Lanjut ke konten

Waspadai Titik Putih di Mata Bayi

10/08/2015

Waspadai titik putih yang muncul di bola mata bayi karena bisa jadi itu pertanda awal penyakit kanker mata.

Penyakit yang masih jarang dijumpai ini disebut retinoblastoma dan biasanya terjadi pada balita. Bila tidak dirawat di tahap awal maka sang jabang bayi bisa kehilangan matanya.

mata bayi

Para pemerhati penyakit kanker di Inggris sekarang sedang berkampanye ke publik mengenai bahaya retinoblastoma dan memberitahu langkah apa saja yang bisa diambil orang tua untuk mendeteksi dini penyakit ini.

Pertanda retinoblastoma yang paling umum adalah munculnya ‘sinar putih’ atau titik putih di bola mata bayi yang mirip seperti mata kucing dalam foto. ‘Sinar’ tersebut dipicu oleh refleksi sinar dari tumor yang tumbuh di dalam mata bayi.

Seorang ibu di Inggris, Ali Fryer menceritakan pengalamannya ketika bayi perempuannya, Darcey menderita retinoblastoma. “Seseorang memberitahu saya ia melihat adanya sinar putih di mata kanan Darcey lalu dia menyarankan saya untuk pergi ke dokter umum. Saya lalu bawa Darcey ke dokter besok paginya dan kami langsung dikirim ke dokter spesialis mata. Sore harinya kami mendapat konfirmasi,” ujar Fryer.

Saat itu Ali belum pernah mendengar kondisi retinoblastoma dan keluarganya pun bingung apa yang akan terjadi dengan anak bayinya.

Pentingnya deteksi dini

Sang bayi lalu menjalani perawatan kemoterapi di Rumah Sakit Great Ormond Street dan dia juga menjalani pemeriksaan rutin dengan obat bius di Rumah Sakit Royal London.

“Kalau saja tumornya lebih besar satu derajat, maka matanya harus diambil,” ujar Ali. “Pada saat itu ada kemungkinan enam bulan kemoterapi akan menyembuhkan kondisinya.”

Saat ini Darcey punya kesempatan 50 persen untuk tidak kehilangan mata kanannya. Namun, dikhawatirkan tumor akan tumbuh di mata kirinya walaupun kemungkinannya cukup kecil.

Sementara itu terapi kemoterapi yang dijalani Darcey berhasil menciutkan tumornya, namun dia harus menghadapi beberapa efek samping seperti kerontokan rambut dan kekeringan kulit.

Retinoblastoma muncul di satu dari 20 ribu bayi yang lahir tiap tahunnya. Sebenarnya 98 persen dari balita yang dirawat akan kembali sehat, namun banyak kasus yang telat dirawat sehingga sekitar 80 persen balita yang kena penyakit ini terpaksa harus kehilangan matanya.

Menurut Dokter Ashwin Reddy, tumor dalam mata bisa mematikan, sehingga dia menekankan pentingnya deteksi dini. “Bila anda dapat memperhatikan adanya sinar putih atau titik putih makan ini bisa menjadi sebuah langkah yang bagus karena tumor masih belum begitu membesar dan kita tidak perlu mengambil matanya,” ujar Reddy seperti dilansir BBC. “Kami tidak bermaksud menyebar kepanikan kepada orang tua namun mereka bisa mencegah kematian bila anak mereka diperiksa lebih awal.”

Sumber: http://www.dokterdigital.com

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: