Hidupgaya.co – Sempat viral dan dicari anak-anak muda penggemar rasa pedas, Indomie Goreng Cabe Ijo comeback, kembali dirilis ke pasar dengan sejumlah peningkatan, di antaranya lebih pedas, menggunakan cabai hijau asli, dan lebih gurih.
Varian Indomie terbaru ini siap memuaskan lidah para penggemar makanan pedas untuk ‘nambah lagi dan lagi’ berkat rasa gurih dan aromatik yang memanjakan lidah.
Cherie Anisa Nuraini, Senior Brand Manager Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk mengungkap, hadirnya kembali produk ikonis ini merupakan respons langsung terhadap tingginya permintaan konsumen alias Indomie Lovers yang telah lama menantikan momen kembalinya rasa favorit mereka di pasaran.
“Anak muda suka rasa pedas, mereka selalu mencari rasa baru yang lebih kompleks. Untuk menjawab hal itu, Indomie Goreng Cabe Ijo hadir lebih pedas, lebih gurih dengan rasa lebih kompleks tanpa menghilangkan karakter rasa cabai hijau,” kata Cherie di acara peluncuran Indomie Goreng Cabe Ijo di Urban Forest Jakarta Selatan, Rabu (10/6).

Menurutnya, anak muda mencari rasa cabai hijau yang segar beraroma. Meskipun tetap mempertahankan karakter utama menggunakan cabai hijau asli sebagai bahan dasarnya, Indomie versi terbaru ini dirancang dengan kompleksitas rasa yang lebih seimbang antara pedas, asin, dan gurih. Pokoknya pas tanpa berlebihan.
Cherie menambahkan, karakter rasa yang segar, gurih, dan kaya aroma dari cabai hijau menjadikannya elemen penting dalam berbagai hidangan tradisional dan masakan rumahan di berbagai daerah Indonesia.
Untuk memuaskan selera konsumen pemburu hidangan pedas, Indomie Goreng Cabe Ijo memadukan cita rasa cabai hijau asli Indonesia dengan racikan bumbu yang telah disempurnakan.
Hasilnya, produk ini menawarkan sensasi rasa yang lebih mantap, aroma yang lebih menggugah, serta warna khas cabai hijau alami kian memantik selera.

Tak dimungkiri, kehadiran cabai hijau merepresentasikan salah satu budaya makan masyarakat yang menghargai keseimbangan antara rasa pedas, gurih, dan kesegaran alami bahan pangan. “Semua itu bisa ditemukan di Indomie Goreng Cabe Ijo dengan rasa lebih gurih dan berani,” terang Cherie.
Selain ukuran reguler, varian favorit yang diburu konsumen kalangan muda ini, sengaja dihadirkan dalam kemasan jumbo dalam porsi yang lebih besar. “Agar konsumen lebih puas saat menyantapnya. Kalau nggak habis, bisa dibagi ke teman, jadi menikmati kebersamaan,” tandas Cherie.
Dipastikan Indomie Goreng Cabe Ijo diproduksi sesuai standar keamanan pangan yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Produk ini juga memenuhi Codex Standard for Instant Noodles serta sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikat halal.

Kesempatan sama, Ade Koerniawan, konsultan F&B dan food creator menyoroti fenomena warna hijau pada Indomie varian baru yang terbuat dari cabai hijau asli. “Warna hijau dalam cabai berasal dari pigmen klorofil (yang memberikan warna hijau) dan rasa pedas yang lebih ringan, tetapi aromatik. Ini menjadikan cabai hijau pilihan favorit untuk berbagai masakan khas Nusantara,” tuturnya.
Yang membedakan cabai hijau dengan cabai lainnya, sebut Ade, karena cabai hijau ada sensasi wangi dan sedikit juicy. Tak heran, cabai hijau kerap menjadi inspirasi dan dimanfaatkan dalam berbagai kreasi kuliner modern, termasuk mi instan.
Menurutnya, tren kuliner masyarakat terus mencari rasa yang lebih autentik dan berani. “Itulah alasan cabai hijau kian populer dan selalu dicari, karena menawarkan pengalaman rasa yang kaya namun tetap familiar,” ulas Ade yang juga berprofesi sebagai chef.
Dia memuji kejelian Indomie dalam menciptakan varian Mi Goreng Cabe Ijo. “Kekayaan rasa yang autentik tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dihadirkan kembali dalam format yang lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat modern,” pungkasnya. (HG)