Lanjut ke konten

Treasury Rilis Emas Edisi Koin Nusantara Berdesain Unik

05/08/2019

Hidupgaya – Emas tengah naik daun dan menjadi alternatif menabung yang likuid seperti halnya uang tunai. Emas dipercaya sejak zaman nenek moyang sebagai cara menabung yang dapat diandalkan.

Menurut data World Gold Council 2018, Indonesia menduduki peringkat ke delapan dengan permintaan emas terbesar di dunia, yaitu mencapai total 64,1 metrik ton. Dengan rincian 41,9 metrik ton berupa perhiasan dan 22,2 metrik ton emas batangan dan koin.

Minat masyarakat untuk memiliki emas tetap tinggi sekalipun harga logam mulia ini cenderung naik dari waktu ke waktu.

Nah, sebagai platform beli, simpan dan jual emas yang mendukung masyarakat untuk terus #PunyaSimpenan Emas, Treasury merilis emas 24 Karat dengan desain sarat nilai budaya, yaitu Koin Nusantara.

Koin Nusantara memiliki kandungan emas murni 99,99% dibalut dengan desain yang begitu indah, sehingga cocok untuk dijadikan koleksi dan simpanan jangka panjang yang bernilai lebih.

Menurut Narantara Sitepu, Head of Brand Development Treasury, edisi perdana Koin Nusantara terinspirasi dari idnar dan ragam budaya di Nusantara, yaitu Songket Pandai Sikek yang mewah dan Tenun Subahnale yang indah.

Koin Nusantara tersedia dalam dua edisi, yaitu: Koin Nusantara edisi 1 dinar Padang seberat 4,4 gram dan Koin Nusantara edisi 0,5 dinar Lombok seberat 2,2 gram.

Narantara menjabarkan, Koin Nusantara edisi 1 dinar Padang, terinspirasi dari indahnya bangunan Masjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang yang atapnya berbentuk gonjong, seperti rumah adat Minang atau Rumah Gadang. Berpadu dengan motif kain Songket Pandai Sikek yang mewah karena terbuat dari benang emas.

“Motif Pandai Sikek merupakan cerminan dari falsafah kehidupan yang dianut masyarakat adat Minang, yang biasanya dilambangkan dengan hewan, tumbuhan ataupun benda lainya yang memiliki makna tersendiri dari setiap desainnya,” urai Narantara.

Sedangkan Koin Nusantara edisi 0,5 dinar Lombok, terinspirasi dari pulau yang dikenal sebagai Pulau 1.000 Masjid.

Menurut Narantara, Masjid Islamic Center NTB menjadi inspirasi karena bangunannya yang terlihat begitu megah dengan kubah raksasa berwarna keemasan hijau tua bermotif Sasambo, yang mewakili tiga suku di NTB; Sasak, Samawa dan Mbojo.

“Dipadukan dengan motif kain tenun Subahnale yang memiliki ciri khas motif segi enam, dimana di dalam setiap motif tersebut, berisi berbagai corak, seperti bunga atau bentuk abstrak,” imbuh Narantara.

Nama Subahnale diambil dari kalimat Subhanallah, yang banyak diucapkan selama proses pembuatan kain.

Koin Nusantara dibuat dengan desain eksklusif yang khas dan diproduksi secara terbatas hanya sejumlah 1.000 keping, untuk kedua edisi.

Diharapkan Koin Nusantara bisa menjadi pilihan simpanan emas bagi masyarakat yang ingin memiliki simpanan emas bernilai lebih, memberikan imbal hasil yang
lebih baik saat kelak dijual kembali. (HG)

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: