Hidupgaya.co – Indonesia masih menjadi salah satu pasar dengan potensi pertumbuhan paling menjanjikan bagi industri mainan dan produk bayi.
Didukung oleh populasi usia muda yang besar, meningkatnya daya beli masyarakat, serta pesatnya perkembangan sektor ritel dan ecommerce, Indonesia terus menjadi tujuan strategis bagi perusahaan internasional yang ingin memperkuat kehadiran mereka di kawasan Asia Tenggara.
Memanfaatkan momentum ini, ajang pameran akbar Jakarta International Baby Products & Toys Expo and Indonesia Stationery Expo (IBTE) 2026 bakal hadir 19–22 Agustus 2026 di Hall B & C, JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Platform bisnis terkemuka yang mempertemukan produsen, distributor, importir, peritel, pemilik merek, dan pelaku industri dari sektor mainan dan produk bayi dari berbagai negara, akan hadirkan ribuan produk inovatif sekaligus membuka berbagai peluang bisnis yang menjanjikan bagi pasar Indonesia dan Asia Tenggara.
Sebagai salah satu pameran terbesar di Indonesia yang berfokus pada industri produk bayi dan mainan, IBTE 2026 diikuti lebih dari 500 perusahaan global melalui lebih dari 1.000 booth pameran.
Menempati area pameran seluas 20.000 meter persegi dan ditargetkan menarik lebih dari 40.000 pembeli profesional internasional, pameran ini akan menampilkan lebih dari 100.000 produk baru dan tren terkini dari lima kategori utama, yaitu Trendy Toys, Toys, Baby Products, Stationery, dan IP Licensing.

Berbagai produk unggulan yang ditampilkan meliputi blind box, boneka plush, collectible cards, building blocks, mainan edukatif, mainan berbasis kecerdasan buatan (AI), produk perawatan bayi, produk ibu dan bayi, peralatan elektronik bayi, alat tulis, serta merchandise yang terinspirasi dari karakter berlisensi terkenal dunia.
Trendy Toys daya tarik utama
Kategori Trendy Toys diperkirakan akan menjadi salah satu daya tarik utama pada penyelenggaraan tahun ini.
Berbagai pemegang lisensi resmi akan menampilkan produk berdasarkan karakter dan franchise populer dunia seperti Crayon Shin-chan, Pokémon, Naruto, My Little Pony, Transformers, dan berbagai kekayaan intelektual (IP) ternama lainnya yang memiliki basis penggemar yang kuat secara global.
Selain itu, sejumlah peserta pameran juga akan memperkenalkan IP orisinal mereka sendiri, sehingga membuka peluang baru untuk kolaborasi dan distribusi di pasar internasional.
IBTE 2026 menjadi platform sourcing bagi para pembeli yang mencari produsen dengan kemampuan manufaktur dan rantai pasok yang komprehensif.
Banyak peserta pameran merupakan pabrik sumber (source factory) yang memiliki keahlian mulai dari desain produk, pengembangan cetakan (mold), produksi massal, hingga layanan OEM/ODM.
Kapabilitas ini memberikan fleksibilitas bagi distributor dan pemilik merek untuk mengembangkan produk eksklusif dengan standar kualitas yang kompetitif serta kapasitas produksi berskala besar.
Selain produk-produk utama, pameran ini juga akan menampilkan berbagai inovasi yang mencerminkan tren konsumen global saat ini, termasuk boneka plush berbasis AI, mainan koleksi, mainan penghilang stres, alat tulis kreatif, serta produk blind box yang terus meningkat popularitasnya di kalangan generasi muda.
Berbagai inovasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen modern yang mengutamakan kreativitas, interaksi, dan nilai koleksi.
Dalam kategori mainan, pengunjung akan menemukan berbagai produk yang ditujukan untuk semua kelompok usia, termasuk mainan edukatif, role-play toys, mainan remote control, smart toys, serta berbagai produk yang mendukung kreativitas dan perkembangan pembelajaran anak.
Kehadiran produsen dari berbagai pusat produksi mainan terbesar di dunia juga akan memberikan akses langsung bagi pebeli Indonesia terhadap rantai pasok yang efisien dan kompetitif.
Selain pameran, IBTE 2026 juga akan menghadirkan berbagai program pendukung, termasuk sesi business matching, kegiatan jejaring pembeli, seminar industri, product showcase, serta berbagai acara interaktif yang dirancang untuk mempertemukan para pelaku industri dan mendorong terciptanya kemitraan bisnis jangka panjang.
Harap dicatat: Pengunjung berusia di bawah 16 tahun tidak diperkenankan memasuki area pameran pada tanggal 19–21 Agustus. Pameran akan dibuka untuk umum pada 22 Agustus 2026. (HG)