Hidupgaya.co – Memperkenalkan beragam jenis kuliner khas Indonesia kepada anak ‘zaman now’ merupakan hal yang tidak mudah. Meski demikian, hal ini kerap dilakukan agar anak tidak merasa bosan atau bahkan mengadopsi perilaku picky eater.

Padahal, kuliner nusantara dengan keberagamannya terbuat dari bahan baku yang kaya akan nutrisi dan rempah sehingga dapat membawa manfaat kesehatan bagi anak. Selain melatih indra pengecap anak, mengenali ragam santapan khas Indonesia akan menambah wawasan anak akan kuliner yang merupakan warisan budaya tanah air.

Ilustrasi menu gado-gado (dok. istimewa)

Terkait hal ini, Calvin Hartono selaku pemilik Gado-Gado Boplo sepakat bahwa memperkenalkan makanan tradisional kepada anak bukanlah perkara sederhana. “Diperlukan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kebiasaan makan anak hingga pada nantinya anak dengan mudah menerima jenis kuliner yang bermacam-macam,” ujarnya.

Untuk itu, imbuh Calvin, Gado-Gado Boplo hadir dengan menawarkan berbagai jenis makanan tradisional untuk mendukung para orang tua dalam menambah wawasan kuliner buah hati.

Berikut cara memperkenalkan makanan tradisional kepada anak ala Gado Gado Boplo. Bisa jadi panduan nih, silakan simak ya:

  1. Eksplorasi menu yang sesuai dengan lidah anak

Sebagai langkah awal, mulailah dari jenis santapan dengan tipe penyajian dan palet rasa yang menyerupai hidangan favorit anak. Misalnya, apabila anak menyukai makanan berkuah seperti soto ayam, kamu bisa eksplorasi menu dari hidangan serupa seperti rawon, sop buntut, soto mie, hingga soto betawi. Dengan demikian, anak diajak untuk secara perlahan memperluas wawasan kulinernya mulai dari rasa yang familiar di lidahnya dan lambat laun akan terbuka dengan jenis kuliner yang berbeda.

2. Tambahkan koleksi camilan tradisional di rumah

Salah satu jurus jitu menghadapi suasana hati anak yang cranky adalah dengan menyediakan camilan di rumah. Nah, momen menikmati camilan ini bisa kamu manfaatkan dengan memberikan camilan tradisional yang beragam jenisnya. Apabila si kecil menyukai makanan dengan cita rasa yang gurih dan asin, kamu bisa membeli stok persediaan camilan seperti pangsit kuah maupun goreng, lumpia, hingga siomay. Selain itu, ada juga jenis minuman manis dan segar yang cocok untuk dicoba oleh anak sebagai pengganti es krim, seperti es cincau, es markisa, es cendol, ataupun es campur.

3. Kenali lebih jauh kisah di balik hidangan yang disantap

Dalam memperkenalkan hal baru kepada anak, belum lengkap rasanya apabila kita tidak mencari tahu cerita di baliknya, dalam hal ini menu makanan atau minuman. Manfaatkanlah berbagai macam media yang tersedia seperti internet dan buku untuk mengetahui sejarah di balik makanan tersebut. Psst, makanan tradisional Indonesia menyimpan banyak cerita dan legenda, lho! Eksplorasi juga video terkait proses pembuatan hidangan tersebut. Dengan demikian, rasa keingintahuan si kecil yang besar dijamin tergelitik dan ingin belajar lebih lanjut soal kuliner Indonesia.

4. Jadwalkan wisata kuliner rutin yang ramah anak

Agar belajar seputar masakan tradisional semakin asyik, agendakan kegiatan wisata kuliner secara berkala bersama keluarga maupun teman-temannya. Kunjungi pusat jajanan dan kuliner yang ada di sekitar tempat tinggalmu agar wawasan kuliner anak semakin luas. Jangan khawatir, kamu bisa dengan nyaman mengunjungi gerai Gado-Gado Boplo terdekat yang juga menyediakan berbagai macam makanan tradisional khas daerah-daerah di Indonesia yang ramah anak. Mulai dari aneka hidangan nasi, sop, soto, sate, mie, dan beragam santapan lainnya untuk dikenalkan pada si Kecil.

Nah, agar wisata kuliner semakin seru, jangan lupa isi saldo ShopeePay karena sampai tanggal 27 Februari mendatang, Gado-Gado Boplo dan ShopeePay menghadirkan voucher cashback hingga 100% melalui kampanye ShopeePay Day dan Shopee Mantul Sale. Selain itu, Gado-Gado Boplo juga tersedia di layanan pesan antar seperti ShopeeFood. (HG)