Lanjut ke konten

Ada 5 Instalasi Seni Interaktif di Gandaria City, Seperti Apa Keseruannya?

Hidupgaya – Mumpung masih liburan sekolah, coba ajak si Kecil ke Gandaria City Mall. Di pusat belanja yang berlokasi di Jakarta Selatan ini berlangsung pameran kelas dunia,  yaitu TeamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives. Perhelatan yang memadukan seni dan teknologi ini akan berlangsung 20 Juni – 20 Desember 2019.

TeamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives merupakan pameran seni interaktif terbesar di Jakarta menggunakan teknologi digital yang mengusung konsep kreasi kolaborasi (co-creation). Konsep ini akan menghadirkan pengalaman kreatif dan memungkinkan pengunjung untuk berkolaborasi dan menciptakan karya seni baru.

Lima instalasi digital yang berbeda dihadirkan dalam pameran ini, terdiri dari Animals of Flowers, Symbiotic Lives, Graffiti Nature: Lost, Immersed and Reborn, Sliding through the Fruit Field, Sketch Aquarium, dan Light Ball Orchestra.

Menurut Akitae Matsumoto, CEO teamLab Kids, teknologi digital yang digunakan oleh teamLab memungkinkan beragam instalasi seni dapat berevolusi tanpa batas dan bergerak bebas, berinteraksi dengan pengunjung dan lingkungan sekitar sehingga menciptakan momen unik.

Saat digelar di Jepang, perhelatan semacam ini disebut mampu menyedot 3,5 juta pengunjung.

CEO SGE Live, Mervi Sumali mengatakan memiliki alasan khusus menghadirkan pameran seni interaktif ini ke Jakarta. “Pameran seni semakin menjadi primadona di Indonesia, hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang sangat tinggi di setiap perhelatan seni di Tanah Air. Hadirnya teamLab di Jakarta,  membuat pecinta seni tidak perlu jauh- jauh ke Tokyo ataupun Singapura untuk mengeksplorasi kreativitas tanpa batas bersama seluruh anggota keluarga melalui instalasi digital interaktif,” kata Mervi dalam temu media di Jakarta, Selasa (18/6).

Ada 5 instalasi interaktif yang tersedia di teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives yang menempati area seluas 2.200 meter persegi di Gandaria City Mall. Masing-masing instalasi ini menawarkan pengalaman berbeda, yaitu:

Animals of Flowers, Symbiotic Lives

Di instalasi ini, pengunjung dapat menyaksikan bunga-bunga tumbuh dari tubuh-tubuh binatang. Bunga-bunga bertunas, mekar, menyebar, dan menghilang. Ketika manusia menyentuh binatang, bunga-bunga akan menyebar. Ketika bunga sudah tersebar, maka binatang pun akan menghilang.

Graffiti Nature: Lost, Immersed and Reborn

Pengunjung akan terbenam dalam satu ekosistem seni yang berisi karya seni yang digambar oleh pengunjung itu sendiri. Makhluk hidup makan dan dimakan oleh makhluk hidup lainnya, sehingga menciptakan satu ekosistem yang berkesinambungan. Saat binatang yang digambar pengunjung memakan binatang lain, jumlahnya akan bertambah. Jika binatang tidak makan atau dimakan oleh binatang lain, dia akan mati dan sirna.

Ketika pengunjung berdiri dan diam, maka bunga akan bermekaran di kaki pengunjung. Sebaliknya jika pengunjung berjalan, maka bunga tersebut akan ikut berpencar. Kupu-kupu akan berkumpul di tempat yang terdapat banyak bunga, dan buaya-buaya akan mati apabila terlalu sering diinjak.

Sliding through the Fruit Field

Di instalasi ini, tersedia tempat meluncur dimana buah-buahan bertumbuh. Berbagai jenis buah tumbuh di permukaan miring ini. Bola-bola juga memantul ke sana kemari.  Pengunjung bertindak sebagai sinar matahari, dan meluncur menuruni lereng ini. Ketika tubuhmu bertabrakan dengan bola-bola, energi sinar matahari akan tertransfer ke bola-bola tersebut, sehingga mereka akan terpental ke berbagai arah. Ketika bola-bola bertabrakan dengan buah, buah akan mulai bertumbuh.

Setiap bola memiliki peran yang berbeda-beda, tergantung dari warnanya. Sebagai contoh, bola biru melambangkan air, sehingga ketika bola biru menyentuh benih, maka benih akan bertumbuh, bertunas, dan mekar. Ketika bola kuning bercorak lebah madu menyentuh bunga, maka bunga akan diserbuki dan akan berbuah. Ketika buah terkena bola, benih baru ditaburkan, dan menghadirkan kehidupan yang baru.

Sketch Aquarium

Pengunjung diajak untuk menggambar hewan laut sesuai imajinasi mereka dan akan ditampilkan di akuarium raksasa di mana hasil karya mereka menjadi hidup dan bisa berenang serta bereaksi terhadap sentuhan.

Light Ball Orchestra

Gelindingkan bola-bola cahaya ini untuk mengubah warna dan suaranya, sehingga bola-bola ini akan membentuk sebuah orkestra. Bola-bola yang berada di atas kepala pengunjung ini saling terhubung satu sama lain. Jika kamu menyentuh satu bola, maka bola-bola di sekitarnya akan terpengaruh, sehingga warnanya akan berubah ke seluruh ruang. Gelindingkan bola di depanmu dan bola itu akan berubah warna dan menghasilkan suara.

Di dalam ruangan ini, kamu dapat menggunakan tubuhmu untuk menyentuh bola-bola yang terdiri dari berbagai ukuran, agar dapat mengubah warna ruangan dan juga membentuk suatu alunan musik.

Untuk bisa menikmati instalasi seni ini perlu tiket masuk mulai Rp135 ribu (bagi nasabah BCA). Pembelian tiket teamLab Future Park dapat dilakukan dengan mengakses website http://www.sgelive.com untuk pembelian secara online dan ticketbooth di Gandaria City yang akan dimulai pada 20 Juni 2019.

Selain didukung BCA, perhelatan instalasi karya seni ini juga didukung oleh Narada Asset Management. Anie Puspitasari, Chief Marketing Officer Narada Asset Management mengatakan dukungan ini sejalan dengan semangat Narada sebagai life partner bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, salah satunya kebutuhan rekreasi.

“Kami juga ingin mengedukasi pentingnya investasi dan pengelolaan keuangan dengan cara menyenangkan. Investasi merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan tujuan hidup, dan perlu dilakukan sejak dini,” tandas Anie. (HG)

Iklan

Indonesia Loloskan 3 Wakil untuk Berlaga di Jr. NBA Global Championship

Hidupgaya – National Basketball Association (NBA) mengumumkan Kamp Penyisihan
Kejuaraan Dunia Jr. NBA untuk wilayah Asia-Pasifik (Jr. NBA Global Championship Asia Pacific Selection Camp).

Terpilih 10 pemain laki-laki dan 10 peman perempuan yang disaring dari 34 anak laki dan 34 remaja perempuan di Asia-Pasifik. Mereka mewakili wilayahnya di Kejuaraan Dunia Jr. NBA (Jr. NBA Global Championship), turnamen basket bagi anak-anak laki-laki dan perempuan terbaik berusia 13-14 tahun dari seluruh dunia, yang akan berlangsung pada 6-11 Agustus di ESPN Wide World of Sports Complex, Walt Disney World, dekat Orlando, Florida.

Kamp Penyisihan Kejuaraan Dunia Jr. NBA untuk wilayah Asia Pasifik diselenggarakan pada 15-16 Juni di Universitas Pelita Harapan (UPH) di Jakarta, yang diikuti 68 peserta dari 10 negara di wilayah tersebut, termasuk Australia, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.

10 anak laki-laki terbaik (diurutkan sesuai alfabet) yang lolos seleksi adalah Brian Leonard (Indonesia), Dontae Nance (Selandia Baru), Eishin Naito (Jepang), Eman Ajmal Bin Jamil (Malaysia), Henjz Gabriel Demisana (Filipina), Joshua Dent (Australia), Lionel Matthew Rubico (Filipina), Sebastian Roy Reyes (Filipina), Tan Zi Sheng Jayson (Singapura), Tikun Sriphrawiang (Thailand).

Sedangkan 10 anak perempuan terbaik (diurutkan sesuai alfabet) adalah Angelica Jenifer Candra (Indonesia), Chong Pui Khee (Malaysia), Dianne Camille E. Nolasco (Filipina), Iris Yuen (Singapura), Lilly Taulelei (Selandia Baru), Phung Trang Linh (Vietnam), Reina Fukuo (Jepang), Summah Hanson (Australia), Supawadee Aupatum (Thailand), Vanissa Renata Siregar (Indonesia).

Indonesia sukses mengirimkan 3 wakil dalam perhelatan ini. Vanissa Renata mengaku tak menyangka bisa lolos. “Semuanya bagus. Bersyukur banget bisa ikut 10 besar dan lolos,” ujarnya sesaat setelah pengumuman pemenang, Minggu (17/6). Hal senada disampaikan Angelica Jenifer. “Iya sih nggak nyangka bisa dapat. Bersyukur pastinya,” ujarnya.

Fokus kegiatan itu adalah mengembangkan kemampuan teknis dan taktis anak-anak di samping format pertandingan 5-on-5.

Program Jr. NBA di Asia bertujuan mengembangkan kesehatan serta mendorong gaya hidup aktif di kalangan angkatan muda dengan mengintegrasikan olahraga basket ke dalam kurikulum pendidikan olahraga lokal.

Sejak  diluncurkan pada 2014, program Jr. NBA telah menjangkau lebih dari 18 juta anak-anak laki-laki dan perempuan di Asia, mengajarkan keterampilan dasar dan nilai utama Jr. NBA, yaitu Sportsmanship (sportivitas), Teamwork (kerja sama), a positive Attitude (sikap positif), dan Respect (saling menghargai), atau yang disingkat menjadi (S.T.A.R.).

Selain itu, terdapat program Akademi Pelatih Jr. NBA (Jr. NBA Coaches Academy – program pelatihan guru dan pelatih olahraga, yang didukung pemerintah daerah dengan tujuan mengembangkan potensi lokal dalam bermain dan menikmati olahraga basket- telah melatih lebih dari 62.000 guru dari 37.000 sekolah di 50 kota di seluruh Asia.

Kejuaraan Dunia Jr. NBA akan menampilkan anak-anak laki-laki dan perempuan, yang dibagi ke dalam tim  Amerika Serikat dan Internasional, dimulai dengan pertandingan berformat setengah kompetisi (round-robin) dan dilanjutkan dengan sistem gugur. Pemenang di kategori Amerika Serikat dan Internasional tersebut  selanjutnya akan bermain di kejuaraan dunia pada 11 Agustus mendatang.

Lebih dari 300 anak-anak laki-laki dan perempuan dari 35 negara berpartisipasi dalam pembukaan Jr. NBA Global Championship pada Agustus 2018.

Dalam kegiatan sepekan itu, seluruh tim, yang berjumlah 32, mengikuti berbagai kegiatan di luar lapangan, seperti, pengembangan diri, kunjungan ke taman hiburan Disney dan sebagainya. (HG)

Kredivo Tawarkan Kemudahan Membeli Tiket Citilink

Hidupgaya – Meningkatnya kebutuhan traveling yang didukung oleh perkembangan teknologi membuat sektor pariwisata terus menggeliat. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan, pertumbuhan jumlah wisatawan Indonesia meningkat 22 persen pada tahun 2017, tiga kali lebih tinggi dari pasar regional dan global. Ini tak lepas dari teknologi digital yang memudahkan wisatawan dalam mencari (look), memesan (book), dan membayar (pay) layanan wisata.

Menangkap peluang ini, Kredivo, kartu kredit digital untuk milenial, menjalin kolaborasi dengan Citilink, dengan memberikan layanan penerbangan yang berkualitas sekaligus terjangkau untuk masyarakat Indonesia.

Ini merupakan kemitraan pertama antara kartu kredit digital dan maskapai di Indonesia. “Kerja sama ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk memberikan kemudahan kepada pengguna. Kredivo mewujudkannya dengan menyediakan layanan keuangan yang cepat, mudah, dan terjangkau, sementara Citilink menyediakan moda transportasi udara yang berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,” kata Akshay Garg, Co-Founder dan CEO Kredivo.

Kemitraan Kredivo dan Citilink memberikan kesempatan pada masyarakat yang underbanked (tidak memiliki akses kredit) untuk membayar biaya perjalanan dengan nyaman dan terjangkau, mengingat cara pembayaran tiket pesawat di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kartu kredit, mesin ATM, atau agen perjalanan.

Tersedianya pembiayaan dengan proses all-digital serta persetujuan kilat diharapkan dapat meningkatkan penjualan tiket dan memberikan stimulus bagi masyarakat yang lebih luas untuk memilih pesawat sebagai moda transportasi utama.

Hal tersebut disambut baik oleh Benny Rustanto, Direktur Niaga Citilink Indonesia, yang mengatakan kemitraan ini merupakan solusi untuk meningkatkan kualitas layanan Citilink sesuai perkembangan di era digital, khususnya bagi masyarakat Indonesia yang kesulitan mendapatkan akses ke layanan pinjaman.

“Tersedianya Kredivo di platform digital kami memungkinkan pelanggan mendapatkan kenyamanan dan fleksibilitas dalam pembayaran. Ini sejalan dengan usaha Citilink untuk memberikan layanan transportasi udara dan user experience terbaik sejak pembelian tiket hingga pelanggan sampai di tujuan,” ujar Benny.

 Kemitraan ini memungkinkan pelanggan Citilink untuk memilih metode pembayaran Kredivo sehingga pembiayaan tanpa kartu kredit dapat tersedia pada saat transaksi di situs resmi Citilink.

Pelanggan juga dapat memanfaatkan persetujuan instan Kredivo serta fungsi checkout 2 klik, sehingga konsumen dapat berbelanja tanpa mengalami berbagai kesulitan dalam mengajukan permohonan kartu kredit atau pinjaman dari perusahaan multifinansial.

Dengan membeli tiket penerbangan langsung dari situs Citilink, pengguna dapat memilih metode bayar dalam 30 hari dengan bunga 0% atau metode cicilan 3, 6, dan 12 bulan dengan bunga hanya 2,95% per bulan. Diharapkan dengan cara ini tidak mengganggu arus kas bulanan bagi konsumen yang ingin bepergian dengan pesawat terbang. (HG)

First Media Sabet Penghargaan Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2019

Hidupgaya – PT Link Net Tbk (LINK), penyedia Pay TV dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia dengan merek First Media untuk kedua kalinya meraih penghargaan Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2019. Penghargaan serupa juga digaet First Media pada 2018.

Penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap 100 merek Indonesia, baik corporate brand maupun product brand dengan nilai tertinggi, diterima langsung oleh Marketing Communication Division Head PT Link Net Tbk Niki Sanjaya di Jakarta, Rabu (12/6).

Prestasi PT Link Net Tbk masuk ke dalam Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2019 merupakan bukti konsistensi dalam menyediakan layanan yang inovatif untuk senantiasa menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan.

“Brand merupakan aset tidak terlihat yang sangat bernilai bagi perusahaan. Keberhasilan PT Link Net Tbk masuk dalam Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2019 untuk kedua kalinya membuktikan strategi kami sudah berada pada arah yang tepat,” ujar Niki.

Dia menambahkan, sebagai brand, First Media ingin selalu berada dekat di hati pelanggan. “Di tahun ini kami menghadirkan First Squad Service Day untuk menjangkau konsumen dengan memberikan pelayanan secara langsung, customer experience, dan layanan purna jual,” ujar Niki.

Pemeringkatan nilai merek (brand value) diperoleh dari analisis brand finance terhadap Brand Strength Index (BSI) setiap perusahaan berdasarkan data yang diperoleh dari beberapa sumber, seperti informasi perusahaan, Bloomberg, laporan tahunan perusahaan, serta riset.

Sedangkan parameter yang digunakan untuk mendapatkan nilai brand ialah kualitatif finansial dan non finansial. Sementara untuk menentukan BSI yang diukur mencakup brand management, brand presence, brand awareness, functional performance dari suatu brand, emotional connection dan brand preference,  termasuk di dalamnya pertumbuhan revenue, market share, profitabilitas, analyst ratings dan S&P ratings.

Niki mengungkap, tahun ini First Media akan terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jaringan dengan penambahan kota-kota baru terutama di pulau Jawa. “Ini sebagai bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan First Media ke masyarakat Indonesia,” bebernya.

Dengan kebutuhan internet yang semakin tinggi, First Media juga mengembangkan layanan khusus untuk para gamers melalui paket Game Xpert dan kolaborasi dengan penyedia layanan OTT terkemuka di dunia seperti Catchplay, HOOQ, beIN Sports Connect, dan HBO GO untuk memberikan konten berkualitas bagi pelanggan dan semakin meningkatkan kebersamaan dalam keluarga, teman maupun komunitas. (HG)

Jangan Kalah dengan Alergi, Bekali Si Kecil untuk Tumbuh Kembang Optimal dan Berprestasi

Hidupgaya – Alergi masih menjadi masalah kesehatan yang umum ditemui dan bisa menghambat tumbuh kembang anak. Alergi telah menjadi masalah global. Angka kejadian dan risiko alergi pada anak, terutama terhadap makanan, masih terus ada di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Karena alergi makanan tak bisa dipandang sebelah mata, pemahaman masyarakat khususnya para Bunda mengenai pencegahan dan penanganan alergi pada si Kecil perlu terus ditingkatkan agar ia tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Data World Allergy Organization (WAO) dalam “The WAO White Book on Allergy: Update 2013” menunjukkan bahwa angka prevalensi alergi mencapai 10-40 persen dari total populasi dunia. Drai jumlah itu 7,5% di antaranya adalah anak-anak yang memiliki alergi susu sapi.

Alergi susu sapi tak bisa dianggap sepele karena anak yang masih dalam masa tumbuh kembang sangat membutuhkan protein sebagai salah satu komponen nutrisi seimbang untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi dan kualitas kesehatannya di masa depan.

Alergi susu sapi diakibatkan oleh respons sistem imun yang tidak normal terhadap protein susu sapi (whey dan kasein). Hal ini perlu menjadi perhatian karena susu adalah salah satu sumber protein yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Nah, di sinilah peran orangtua khususnya Bunda sangat penting untuk mencegah dan menangani kondisi alergi, termasuk pemberian nutrisi yang tepat.

Kondisi alergi terkait makanan, bisa berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Oleh karena itu, alergi adalah topik yang perlu diedukasikan secara rutin untuk orangtua dan menekankan pada dasarnya alergi dapat diatasi, dan Bunda bisa mencegah anak mewarisi bakat alerginya.

Morinaga sebagai salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals, secara rutin mendukung program World Allergy Week setiap tahunnya melalui berbagai rangkaian program untuk membantu si Kecil yang alergi, tetap berprestasi.

Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals, mengatakan Morinaga memahami bahwa tumbuh kembang dan prestasi anak adalah prioritas dan keberhasilan seorang ibu. Dalam upaya mendukung penuh si Kecil yang alergi, tahun ini Morinaga Allergy Week mempersembahkan program #BekalPrestasi. Program ini terdiri dari edukasi alergi lewat seminar di rumah sakit yang didukung oleh dokter spesialis anak ahli alergi di berbagai kota besar di Indonesia, kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak, penyediaan asuransi pendidikan anak juga asuransi jiwa untuk orangtua.

“Kami juga merilis inovasi produk berupa varian terbaru dari Chil Kid Soya rasa madu untuk memenuhi kebutuhan dan kelengkapan nutrisi si Kecil. Dukungan penuh dari Morinaga dalam program #BekalPrestasi ini diharapkan bisa membantu generasi platinum untuk mencapai cita-cita dan kualitas terbaik dirinya,” ujar Dewi.

Selain seminar edukasi, dalam rangka program #BekalPrestasi, Morinaga Allergy Week tahun ini mendukung prestasi si Kecil melalui beragam program antara lain:

1. Dana Persiapan Pendidikan dari Astra Life senilai total Rp500 juta untuk 5 orang pemenang

2. Dana Asuransi Jiwa senilai total Rp1 miliar untuk 2.000 pemenang

3. Voucher belanja masing-masing Rp200.000 untuk 3 orang pemenang mingguan selama periode program berlangsung.

“Program ini dapat diakses di berbagai channel seperti supermarket, hypermarket dan website Morinaga Allergy Week yaitu www.cekalergi.com/BekalPrestasi. Program ini berlaku secara nasional dan diharapkan bisa mendukung banyak orangtua dan anak dari segi finansial dan pendidikan,” imbuh Dewi.

Dewi menambahkan, varian terbaru dari Chil Kid Soya yaitu rasa madu, selain disukai si Kecil juga menawarkan beragam manfaat. Madu memberikan manfaat kesehatan untuk anak karena mengandung banyak nutrisi, antioksidan. “Selain itu, madu juga dapat membantu proses pertumbuhan sel-sel dan jaringan tubuh anak dan melawan sumber penyebab alergi atau histamin yang menyebabkan reaksi alergi tersebut, sehingga anak tidak mudah sakit,” ujar Helly Oktaviana, Group Business Unit Head Nutrition for Kids Kalbe Nutritionals.

Helly mengungkap, hasil survey terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak yang alergi susu sapi, menunjukkan bahwa 100% bunda setuju Morinaga Soya MoriCare+ Prodiges mengurangi gejala alergi dan alergi tidak muncul (survey Home Tester tahun 2018). “Artinya, Chil Kid Soya sesuai untuk dikonsumsi si Kecil yang alergi dan memiliki nutrisi yang diperkaya, setara dengan kebaikan susu sapi untuk tumbuh kembangnya. Hadirnya varian madu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan si Kecil terhadap variasi rasa,” beber Helly.

Selebritas Astrid Tiar ternyata memiliki anak alergi, Anabel, dan dia mengaku putri sulungnya itu menyukai produk Morinaga Chil Kid Soya. “Anabel, selama ini paling cocok dan paling menyukai Morinaga Chil Kid Soya. Tapi namanya juga anak, dia bisa bosan juga. Untungnya Morinaga inovatif dalam menyediakan kelengkapan nutrisi anak dan meluncurkan varian baru yang kebetulan adalah varian favorit Anabel, yaitu madu,” ujar Astrid.

Astrid menambahkan, Anabel terbiasa mengonsumsi madu sejak kecil. “Jadi ia girang sekali sekarang karena susu favoritnya sudah punya varian madu,” tandas Astrid.

Nah, Bunda pastikan si Kecil mendapatkan asupan nutrisi optimal untuk menunjang tumbuh kembang optimal dan sebagai bekal mencetak pretasi. Jangan kalah dengan alergi! (HG)

Keren, Ubud Akan Jadi Destinasi Gastronomi Berstandar Global

Hidupgaya – Ubud memiliki pesona tersendiri dan selalu menjadi destinasi yang pantang dilewatkan di Bali. Wilayah asri yang menjadi bagian Kabupaten Gianyar, Bali, akan menjadi destinasi gastronomi berstandar global oleh UN World Tourism Organization (UNWTO).

Untuk keperluan verifikasi, tim UNWTO telah tiba di Indonesia. Mereka akan berada di Ubud untuk melakukan serangkaian penilaian lapangan. Tim itu akan bekerja selama lebih kurang 1 minggu untuk mempersiapkan menjadi destinasi gastronomi kelas dunia. Penilaian salah satunya dilihat dari keberagaman budaya dan bahan pangan lokal yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan apabila Ubud ditetapkan sebagai destinasi gastronomi dunia, hal itu akan menjadi yang pertama di dunia. Dalam temu media di Jakarta Arief menjelaskan, di wilayah lain, penetapan oleh UNWTO hanya parsial seperti restoran atau bidang kuliner tertentu saja. “Khusus untuk Ubud, kami bersama Pemkab Gianyar mengajukan daerah Ubud sebagai destinasi gastronomi secara holistik dan ini akan menjadi yang pertama di dunia,” ujar Arief dalam temu media di Kemenpar, Selasa (11/6).

Arief menambahkan, pengakuan internasional dibutuhkan agar pariwisata Indonesia kian meningkat dari segi kredibilitas, kepercayaan, dan kalibrasi. “Program destinasi gastronomi berstandar UNWTO akan menjadi salah satu pencapaian pariwisata Indonesia di level dunia,” imbuhnya.

Imbas positif dari pengajuan Ubud sebagai destinasi gastronomi dunia, sebut Arief, akan terjadi pemerataan ekonomi pariwisata hingga ke daerah pedesaan, termasuk untuk wisata kuliner. Menurutnya, pamor pariwisata kuliner selama ini masih rendah di kalangan wisatawan mancanegara dan hanya tinggi pada wisatawan dalam negeri. “Dengan adanya pengakuan UNWTO, pamor wisata kuliner diharapkan kian tinggi di kalangan wisman,” harapnya.

Arief menyebut, pengeluaran wisatawan umumnya 40% ada pada kuliner. Karena itu dalam peta industri pariwisata gastronomi atau kuliner memiliki potensi besar.

Di kesemoatan sama Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar Vita Datau menambahkan wisata gastronomi memiliki potensi besar untuk memeratakan pendapatan pariwisata dari hulu ke hilir. “Wisata gastronomi tidak hanya meliputi produk makanan atau kuliner tapi juga termasuk tempat penghasil bahan makanan, festival makanan, hingga budaya atau sejarah di balik suatu makanan,” ujar Vita.

Ubud, Jantung Budaya Bali

Selama ini Ubud dikenal sebagai salah satu tujuan destinasi di Bali yang kaya dengan warisan budaya, mulai dari cerita turun menurun dari leluhur, ritual adat istiadat, hingga kuliner terasa kental di sana.

Ubud adalah jantung budaya Bali. Daerah ini terletak di pegunungan yang sejuk, hanya satu jam perjalanan ke utara bandara dan resor di selatan Bali, kota pedesaan tradisional ini adalah rumah bagi keluarga Kerajaan Bali dan pusat seni yang berkembang. Sebagian besar museum dan galeri di Bali berpusat di Ubud.

Di sekitar Ubud, desa-desa di sekitarnya seperti Campuhan, Penestanan, Peliatan dan Batuan yang berspesialisasi dalam kerajinan tangan dan ukiran kayu yang dijual di seluruh pulau. Ada ratusan toko yang menjual barang antik, ukiran kayu, kerajinan tangan, tekstil, lukisan dan perhiasan serta beberapa museum seni terbaik di negeri ini, puluhan studio seni, pasar kerajinan lokal yang sangat baik, dan galeri yang menjual seni lokal dan internasional.

Vita Datau mengatakan pengembangan produk wisata gastronomi di Ubud akan banyak melibatkan peran pemerintah Kabupaten Gianyar dan pelaku industri pariwisata. Pemilihan Ubud menjadi destinasi gastronomi skala dunia karena kentalnya budaya kearifan lokal di sana.

Vita menyebut komitmen pemerintah daerah di sana juga menjadi penilaian 20 persen alasan Ubud menjadi yang terpilih. “Alasan lain adalah, kekuatan heritage yang ada di Ubud membuat wilayah itu punya ciri khas sangat lokal,” imbuhnya.

Tim UNWTO dalam melakukan verifikasi terhadao Ubud memiliki sejumlah tahapan. Pertama, melakukan inventarisasi aset dan atraksi gastronomi termasuk memetakan kesiapan industri dan pelaku usaha yang kemudian dibukukan dalam sebuah laporan dan diajukan ke UNWTO.

Kedua, penilaian oleh UNWTO dan dilakukan kick off proses verifikasi dan analisis melalui metode yang cukup detail.Termasuk wawancara kepada semua pemangku kepentingan gastronomi, produsen makanan dan minuman, hotel, restoran, chefs, inisiator food festival, pemerintah daerah, penyedia transportasi, akademisi, dan wisatawan lokal juga asing.

Proses di lapangan akan berlangsung 8 hari di Ubud, Gianyar, dan sekitarnya. Sedangkan questionares akan dilakukan online dan offline selama tiga minggu. Pada tahap ini juga dilakukan perencanaan dan strategi rekomendasi.

Ketiga, rekomendasi yang perlu diterapkan dan dilakukan oleh stakeholders untuk kemudian dilakukan penilaian kedua yang dijadwalkan awal Agustus 2019. “Jika semua proses dilakukan dengan benar, maka Ubud dapat dinyatakan sebagai destinasi gastronomi prototipe UNWTO, yang telah sesuai dengan gastronomy destination development guideline UNWTO,” ujar Vita.

Vita menambahkan, kearifan lokal di Ubud begitu kental. “Setiap hidangan yang disajikan ada ceritanya. Belum lagi berbagai upacara, ritual-ritual adat yang masih dipertahankan di sana,” ujarnya seraya menambahkan museum, sawah, pegunungan, kopi hingga ritual pertanian subak ada di Ubud. (HG)

Ramadan Midnight Sale Grand Indonesia Meriah, Kenaikan Transaksi 10%

Hidupgaya – Program belanja Ramadan Midnight Sale yang dihelat Grand Indonesia pada  31 Mei dan 1 Juni 2019 berlangsung meriah dan sukses. Program belanja sampai tengah malam ini memberikan diskon sampai dengan 70% di lebih dari 200 tenant yang berpartisipasi.

Program ini sempat tertunda. Jadwal semula 24 dan 25 Mei 2019 dimundurkan menjadi 31 Mei dan 1 Juni 2019.

Dinia Widodo, Public Relations Manager Grand Indonesia mengatakan meski acara midnite sale mundur, namun tak mengurangi antusiasme konsumen dalam berbelanja. “Dua hari kemarin seru dan ramai sekali. Para pengunjung sangat terlihat antusias dalam berbelanja sampai larut malam. Kami sangat senang dengan hasil dari Ramadan Midnigt Sale kali ini. Kenaikannya cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah pengunjung di selama dua hari naik sekitar 10%,” ujar Dinia seraya menambahkan sales captured dari para G Card Member yang melakukan earning point meningkat sebesar 30% dari tahun lalu.

Tak hanya penawaran diskon sampai dengan 70%, program belanja yang sold out di dua hari itu juga turut memeriahkan program Ramadan Midnight Sale. Konsumen dapat mengikuti program ini dengan mudah, yaitu dengan melakukan pembelanjaan senilai minimal Rp3.500.000 mereka berpeluang memenangkan hadiah berupa perjalanan ke Lisbon, Rabat serta Bangkok, gadget menarik serta voucher belanja yang tak kalah seru.

Selain program diskon dari tenant dan program belanja, kehadiran music performance juga dapat menghibur para pengunjung di Main Atrium East Mall lantai 1, yaitu Laid This Nite pada 31 Mei, dan Adhitia Sofyan dan My Own Music pada 1 Juni 2019. (HG)