Hidupgaya.co – Pemerintah akan memperluas ketersediaan alat kesehatan  (alkes) hingga ke berbagai daerah guna meningkatkan pemerataan layanan kesehatan di Indonesia, demikian disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat membuka IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Hal itu menjadi prioritas mengingat akses terhadap layanan kesehatan harus semakin mudah, berkualitas, dan terjangkau, dengan prioritas penguatan fasilitas kesehatan di luar Pulau Jawa.

“Itu sebabnya Kementerian Kesehatan akan membuka banyak alat kesehatan di daerah-daerah,” kata Menkes Budi di JIExpo Rabu (5/8). Budi,

Diakui, selama ini fasilitas kesehatan masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. “Ke depan, pemerintah akan memperkuat ketersediaan peralatan medis di klinik maupun rumah sakit di berbagai daerah,” tandas Menkes.

Menkes Budi Gunadi Sadikin membuka IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta (dok. Hidupgaya.co)

Lebih lanjut Menkes menyampaikan, kebutuhan alat kesehatan juga akan terus meningkat seiring berlanjutnya program cek kesehatan gratis yang dijalankan pemerintah.

Untuk memenuhi target cek kesehatan gratis, dibutuhkan dukungan peralatan diagnostik yang memadai agar layanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Menkes menekankan, alat kesehatan yang tadinya banyak tersedia di Pulau Jawa juga akan tersedia di klinik dan rumah sakit daerah agar aksesnya mudah.

Kesempatan sama Menkes menyoroti pentingnya inovasi teknologi diagnostik presisi. Peralatan generasi terbaru memungkinkan tenaga medis memperoleh hasil pemeriksaan lebih cepat dengan tingkat akurasi yang semakin baik.

Diagnosis yang lebih cepat menjadi penting karena memberi peluang bagi dokter untuk menentukan terapi sedini mungkin, terutama pada penyakit yang membutuhkan penanganan segera.

Terkait hal itu, Menkes Budi mengungkap modernisasi alat kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Peralatan diagnostik yang lebih modern dapat membantu dokter memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih cepat dan akurat sehingga keputusan terapi dapat diberikan lebih dini,” bebernya.

Selain diagnosis, inovasi juga bergerak ke arah pemantauan pasien yang lebih berkesinambungan. Karenanya, pemanfaatan teknologi digital memungkinkan kondisi pasien dipantau tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.

Menkes menekankan, solusi seperti telehealth dan sistem pemantauan digital dinilai dapat memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di daerah yang masih memiliki keterbatasan tenaga medis maupun fasilitas kesehatan.

Adapun perkembangan perangkat laboratorium modern turut mendukung pelayanan yang lebih efisien.

Pemeriksaan laboratorium yang semakin cepat dan akurat membantu mempercepat alur pelayanan, sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memperoleh hasil pemeriksaan yang menjadi dasar penentuan terapi.

Salah satu stan di IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta (dok. Hidupgaya.co)

Namun demikian, perkembangan teknologi tidak akan menggantikan tenaga kesehatan. “Berbagai perangkat modern berfungsi sebagai alat pendukung agar dokter dan tenaga medis dapat mengambil keputusan klinis dengan lebih cepat, tepat, dan berbasis data,” tandasnya.

Partisipasi 60 perusahaan dari 9 negara

CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menyampaikan IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 diikuti 60 perusahaan dari sembilan negara, Indonesia, Tiongkok, Singapura, Jepang, Korea Selatan, India, Jerman, Malaysia, dan Pakistan.

Beragam produk yang dipamerkan meliputi alat diagnostik, peralatan laboratorium, perangkat medis berteknologi tinggi, hingga solusi kesehatan digital dan telemedicine.

“Pameran ini menjadi wadah kolaborasi. Antara produsen, distributor, regulator, dan penyedia layanan kesehatan untuk mempercepat transfer teknologi,” cetus Daud.

Selain pameran produk, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 juga hadirkan seminar, lokakarya, business matching, dan pertemuan buyers.

IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta dibuka oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin (dok. Hidupgaya.co)

Daud menyampaikan, pameran ini juga menjadi momentum penting untuk mempercepat adopsi teknologi kesehatan terkini, mendukung transformasi sistem kesehatan di Indonesia, sekaligus membuka peluang investasi dan kemitraan bisnis yang lebih luas bagi industri alat kesehatan di masa depan.

IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 juga hadirkan bakti sosial pemeriksaan gigi gratis di booth Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta diskusi yang dilanjutkan dengan webinar dan diikuti sekitar 170 dokter gigi
untuk memperoleh Satuan Kredit Profesi (SKP).

Rangkaian acara turut dilengkapi sesi Home of Authentic Shaolin Traumatology bersama Dr. Anthony Toh dari Singapura serta presentasi ilmiah dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran yang membahas inovasi dan perkembangan terkini di bidang kesehatan. (HG)