Lanjut ke konten

Pameran WARISAN Datang Lagi, Pembeli Bisa Dapat Garansi Barang Asli

15/08/2019

Hidupgaya – Bagi pencinta wastra Nusantara seperti batik dan tenun asli bersertifikat dan bergaransi, jangan lewatkan pergelaran Pameran Wasiat Agung Negeri Nusantara (WARISAN) yang akan dihelat pada 22-25 Agustus 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Memasuki tahun ke empat perhelatan premium ini mengusung tema “Citra Bahtera Nusantara” dengan menampilkan 3 wasiat Indonesia, yaitu batik, tenun & mutiara.

Direktur Mediatama Binakreasi Umi Noor Wijiati mengatakan tahun ini Pameran WARISAN menampilkan kurang lebih 130 stan dengan produk batik, tenun dan mutiara yang berkelas dan bergaransi serta dijamin keasliannya. “Batik yang akan ditampilkan hanyalah batik dari hasil penggunaan malam panas 100 persendengan aplikasi batik tulis, cap atau kombinasi (tulis dan cap),” ujar Umi dalam temu media di Jakarta, Rabu (14/8).

Pameran ini juga menghadirkan pula hasil karya tenun NTT dab songket Palembang yang terkenal mewah.  Seperti tahun sebelumnya, kali ini juga dipamerkan mutiara laut Indonesia asli dan tersertifikasi.

Produk yang akan dipamerkan di Pameran WARISAN telah melalui proses kurasi yang dilakukan oleh tim kurator yang terdiri dari Komarudin Kudiya (kurator batik), Romi Oktabirawa (kurator batik), Dudung Alie Syahbana (kurator batik), Zainal Arifin (kurator tenun), dan Ratna Zhuhry (kurator mutiara)

Umi optimistis pameran kali ini bisa mencapai target transaksi Rp20 miliar naik dari Rp12,37 miliar pada 2018. “Diharapkan 10 ribu pengunjung datang ke pameran yang berlangsung 4 hari. Kami tambah 1 hari dari pameran sebelumnya cuma 3 hari,” ujar Umi. Tahun lalu pengunjung yang datang ke Pameran WARISAN mencapai 6 ribu orang

Umi menekankan, tahun ini panitia mengenakan tiket masuk pameran Rp100 ribu per orang. “Namun bagi pengunjung yang mengenakan batik, tenun atau mutiara, maka tiket masuknya gratis,” ujarnya.

Mediatama Binakreasi selaku penyelenggara pameran menggaransi peserta yang ikut serta dalam perhelatan ini hanya menjual produk asli. “Bagi yang kedapatan menjual produk tiruan akan dikenakan sanksi, yaitu membayar dua lali lipat dari harga jual ke konsumen dan tahun depan tak diizinkan ikut pameran lagi. Kurator yang akan menentukan apakah produk yang dijual itu asli atau palsu,” tandas Umi.

Komar sebagai kurator batik menegaskan, para peserta pameran diminta meneken pakta integritas yang menyatakan produk yang mereka jual memang asli. “Kami kurasi dan sesekali akan sidak ke peserta secara acak,” imbuhnya.

Komar menambahkan, pembeli bahkan bisa minta sertifikat keaslian saat membeli produk. “Pembeli bahkan bisa menunjukkan produk yang dia beli kepada kurator untuk mengecek keasliannya. Jika terbukti palsu, maka penjual kena denda 200% atau dua kali lipat dan harus membayar ke pembeli,” bebernya.

Mutiara sebagai Mas Kawin dan Investasi

Sedangkan Ratna, kurator mutiara mengatakan, Pameran WARISAN berupaya memaparkan anak-anak generasi milenial dengan mutiara. “Kalau bisa mahar dan mas kawin diganti mutiara, tidak melulu emas,” ujarnya.

Menurut Ratna, mutiara Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. “Mutiara bisa diwariskan ke anak cucu dan memiliki nilai tersendiri yang tak lekang oleh zaman,” papar kolektor mutiara dari berbagai negara ini.

Pamor mutiara di Indonesia diakui masih kurang kinclong dibandingkan batu mulia lain, misalnya berlian. “Tapi di balai lelang internasional semacam Christie’s mutiara yang dilelang mencapai angka fantastis US$400.000.

Untuk menjaga mutiara dalam kondisi baik, Ratna menyarankan untuk menjauhkan dari wewangian atau parfum. “Kalau terkena wewangian selekasnya cuci dengan air mineral dan keringkan dengan kain lembut. Jika tak dirawat, warna mutiara bisa pudar di masa mendatang,” pungkas Ratna. (HG)

 

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: