Skip to content

Bergabung di Komunitas Ringankan Stres Pasca-Melahirkan

08/12/2017

Hidupgaya – Angka ibu yang mengidap gangguan kejiwaan pasca-melahirkan ternyata tak bisa dipandang sebelah mata. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), depresi yang terjadi setelah melahirkan atau postpartum depression adalah masalah umum yang memengaruhi sekitar 13 persen perempuan di seluruh dunia. Di negara berkembang, angka ini pun lebih tinggi lagi, yaitu sekitar 19,8%.

Kondisi ini jelas tidak bisa dipandang remeh mengingat ibu yang mengidap gangguan kejiwaan pasca-melahirkan tidak mampu menjalankan kewajibannya sehingga dapat berimbas pada pertumbuhan bayi.

Tak bisa dimungkiri, hampir semua perempuan dapat mengalami stres selama kehamilan dan pada tahun pertama setelah melahirkan. Banyak elemen yang meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini dan salah satunya adalah
dukungan sosial yang rendah. Ditambah dengan dukungan keluarga yang kuat, memiliki komunitas sosial yang suportif menjadi suatu faktor pelindung, terutama bagi para ibu.

Menurut psikolog keluarga Vera Itabiliana, sesudah melahirkan, para ibu biasanya mengalami banyak hal yang memicu stres. Mengapa? Karena menjadi ibu membawa perubahan besar pada kondisi pribadi perempuan, seperti merasa kehilangan kebebasan dan kecemasan terkait kondisi anak.

“Berbeda dengan lelaki, perempuan menyikapi stres dengan respons ‘tend and befriend’ sehingga perempuan menjadi lebih perhatian terhadap kebutuhan bayinya serta senang berkumpul dan melakukan kontak sosial untuk mendapatkan dukungan,” kata Vera di sela-sela peluncuran #OramiBirthClub di Pacific Place Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Vera, peran komunitas pentaing karena dengan bergabung di komunitas para ibu dapat melakukan kontak sosial yang memicu timbulnya hormon oxytosin untuk meminimalisasi efek hormon stres atau kortisol.

“Bersosialisasi dan berkomunitas, terlebih di kalangan perempuan, baik untuk kesehatan. Dukungan keluarga dan komunitas yang kuat niscaya dapat mengurangi risiko gangguan mental pasca-melahirkan,” imbuh Vera.

Dalam kesempatan yang sama Marketing Communication Manager Orami Wiliyanti Sung mengatakan pihaknya ingin lebih fokus dalam mendukung para ibu lewat komunitas #OramiBirthClub dengan mengumpulkan
para ibu yang melahirkan di tahun yang sama.

“Kami akan mengajak mereka untuk berbagi informasi dan mendukung satu sama lain,” ujar Wiliyanti.

Banyak hal yang akan didapat dengan menjadi bagian dari #OramiBirthClub, seperti artikel parenting tentang perkembangan anak usia 0-1 tahun, konsultasi secara live dengan para ahli terkait dengan tumbuh kembang bayi, privilege khusus di setiap acara Orami dan promo spesial untuk barang-barang ibu dan bayi.

“Hal ini dilakukan agar para ibu tidak ketinggalan informasi terbaru. #OramiBirthClub akan menjadi agenda tahunan Orami yang akan diawali pada tahun ini,” imbuhnya.

Wiliyanti menambahkan, dalam rangka menyambut Hari Ibu di bulan ini, para ibu yang melahirkan pada tahun 2017 diajak untuk bergabung dalam angkatan pertama #OramiBirthClub. Banyak yang dapat dilakukan oleh para ibu dengan menjadi bagian #OramiBirthClub.

Untuk bergabung dalam #OramiBirthClub, para ibu wajib mendaftarkan bayinya di http://www.orami.co.id/oramibirthclub pada 11-20 Desember. Sebanyak 30 para ibu yang beruntung akan mendapatkan hadiah total senilai Rp36 juta. Sedangkan 1.000 pendaftar pertama berhak mendapatkan voucher belanja senilai Rp100.000 (S&K berlaku). Pemenang akan diumumkan pada Hari Ibu, 22 Desember mendatang. Nah, silakan ikutan ya! (HG)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: