Skip to content

Miya Alexa, Perempuan Berwajah Paling Proporsional di Indonesia

08/12/2017

Hidupgaya – Masih ingat ajang MAAT Golden Ratio Search yang dihelat baru-baru ini? Ini merupakan ajang pencarian pertama di Asia Pasifk dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang proporsi dan daya tarik wajah dan sebagai bagian dari ajang peluncuran pedoman medis pertama yang membahas pendekatan holistik perawatan kecantikan untuk membentuk wajah Asia yang proporsional.

Ajang Pencarian MAAT Golden Ratio ini dilakukan di 11 negara dan menunjukkan bahwa wajah proprosional tidak memandang suku atau pun batas geografis. Ajang pencarian ini diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Miya Alexa (dok. miyaalexa.com)

Ajang pencarian se-Asia ini merupakan upaya Merz mengaplikasikan sains dalam dunia kecantikan. Menurut Marketing Manager Merz Indonesia, Hansen Gandhi, MAAT Golden Ratio Search menggunakan ilmu pengukuran dan memberikan pemahaman bahwa bentuk wajah proporsional merupakan bagian dari kecantikan.

“Wanita yang memahami proporsi dan bentuk wajahnya akan mampu menyesuaikan penampilan sehingga cocok dengan diri sendiri dan mampu tampil percaya diri,” kata Hansen dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan bahwa Miya Alexa (Mitania Hendayani) merupakan wanita berwajah paling proporsional di antara 38 partisipan lainnya dari Indonesia.

Di Indonesia, ajang Pencarian Golden Ratio ini diadakan selama tiga bulan dan ditutup pada 30 September 2017. Dari 38 partisipan Indonesia berusia antara 21-58 tahun, ditemukan bahwa bentuk wajah oval (70%), persegi (5%), bulat (8%), segitiga terbalik (3%) dan oblong/lonjong (3%) merupakan wajah yang paling umum.

Sedangkan di antara 3.000 partisipan Asia Pasifik berusia antara 21-64 tahun, ditemukan bahwa bentuk wajah oval (67%), persegi (13%), bulat (9%), segitiga terbalik (7%), dan oblong/ lonjong (5%) .

“Ajang pencarian ini mengukur wajah peserta berdasarkan golden ratio (proporsi panjang dan lebar wajah), proporsi horisontal wajah, dan proporsi simetri wajah untuk menemukan wajah yang paling proporsional. Hasilnya, wajah yang dinilai paling proporsional memiliki bentuk oval,” imbuh Hansen.

Para dokter kecantikan berkesimpulan bahwa bentuk wajah oval merupakan yang paling ideal untuk wanita Asia. Untuk itu, pedoman medis terbaru dan pertama dari Merz diharapkan dapat membantu dokter kecantikan membentuk wajah Asia proposional.

Buku pedoman tersebut berisikan rekomendasi cara-cara terbaik untuk membentuk wajah dan beragam perawatan kecantikan untuk mengubah wajah bagian atas, tengah, dan bawah, termasuk strategi-strategi dalam menciptakan wajah Asia yang berbentuk oval.

Buku pedoman tersebut juga berisikan tentang beragam prosedur enhancement (memperbesar), restoration (pemulihan), dan beautification (mempercantik) yang tepat untuk wajah Asia.

Menurut Kevin Maharis, seorang dokter estetik yang juga bertindak sebaau salah satu juri dari Indonesia dalam ajang MAAT2 Golden Ratio Search, agar para dokter kecantikan mampu memberikan hasil yang optimal, perlu dilakukan perawatan yang menggabungkan beberapa terapi kecantikan.

Kevin menambahkan, pedoman medis yang sudah ada saat ini lebih banyak fokus pada perawatan kecantikan untuk pasien Kaukasia . Sedangkan, jumlah pedoman yang membahas secara detil mengenai perawatan kecantikan, rekomendasi, dan prosedur pengubahan bentuk wajah yang cocok untuk pasien Asia khususnya Indonesia agar mendapatkan bentuk wajah oval yang ideal masih sangat sedikit.

“Dokter kecantikan di Indonesia perlu memahami anatomi dan karakterisktik wajah wanita Asia agar dapat memberikan rekomendasi yang cocok,” kata Kevin di kesempatan yang sama.

Miya, yang dinobatkan sebagai wajah paling proporsional di Indonesia, mengisahkan selama mengikuti ajang pencarian MAAT Golden Ratio ini, dia mengikuti beberapa rangkaian penghitungan mulai dari proporsi bentuk wajah dan bentuk estetikanya. “Saya senang berhasil terpilih menjadi wanita Indonesia yang memiliki wajah cantik paling proporsional. Selain itu, saya juga dinyatakan memenuhi syarat utama yakni belum pernah melakukan perawatan khusus kecantikan seperti filler atau botulinum toxi (botox) maupun operasi plastik,” ujar pembawa acara profesional berusia 32 tahun ini.

Kevin menambahkan, di Asia, banyak pasien yang mulai melakukan perawatan kecantikan sejak masih muda. Mayoritas melakukan perawatan untuk mengubah, mempercantik, atau memperbaiki bagian wajah yang dianggap kurang proposional.

Miya Alexa (dok. miyaalexa.com)

Dokter kecantikan ini mengungkap, pasien Kaukasia biasanya melakukan perawatan wajah agar tampil lebih muda atau menghilangkan masalah yang muncul akibat penuaan. “Ini tentunya akan menjadi tantangan apabila para dokter kecantikan menangani pasien Asia, sebab beda bentuk wajah beda pula masalah dan rekomendasi perawatan yang perlu diberikan kepada pasien,” ujarnya.

Untuk membantu para dokter kecantikan dalam menangani pasien, Merz Aesthetics telah meluncurkan sebuah pedoman medis terbaru dan pertama yang dapat membantu dokter kecantikan membentuk wajah Asia proporsional dalam acara Pertemuan Tahunan ke-38, International Society for Dermatological Surgery (ISDS) 2017. (HG)

Iklan

From → Latest News

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: