Hidupgaya.co – Yayasan WINGS Peduli meluaskan cakupan dengan hadirkan program Bank Sampah Karyawan di kantor WINGS Group di Cakung, Jakarta Timur. Program ini didampingi Bank Sampah Kartini 09, salah satu bank sampah binaan Yayasan WINGS Peduli.

Seva Nefertiti, perwakilan Yayasan WINGS Peduli, menyampaikan Bank Sampah Karyawan hadir untuk mendorong pemilahan sampah menjadi bagian dari gaya hidup berkelanjutan dengan mendekatkan karyawan pada sistem pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Kebiasaan memilah sampah akan tumbuh ketika masyarakat memiliki sistem yang memudahkan sekaligus memastikan sampah tersebut dikelola secara bertanggung jawab.

“Melalui program Bank Sampah Karyawan, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan pelaku daur ulang dapat membentuk ekosistem yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat,” tuturnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan regulasi pemerintah melalui UU No.18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang didukung Permen LHK No.14 Tahun 2021.

Regulasi tersebut menempatkan bank sampah sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi.

Sejak menjadi bank sampah binaan Yayasan WINGS Peduli pada 2023, Bank Sampah Kartini 09 telah mendapatkan berbagai pelatihan dan pendampingan teknis bersama Waste4Change.

Yayasan WINGS Peduli meluaskan cakupan dengan hadirkan program Bank Sampah Karyawan di kantor WINGS Group di Cakung, Jakarta Timur

Penguatan kapasitas tersebut memungkinkan pengurus Bank Sampah Kartini 09 tidak hanya mendampingi masyarakat di sekitarnya, tetapi juga memperluas peran sebagai mitra pelaksana dalam memberikan edukasi dan mengelola operasional Bank Sampah Karyawan WINGS Group.

Pendampingan Bank Sampah Karyawan diawali dengan sesi Sustainability Talk bersama pengurus Bank Sampah Kartini 09.

Dalam sesi tersebut, karyawan mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya pemilahan sampah, mekanisme operasional bank sampah, hingga perjalanan sampah setelah disetorkan.

Edukasi kemudian diperkuat melalui komunikasi rutin menggunakan WhatsApp Group serta kegiatan penimbangan bulanan.

Melalui kegiatan tersebut, karyawan dapat memperoleh pendampingan secara langsung.
Penimbangan dilakukan setiap bulan bersama Bank Sampah Kartini 09, yang mendampingi proses mulai dari penimbangan hingga pengelolaan tabungan bagi setiap nasabah.

Adapun material yang dapat disetorkan mencakup plastik, kertas, hingga material lainnya seperti kaleng dan minyak jelantah.

Selanjutnya, seluruh material yang terkumpul akan dijual Bank Sampah Kartini 09 kepada pelapak  sesuai jenisnya.

Material tersebut kemudian dijual kembali kepada industri daur ulang untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku.

Proses tersebut memastikan sampah dikelola secara bertanggung jawab sehingga dapat mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus memberikan nilai ekonomi dari sampah yang telah dipilah.

Hingga saat ini, program Bank Sampah Karyawan telah diikuti puluhan nasabah aktif.
Setiap kegiatan penimbangan berhasil mengumpulkan rata-rata 290 kilogram hingga mencapai 500 kilogram sampah terpilah.

Mona, salah satu karyawan WINGS Group mengaku termotivasi untuk mengajarkan kebiasaan memilah sampah kepada asisten rumah tangga (ART) di rumah.

Dia mengaku ada kesenangan tersendiri ketika berhasil memilah sampah, disetorkan dan melihat sampah menjadi saldo di buku tabungan.

“Ketika ada program ini, saya langsung mengajak ART di rumah untuk membantu pilah sampah, bukan cuma di rumah pribadi tapi juga mengajak orang tua dan adik untuk ikut berpartisipasi.” tutur Mona. (HG)