Lanjut ke konten

Edukasi Pentingnya Pemilihan Sampah, PRAISE Sebar 100 Dropping Box

16/08/2018

Hidupgaya – Persoalan pengelolaan sampah, terutama di kota besar, masih menjadi tantangan besar. Saat ini, setiap orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 0,5 kg-0,7 kg sampah per hari.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat timbulan sampah di seluruh Indonesia pada 2017 mencapai 65,8 juta ton per tahun. Sementara itu, di Jakarta, tercatat bahwa volume sampah telah mencapai 6.500 ton-7.000 ton per hari, seiring dengan semakin meningkatnya populasi penduduk dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Itu hanya menghitung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.

Masalah lain yang dihadapi adalah, masyarakat belum begitu sadar pentingnya pemilahan sampah. Data Badan Pusat Statistik pada 2014 menunjukkan, tingkat perilaku memilah sampah di rumah tangga baru mencapai 18,84%.

Untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ini, Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment (PRAISE) menilai partisipasi masyarakat untuk mulai aktif memilah sampah harus terus digalakkan.

PRAISE merupakan sebagai sebuah asosiasi independen yang digawangi oleh enam perusahaan pendiri, yakni Coca-Cola, Indofood, Nestl, Tetra Pak, Danone, dan Unilever Indonesia. Salah satu inisiatif yang dijalankan PRAISE berkolaborasi dengan bermitra dengan Waste4change adalah menyebar 100 dropping box ke tempat-tempat publik sebagai kampanye dan aksi nyata mengatasi sampah di Jakarta.

Dropping box itu juga sebagai solusi sistem pengumpulan sampah kemasan yang bertujuan mengedukasi sekaligus membentuk kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah demi mendukung usaha daur ulang sampah kemasan.

Dropping box bentuknya mirip seperti tempat sampah pada umumnya. Berukuran 90 cm x 80cm x 20 cm, kotak sampah itu juga dilengkapi dengan pengelompokan berdasarkan jenis sampah. Keunikan lain ialah warna atraktif yang didominasi dengan warna hijau dipadu dengan warna lain yang tidak terlalu beku.

Selain warna yang mengundang perhatian, dinding sekeliling kotak juga penuh dengan informasi tentang sampah. Bagian atas kotak terdapat cara menggunakan tempat sampah itu. Bagian kanan dan kiri terdapat infografis tentang edukasi terkait dengan pemilahan sampah rumah tangga dan bahaya sampah jika tidak dikelola dengan bijak.

Jika dibandingkan dengan inisiatif pemilahan, pengangkutan dan pengelolaan sampah yang sudah ada sebelumnya, dropping box itu mempunyai beberapa perbedaan, yaitu:

1.Pemilahan sampah dilakukan langsung oleh pembuang sampah sesuai dengan pengelompokan yang sudah disediakan, yakni: kertas (kemasan karton, kertas, dan kardus) dan nonkertas (botol plastik, kaleng minuman, botol kaca, sachet, dan kantong plastik).

2. Sampah kemasan yang terkumpul akan diangkut secara berkala dan disalurkan kepada mitra Bank Sampah. “Kapasitasnya 15 kg dan itu bisa langsung angkut kalau penuh,” ujar pendiri Waste4change Mohamad Bijaksana Junerosano.

3. Setelah penyortiran, kemasan yang dapat didaur ulang akan disalurkan ke pabrik daur ulang, sedangkan residu (bahan yang tidak dapat didaur ulang) akan diserahkan ke mitra pengolah dari Waste4change sehingga sampah kemasan yang terkumpul tidak akan berakhir di landfill (TPS maupun TPA) untuk meringankan beban penumpukan sampah di kedua lokasi tersebut.

“Mengubah persepsi dan kebiasaan masyarakat mengenai sampah hal adalah yang penting. Perlu disadari bersama bahwa kunci dari bernilai atau tidaknya sampah terletak pada pemilahan sampah yang tepat. Sayangnya, perilaku memilah sampah pada masyarakat Indonesia masih rendah,” beber perwakilan PRAISE Sinta Kaniawati. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: