Lanjut ke konten

ERHA Clinic Boyong Corporate Image Award 2019

Hidupgaya – ERHA Clinic kembali meraih penghargaan “Corporate Image Award 2019” yang diadakan oleh Frontier Consulting Group. Hal ini menjadi bukti dedikasi ERHA yang konsisten dalam menjawab dan menjangkau konsumennya.

Ajang Corporate Image Award rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk penghargaan oleh Frontier Consulting Group bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi baik. Penilaian Corporate Image Award 2019 telah melalui proses survei di 3 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, dan Medan, dengan melibatkan 3.000 responden yang terdiri dari masyarakat publik, eksekutif, investor serta jurnalis untuk mendapatkan hasil yang kredibel dan valid.

Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dan juga kuisioner dengan mempertimbangkan empat indikator penilaian yaitu performance, quality, attractiveness dan responsibility.

Noviana Supit, Chief Channel Officer (Consumer Group) PT Erha Clinic Indonesia menyambut positif pencapaian ini. “Kami berharap penghargaan ini dapat memacu kami untuk terus meningkatkan dedikasi terhadap kesehatan kulit masyarakat Indonesia melalui layanan dan produk,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama Noviana menambahkan, contact center merupakan titik sentral antara perusahaan dan pelanggan dan fungsinya menjadi bagian penting dari Customer Relationship Management (CRM). “Dengan kata lain, contact center merupakan bentuk layanan yang memberikan value kepada pelanggan dan bisa meningkatkan kepuasan pelanggan hingga menciptakan loyalitas,” bebernya.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, imbuh Noviana, strategi pengembangan contact center harus menjadi bagian dari pengembangan strategi mereka. “Di era digital, mobilitas pelanggan sudah semakin dikendalikan teknologi komunikasi sehingga layanan contact center juga harus berkembang dan tidak boleh lagi terbatas pada komunikasi via telepon saja, tetapi juga sudah harus bisa dilakukan melalui email dan website,” urainya.

Mengacu pada data dari Google Insight For Brands tahun 2018, pengguna internet meningkat sebesar 48 persen pada 2013 dan 79 persen (2017), dan 68 persen pengguna internet mencari informasi dan melakukan pembelanjaan melalui smartphone. Hal ini berjalan seiring dengan karakter konsumen dewasa ini yang mudah penasaran, penuntut, dan tidak sabar karena terbiasa mendapatkan informasi dengan instan dan mudah melalui internet.

Permintaan konsumen terhadap aspek ‘terdekat’ dan ‘paling cepat’ dalam mendapatkan produk dan layanan ERHA, menunjukkan kebutuhan konsumen yang tinggi akan solusi yang tepat dan cepat. “Menjawab kebutuhan konsumen, ERHA merilis contact center pada awal Agustus 2019, sebagai layanan terpadu dari ERHA yang bisa diakses melalui berbagai media,” imbuh Noviana.

Fungsi contact center antara lain adalah untuk reservasi kunjungan ke klinik, pembelian produk, termasuk pengulangan resep.

Layanan contact center ERHA bisa diakses melalui whatsapp ke nomor 0811 2121 2121 atau telepon ke nomor 021 5092 2121 dan live chat bisa langsung dilakukan di http://www.erha.co.id.

ERHA Buka Cabang Baru

Dalam memberikan kemudahan akses akan pelayanan kesehatan kulit, tahun ini ERHA juga telah melebarkan jaringannya dengan membuka cabang di Banda Aceh, Kendari, dan Palu. Total jaringan ERHA telah mencapai 96 cabang.

ERHA juga menjawab kebutuhan konsumen akan perawatan untuk kondisi kulit yang spesifik melalui perawatan baru seperti: (1) ERHA TruWhite Instaradiance by IPL, (2) ERHA TruWhite Face Toning by IPL, (3) ERHA TruWhite Ultimate Radiance untuk mengembalikan kulit sehat dan cerah, (4) Erha AcneAct Scar Treatment by Microneedle RF untuk menghilangkan scar pada kulit wajah dan (5) Erhair Grow Activation Therapy untuk mendorong pertumbuhan rambut. (HG)

Iklan

Narada Asset Management Gelar Kelas Literasi Keuangan untuk Kader PKK

Hidupgaya – Perencanaan keuangan adalah cara sistematis untuk terus memperbaiki cara kita bekerja dengan uang. Dalam membuat rencana keuangan, perlu pemahaman dan strategi dalam pengelolaan uang.

Menurut Lead Financial Trainer QM Financial, LigwinaHananto, dalam menentukan tujuan keuangan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu tujuan, jangka waktu dan nilai yang ingin dicapai. “Namun sebelum sampai ke sana, perlu cek kondisi keuangan saat ini,” ujar Ligwina.

Perempuan dalam perannya sebagai seorang istri, sering disebut menteri keuangan keluarga. Mengelola keuangan keluarga tidak hanya sebatas mengatur uang masuk, tetapi perlu berbagi peran antara suami dan istri. Untuk itulah, ibu perlu cerdas dalam mengelola keuangan.

Menurut survey nasional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2016, tingkat literasi dan inklusi perempuan Indonesia hanya mencapai 22,5% dan 66,2%, lebih rendah dibandingkan dengan tingkat literasi dan inklusi laki-laki di posisi 33,2% dan 69,6%.

Karena alasan inilah, literasi dan inklusi keuangan di kalangan perempuan harus terus ditingkatkan karena perempuan memiliki peran penting sebagai pihak yang menentukan prioritas dan mengelola keuangan sekeluarga.

Sebagai satu perusahaan investasi terkemuka Indonesia, Narada Asset Management (NAM) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Barat dan QM Financial mengadakan program literasi keuangan yang dikemas khusus untuk dan dari perspektif perempuan sebagai manager investasi keluarga.

Kegiatan bertemakan “Pelatihan Ibu Cerdas Keuangan” yang diadakan di Gedung Arsip dan Perpustakaan Jakarta Barat tersebut bertujuan untuk menciptakan duta-duta investasi dan literasi keuangan sampai ketingkat RW.

Pelatihan Ibu Cerdas Keuangan dilakukan dalam beberapa tahap kegiatan, yaitu literasi kepada para kader PKK di tingkat Kota hingga literasi ke 542 kader PKK di tingkat RW. Pelatihan dimulai  20 Agustus 2019 untuk para kader PKK di tingkat Kota dan 9 – 12 September 2019 untuk kader PKK di Tingkat RW.

Keberhasilan program akan dinilai dalam sebuah kompetisi dimana setiap kader PKK wajib menyebarkan materi tentang pengelolaan keuangan minimal 1 kali ke paling sedikit ke 10 orang kemudian akan ditutup dengan Lomba Cerdas Cermat di akhir periode.

Chief Marketing Officer (CMO) Narada Asset Management, N. Anie Puspitasari menyatakan bahwa tujuan dari program literasi keuangan bersama ibu-ibu PKK adalah salah satu bentuk komitmen dan dukungan dari NAM untuk turut aktif dalam program literasi dan inklusi keuangan yang menjadi prioritas OJK, khususnya untuk para perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga dan sekaligus pemain ekonomi penting di lanskap ekonomi nasional.

Menurut Anie, peran perempuan begitu luar biasa dan beragam. Mulai dari manajer keuangan di keluarga, sebagai enterprenuer, hingga menjadi pemimpin di sebuah perusahaan. “Semuanya harus diawali dari pengetahuan akan pengelolaan keuangan yang baik. Itulah alasan kami menginisiasi Pelatihan Ibu Cerdas Keuangan.” ujarnya.

Program ini akan dilaksanakan dalam jangka panjang secara berkesinambungan. “Diawali di Jakarta Barat, berikutnya kami berencana untuk mengadakan pelatihan serupa di wilayah Jakarta yang lain. Kami berharap road show pelatihan Ibu Cerdas Keuangan dari NAM ini dapat menjangkau lebih banyak perempuan Indonesia,” imbuh Anie.

Kelas tersebut dihadiri oleh 73 anggota PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, yang terdiri dari anggota 8 TP PKK Kecamatan Se-Jakbar, dan 56 Ketua PKK Kelurahan Se-Jakbar. Harapannya, setelah kelas ini para peserta bisa memperkenalkan dan menerapkan literasi keuangan modern di komunitas-komunitas setempat. (HG)

Wujudkan Solusi Pemantauan Lingkungan Pabrik Cerdas

Hidupgaya – Dalam upaya mewujudkan sebuah inovasi berbasis teknologi terkini, Kementerian Urusan Ekonomi/Ministry of Economic Affairs (MOEA) merilis sebuah projek skala nasional, yaitu Pengembangan Kesan Industri Taiwan (The Taiwan Industry Image Enhancement Project/IEP Project).

Pemerintah mempercayakan Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Taiwan (Taiwan External Trade Development Council) atau TAITRA untuk mengeksekusi projek ini.

Projek IEP mendukung perusahaan yang berfokus kepada B2B dan B2C, sebuah platform/media untuk menambah nilai promosi yang dilakukan melalui jaringan lintas platform/media, O2O (online to offline) dan serangkaian marketing komunikasi terpadu seperti pemasaran pameran, pemasaran pengalaman, saluran pemasaran, media relasi, periklanan, dukungan selebriti, pameran agen merek dan pemasaran digital.

Kali ini ICP DAS, salah satu implementator teknologi terbarukan, tampil dengan pengetahuan produknya. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di pasar industri Taiwan, ICP DAS berfokus pada akuisisi data, kontrol industri, dan komunikasi sebagai sebuah solusi sistem yang lengkap, dengan lini produk yang cukup luas dan pengalaman aplikasi teknis yang mumpuni, secara perlahan mulai menunjukan kualitasnya di pasar industri global.

Dengan kerja sama distributor lokal yang tersebar di lima benua untuk membantu semua jenis industri dalam rangka menciptakan pondasi Internet of Things (IoT) realisasi Industri 4.0.

ICP DAS akan memberikan solusi pemantauan lingkungan pabrik cerdas. Terkait dengan hal ini, ICP DAS merekomendasikan enam solusi tematik yang dapat diaplikasikan di pabrik sebagai dasar implementasi industri 4.0, di antaranya pemeliharaan prediktif, keselamatan industri, pemantauan lingkungan, manajemen energi, efektivitas peralatan keseluruhan dan keterlacakan. Langkah ini akan membuka terobosan menuju pabrik yang cerdas sebagai perwujudan inovasi dan reformasi perusahaan.

ICP DAS menyediakan produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggannya, dan menggunakan teknologi otomatisasi untuk mengoptimalkan peralatan produksi lama didukung dengan metode integrasi informasi untuk meningkatkan daya saing pasar bagi perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, ICP DAS akan hadir di di Pavilion Taiwan Excellence pada 28-29 Agustus yang dihelat di Hotel Ritz Mega Kuningan. Terletak di lantai 3 Pusat Pameran Nanggang, paviliun ini akan menjadi rumah bagi produk produk peraih penghargaan Taiwan Excellence yang merupakan ‘hidangan visual’ bagi mata dan pengalaman fisik bagi tangan, memadukan teknologi dengan desain estetis.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web ICP DAS di http://www.icpdas.com atau berbicara dengan tim penjualan. (HG)

Perempuan Kerap Jadi Pelaku Social Beauty Bullying

Hidupgaya – Ada beragam perundungan, yang bisa dilakukan di dunia maya, atau dunia nyata. Nah, yang belakangan mengemuka adalah beauty bullying, sebuah bentuk perundungan yang kerap dialami perempuan Indonesia baik secara langsung atau melalui media sosial.

Permasalahan ini kerap menghantui para perempuan terutama di ruang media sosial yang biasa kita sebut dengan social beauty bullying.

Berdasarkan data dari The Cybersmile Foundation, social beauty bullying telah menjadi permasalahan umum yang dialami lebih dari 45 juta perempuan di dunia. Ironisnya, tindakan tersebut kerap kali datang dari sesama perempuan, baik dari keluarga, kerabat, rekan sekantor ataupun teman yang dapat mempengaruhi sisi psikologis dari perempuan tersebut.

Memahami isu ini, LUX bersama Maudy Ayunda meluncurkan inisiatif #STOPBeautyBullying untuk mengajak perempuan Indonesia melawan perundungan melalui media sosial dengan berani mengekspresikan kecantikannya

Tak dimungkiri, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Namun, platform ini seringkali disalahgunakan, contohnya melontarkan komentar negatif yang menyerang penampilan fisik – hal inilah yang disebut social beauty bullying.

“LUX percaya bahwa setiap perempuan itu cantik dan berhak untuk mengekspresikan kecantikannya tanpa terkecuali. Melalui inisiatif #STOPBeautyBullying kami mengajak para perempuan untuk berani mengekspresikan dirinya dan mengesampingkan komentar negatif orang lain terhadap dirinya,” kata Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing & Baby PT Unilever Indonesia Tbk, dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Psikolog klinis dari Brawijaya Healthcare, Nuran Abdat, mengatakan, perilaku social beauty bullying yang dilakukan oleh perempuan terhadap perempuan lain secara online yang mengomentari penampilan seperti make-up, model rambutnya, fitur fisik, dan lain-lain. “Dampak dari tindakan ini dapat mengganggu kondisi mental pelaku dan korbannya. Untuk itu, seseorang harus menghargai dirinya sendiri – agar dapat menghargai orang lain,” ujar Nuran.

Soal perundungan di dunia maya bukan hanya milik perempuan kebanyakan. Bahkan sosok Maudy Ayunda, pesohor yang juga menjadi Brand Ambassador LUX, juga kerap menerima nyinyiran atau cemoohan terkait dengan penampilannya di media sosial. “Orang kerap mengomentari gigi kelinciku. Ini dulu bikin kepikiran. Emang masalah ya punya gigi kelinci,” ujar Maudy.

Berkolaborasi dengan LUX, Maudy Ayunda turut menyuarakan inisiatif #STOPBeautyBullying bagi para perempuan Indonesia. “Dulu aku berpikir bahwa menerima komentar negatif tentang penampilan di media sosial merupakan risiko sebagai figur publik. Tapi lama-lama aku semakin menyadari bahwa tidak sepatutnya kita tinggal diam,” imbuhnya.

Bersamaan dengan peluncurkan inisiatif #STOPBeautyBullying, LUX meluncurkan produk terbarunya, LUX by Maudy Ayunda, Shimmering Sandalwood Musk. Terinspirasi dari keharuman bunga tuberose yang terpancar bahkan dalam kegelapan, LUX menginspirasi perempuan Indonesia untuk tetap berkarya meski dalam situasi yang tidak diinginkan atau dalam tekanan sosial.

Maudy berharap melalui inisiatif #STOPBeautyBullying perempuan Indonesia semakin berani untuk menunjukkan bahwa kalau komentar-komentar negatif itu tidak dapat menghalangi kita untuk mengekspresikan kecantikan dan kemampuan untuk berkarya. (HG)

Royal Canin Dog Walk 2019 Ajak Pemilik Lebih Bertanggung Jawab terhadap Kesejahteraan Hewan Peliharaan

Hidupgaya – Hewan peliharaan bukan lagi sekadar peliharaan. Sejumlah pemilik menganggap hewan peliharaan bagian dari keluarga. Mereka bahkan memanggil hewan peliharaan dengan istilah ‘anabul’ atau ‘anak bulu’ merujuk pada peliharaan kucing atau anjing. Jelaslah, dari istilah ini saja muncul kedekatan emosional antara pemilik dengan ‘anak kaki 4’ mereka.

Nah, sebagai bagian untuk mempertegas kehadiran Royal Canin di Indonesia, sekaligus untuk mendekatkan diri dengan konsumen setianya – dalam hal ini dog lovers – tahun ini kembali digelar ‘Royal Canin Dog Walk 2019′ yang berlangsung di BSD, Tangerang, Minggu (4/8). Mengusung tema ‘I am Responsible’ acara ini merangkul segenap dog lovers untuk bertanggung jawab terhadap kesejahteraan hewan peliharaannya.

Aria Pradana, Direktur PT Royal Canin Indonesia menjelaskan, perhelatan ‘Dog Walk 2019′ bertujuan untuk lebih mendekatkan diri dengan para dog lovers di Jabodetabek. “Berbekal filosofi ‘Dog & Cat First’ dan ‘Knowledge and Respect’, Royal Canin berkomitmen untuk mengajak dog lovers menjadi pemilik yang bertanggung jawab #IamResponsible,” ujar Aria.

Dia menambahkan, dengan merawat hewan peliharaan sesuai standar ‘animal welfare’ atau kesejahteraan hewan yang baik, diharapkan akan tercipta hewan peliharaan yang sehat dan berkualitas dan dapat menjadi sahabat sejati pemiliknya.

Sebagai merek yang sangat memperhatikan kualitas hidup hewan peliharaan anjing dan kucing, Royal Canin kerap mengedukasi konsumennya seputar 5 poin penting kebebasan atau kesejahteraan hewan atau dikenal dalam sebutan ‘5 Freedom for Animal’ yang perlu diketahui oleh setiap dog lovers, yaitu:

1. Bebas dari rasa lapar dan haus

Pemilik harus menyediakan air bersih dan makanan yang tepat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran hewan peliharaan.

2. Bebas dari rasa tak nyaman

Pemilih mesti menyediakan lingkungan yang sesuai termasuk tempat berlindung dan tempat istirahat yang nyaman bagi hewan peliharaan.

3. Bebas dari rasa sakit dan penyakit

Hal ini bisa dicapai dengan tindakan pencegahan, diagnosis tepat dan penanganan yang cepat, bawa anjing ke dokter hewan untuk pemeriksaan rutin.

4. Bebas mengekspresikan perilaku alaminya

Pemilik harus menyediakan ruang gerak yang cukup, fasilitas yang memadai dan interaksi dengan hewan lain.

5. Bebas dari rasa takut dan tertekan

Caranya adalah dengan memastikan tidak adanya faktor lingkungan maupun tindakan yang menyebabkan mental hewan menderita  atau stres.

Royal Canin memiliki komitmen untuk meningkatkan usia harapan hidup anjing dan kucing melalui ilmu pengetahuan, inovasi, riset dan spesialisasi untuk membuat dunia yang lebih baik bagi hewan kesayangan. Dan sebagai produk, Royal Canin  mengerti akan kebutuhan nutrisi yang berbeda dan menjadikan ras anjing menjadi individu yang luar biasa dimana keistimewaannya adalah keunikannya.

“Agar tumbuh optimal, maka tiap ras, ukuran, umur, gaya hidup dan sensitifitas anjing memiliki nutrisi yang berbeda. Bagi Royal Canin kesehatan adalah fundamental, harapan hidup yang lebih panjang bagi hewan peliharaan,” kata drh Novi Wulandari, di kesempatan yang sama.

Dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan, sebut Novi, pemilik juga harus menjaga lingkungan hidup di sekitarnya dengan selalu membersihkan kotoran hewan peliharaan, menjaga kesehatan hewan agar tidak menularkan penyakit kepada hewan sekitar dan manusia. “Jangan lupa untuk rutin memeriksa kesehatan dan memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaan agar kesehatannya terjaga,” ujar Novi.

Fakta Penting Royal Canin Dog Walk 2019

Berikut ini adalah sejumlah fakta penting dari perhelatan Royal Canin Dog Walk 2019:

1. Diikuti sekitar 507 peserta yang berasal dari komunitas dan pemilik anjing di wilayah Jabodetabek. Jumlah ini meningkat dari penyelenggaraan acara serupa pada 2018.

2. Royal Canin Dog Walk 2019 memang diperuntukkan bagi dog lovers – jalan santai hewan peliharaan anjing yang terbagi dalam 2 kategori. Kategori pertama untuk  anjing berukuran kecil. Kategori dua, diperuntukkan bagi anjing berukuran sedang dan besar.

3. Ajang jalan santai dog lovers ini memberikan medali khusus ‘Royal Canin Dog Walk 2019′ bagi anjing kesayangan sesuai kategori yang telah mencapai garis finish yang telah ditentukan.

4. Melalui Royal Canin Dog Walk 2019, dog owner diajak untuk menjadi pemilik yang bertanggung jawab dengan mengikuti alur perjalanan. Alur pertama adalah pemeriksaan kesehatan hewan untuk memastikan anjingnya sehat, vaksin lengkap, berperilaku tidak agresif serta siap beraktivitas dan bersosialisasi dengan anjing lain. Perjalanan kedua, karena anjing akan beraktivitas, maka pemilik harus mengantisipasi supaya anjingnya tidak kelelahan, kepanasan ataupun dehidrasi. Untuk itu di jalur ini pemilik menyiapkan peralatan dan air untuk minum selama ajang Dog Walk 2019 berlangsung. Di perjalanan ketiga, anjing bersiap start dan finish sesuai jarak yang ditentukan. Agar anjing bisa ikut ajang ini hingga selesai maka diperlukan kesehatan fisik dan mental.

Royal Canin senantiasa mengajak konsumen untuk menjadi pemilik hewan kesayangan yang bertanggung jawab. Caranya beragam, antara lain melalui pemberian nutrisi yang baik dan sesuai kebutuhan tiap hewan yang dimiliki, menghindari anthropomorphism (hewan kesayangan bukan manusia dan kita harus menghargai sifat alaminya), membawa hewan kesayangan secara rutin ke dokter hewan untuk memeriksakan kesehatan dan mencegah dari penyakit serta bermain dengannya untuk mendukung aktivitasnya.

“Untuk anjing, kami percaya bahwa penting sekali untuk membawanya keluar rumah untuk melakukan aktivitas bersama. Ini merupakan saat yang baik dengan melakukan dog walk dan mendorong pemilik anjing kesayangan yang bertanggung jawab,” tandas Aria.

Tentang Royal Canin

Royal Canin merupakan salah satu produk nutrisi kesehatan anjing dan kucing premium yang memproduksi dan memasok nutrisi kesehatan anjing dan kucing di seluruh dunia. Royal Canin percaya bahwa setiap hewan adalah unik dan setiap hewan memiliki kebutuhan yang berbeda.

Berbagai penelitian telah dilakukan Royal Canin untuk menganalisa kebutuhan nutrisi setiap jenis anjing dan kucing yang dikombinasikan dengan postur tubuh serta kebiasaan setiap hewan, karena setiap hewan peliharaan itu berbeda dilihat dari ras, ukuran tubuh, sensitifitas, usia dan aktivitasnya.

Kiprah Royal Canin sebagai salah satu pionir nutrisi kesehatan untuk anjing dan kucing bermula di tahun 1968, ketika dokter hewan, Dr Jean Cathary dari Perancis Selatan berkeyakinan kuat bahwa nutrisi sangat berpengaruh terhadap kesehatan hewan kesayangan, dan menciptakan produk pertamanya serta mendaftarkan merek Royal Canin dengan filosofi “Dog and Cat First” dan “Knowledge and Respect”.

Pada 1980 lahirlah nutrisi yang dikhususkan untuk puppy dari ras besar dan menjadi produk unik selama lebih dari 17 tahun. Ekspansi makin meluas hingga tahun 1985 produk-produk Royal Canin bisa diperoleh di USA. Era 90an melahirkan program nutrisi berdasarkan ukuran, umur anjing dan ras terutama untuk kucing Persian, karena keunikan cara makannya sehingga membutuhkan bentuk kibble khusus.

Tahun 2002 Mars Inc. membawa Royal Canin menjadi perusahaan dengan visi jangka panjang dan saling bersinergi untuk menghasilkan nutrisi kesehatan yang berbasis ilmu pengetahuan. (HG)

GAYA, Cara Grand Indonesia Mengajak Konsumen Mencintai Lingkungan Melalui Fashion

Hidupgaya – Kita bisa berbuat baik untuk lingkungan dari hal-hal simpel yang lekat dengan keseharian. Salah satunya melalui fesyen. Dalam upaya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memasukkan unsur fesyen (fashion), Grand Indonesia menghelat GAYA – Future Fashion & Sustainable Lifestyle, sebuah signature event yang memberikan pengalaman berbeda dan bermanfaat untuk para pengunjung setianya.

Kantoro Permadi, General Manager Marketing Communication & Operations Grand Indonesia mengatakan, melalui GAYA, Grand Indonesia ingin mengajak para pengunjung untuk mempunyai tanggung jawab sosial dalam berbelanja.

“Keseimbangan antara yang kita lakukan saat ini dengan apa yang bisa kita lakukan untuk masa depan. Kami yakin dengan jumlah pengunjung Grand Indonesia yang mencapai 25 juta pengunjung dalam setahun merupakan sebuah keuntungan bagi kami untuk memulai sesuatu yang baik,” ujar Kantoro dalam temu media di Grand Indonesia, Kamis (15/8).

Di kesempatan yang sama, Public Relations Manager Grand Indonesia, Dini Widodo mengatakan, GAYA dirancang sebagai ajang tahunan yang memiliki misi kepedulian terhadap lingkungan dengan memasukkan elemen fesyen sebagai unsur utamanya.

“Kami berharap semoga gerakan ini menjadi sebuah langkah kecil yang dapat menjadi pelopor bagi seluruh pemangku kepentingan untuk dapat bersama-sama memperhatikan lingkungan mulai dari hal kecil,” ujar Dinia.

Ada alasan khusus mengapa elemen fesyen dipilih. “Fesyen memiliki kedekatan dengan keseharian kita, dan kita juga telah melihat banyak upaya ke arah sustainable fashion yang dilakukan oleh para desainer, termasuk beberapa desainer Indonesia yang kita tampilkan dalam ajang GAYA,” imbuhnya.

Sejumlah desainer Tanah Air dan mancanegara menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui karyanya. Novita Yunus, Aldre Indrayana, Jenny Kate dari UK serta Raye Padit dari Singapore memamerkan karya di panggung atrium utama hingga runaway Skybridge lantai 1. Dibuka pada 15 Agustus, pergelaran ini berlangsung hingga 18 Agustus 2019.

Eva Celia dan Nicholas Saputra juga hadir dalam program GAYA. Mereka ingin turut serta menyuarakan dan menjadi bagian dari gerakan ini demi terciptanya sustainable lifestyle. Tak hanya itu, talk show dari beberapa komunitas yang peduli terhadap lingkungan seperti Waste4Change, Zero Waste Program, ByeByePlasticBags, Demi Bumi, Sukkhacitta dan lain sebagainya juga turut berbagi pengalaman dan memberikan tip kepada pengunjung untuk lebih peduli terhadap lingkungan. (HG)

4 Dekade L’Oreal Mempercantik dan Memberi Nilai Lebih Perempuan Indonesia

Hidupgaya – Life begins at 40. Demikian kata pepatah. Menapaki kepala 4 dianggap sebagai usia matang dan posisi mapan. Hal yang sama pada L’Oreal Indonesia, perusahaan kosmetik internasional berbasis di Paris yang menaungi 15 merek produk kecantikan di Indonesia.

Perjalanan L’Oréal bermula pada 1907 saat pendirinya, ilmuwan kimia Eugène Shueller menciptakan formula pewarna rambut yang inovatif. Penemuan itu kemudian berkembang menjadi L’Oréal, dan menjadikannya raksasa industri kecantikan di dunia.

Di Indonesia, L’Oreal telah melalui 4 dekade atau 40 tahun. Sungguh bukan usia yang pendek. Presiden Direktur L’Oreal Indonesia, Umesh Phadke mengatakan selama 4 dekade perjalanan bisnis di Indonesia, L’Oreal secara konsisten memberikan nilai lebih. “Kami berupaya tak hanya mempercantik masyarakat Indonesia tetapi juga mempercantik Indonesia,” ujar Umesh di sela perayaan 40 tahun L’Oréal Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Umesh menyebut, L”Oreal terus berkembang melalui strategi universalisasi, yaitu strategi globalisasi yang dilakukan dengan merespons, memahami, dan menghormati segala perbedaan yang ada untuk menawarkan makna kecantikan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat yang berbeda-beda di setiap belahan dunia.

Melalui divisi Riset dan Inovasi, imbuh Umesh, L’Oréal Indonesia terus berupaya untuk mengembangkan rangkaian produk dan layanan yang tepat guna dengan menggabungkan ilmu pengetahuan dengan aspirasi konsumen sehingga mampu menawarkan produk dan layanan yang relevan terhadap iklim, budaya dan perilaku masyarakat lokal.

“L’Oréal juga terus menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen di industri kosmetika. Misalnya dengan meluncurkan inovasi BeautyCam yang menawarkan konsumen pengalaman Augmented Reality (AR) dan Artificial Intelligence (AI) untuk menjajal produk kosmetik secara digital,” urai Umesh.

Bukan hanya sibuk berbisnis dan menangguk laba, L’Oréal juga ikut mengembangkan kualitas mahasiswa Indonesia untuk menjadi talenta kelas dunia melalui kemitraan dengan berbagai universitas di Tanah Air dan melalui kompetisi L’Oréal Brandstorm.

Tahun ini, wakil dari Indonesia di ajang L’Oreal Brandstorm, tim dari ITB memukau para juri di kompetisi global yang berlangsung di Paris, Perancis. “Tim Indonesia tampil memukau dengan bahasa Inggris fasih mampu menjelaskan strategi bisnis yang mereka presentasikan di hadapan juri,” puji Umesh.

Di kesempatan sama, Public Affairs and Sustainability Director L’Oreal Indonesia, Melanie Masriel menambahkan, sebagai perusahaan pemimpin di industri salon profesional, L’Oréal juga telah memberikan lebih dari 17.000 sesi pelatihan bagi penata rambut di seluruh Indonesia melalui L’Oréal Academy.

“Selain melalui produk-produk kecantikan yang sesuai dengan keragaman masyarakat Indonesia, L’Oréal juga mempercantik Indonesia melalui berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi Indonesia sejak tahun 1979, dari Sabang hingga Merauke,” ujar Melanie.

L’Oreal berusaha membawa nilai yang berbeda ke industri kecantikan Indonesia. “Kami mendidik siswa SMK agar siap kerja. Juga membuat semacam kamus kecantikan bagi kaum disabilitas yang dapat menunjang karir dan pekerjaan mereka di industri kecantikan,” imbuh Melanie.

L’Oreal juga mendukung perempuan peneliti Indonesia untuk unjuk diri dan sejajar dengan para peneliti di mancanegara. Sejumlah perempuan peneliti Indonesia dari berbagai universitas Indonesia sudah memetik manfaat dalam kompetisi. Karya mereka diakui dan dikenali dunia internasional. Sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.

Empat puluh tahun perjalanan L’Oreal berkat kerja sama baik dengan para mitra yang terus memberikan dukungan tak kenal lelah. “Ini perkembangan yang akan terus berjalan hingga 40 tahun ke depan dan tahun-tahun selanjutnya,” pungkas Umesh Phadke.

Yes, because you’re worth it. Karena Anda begitu berharga. (HG)