukan sejumlah modifikasi pada beberapa kebaya dari berbagai daerah tanpa meninggalkan pakem-pakem khas yang sudah menjadi ciri khas masing-masing. “Dalam mendesain kebaya saya juga menggandeng para perias pengantin tradisional. Tujuannya agar generasi muda makin menghargai kain tradisional dengan cara yang modern,” urainya.

Rangkaian acara ‘Merajut Nusantara’ terdiri dari peragaan busana, penerbitan buku, pembuatan film dokumenter, situ digital, kajian dan diskusi, serta pameran di dalam dan luar negeri. Vera Anggraini adalah desainer yang lahir dan besar di kota Medan dan melanjutkan kuliah tata busana di IKIP Medan.

Vera memulai kariernya di Jakarta dengan menjadi staf kreatif di rumah mode Nelwan Anwar (almarhum), salah satu desainer kebaya papan atas Indonesia. Kemudian ia juga menjadi asisten desainer Adjie Notonegoro.

Pada 2002, Vera mencoba membuka rumah mode atas namanya sendiri. Dan baru pada 2010, Vera berani memperkenalkan label Vera Kebaya yang dikenal sampai saat ini. (HG)