Lanjut ke konten

Wah, Balon Ini Bikin Langsing dengan Cepat

10/08/2015

Lembaga Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui penggunaan alat penurun berat badan, yang disebut balon perut (belly balloon). Balon ini diisi dengan larutan steril hingga mengembang dan ditanam dalam perut tidak lebih dari 6 bulan, yang efektif membuat orang merasa kenyang.

balon perut

Amerika, dan sejumlah negara di dunia, berjuang untuk membuang kelebihan berat badan. Terkait dengan upaya ini, FDA menyetujui perangkat balon yang ditanam di perut untuk mengatasi obesitas.

The ReShape Integrated Dual Balloon System (ReShape Dual Balloon), demikian nama alat ini, bekerja dengan mengambil ruang di perut dan menyebabkan perasaan yang penuh (kenyang). Orang diharapkan akan menggunakan perangkat tidak lebih dari enam bulan, jelas FDA dalam keterangannya.

Perangkat ini ditanam kembali di dalam perut melalui mulut selama prosedur rawat jalan invasif minimal menggunakan endoskop. Prosedur ini biasanya memakan waktu kurang dari 30 menit dan dilakukan sementara pasien berada di bawah obat penenang ringan.

Setelah ditanam, perangkat balon mengembang dengan larutan steril, jelas FDA.

Perangkat ini tidak mengubah anatomi alami perut, menurut badan tersebut. Pasien diminta untuk mengikuti rencana diet dan olahraga yang diawasai secara medis, untuk membantu pasien menurunkan berat badan sementara perangkat balon ditanam di perut mereka dan mempertahankannya setelah perangkat diangkat.

“Perangkat balon baru ini menyediakan dokter dan pasien pilihan bukan-bedah baru yang dapat dengan cepat ditanamkan, tidak permanen, dan dapat dengan mudah diangkat,” kata Dr. William Maisel, direktur Office of Device Evaluation at the FDA’s Center for Devices and Radiological Health seperti dilansir Webmd.

Tidak bisa dipakai semua orang

Di bawah persetujuan FDA, penggunaan perangkat ini terbatas pada pasien obesitas dengan satu atau lebih kondisi yang berhubungan dengan obesitas seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes. Itu juga ditujukan bagi mereka yang telah gagal dalam usaha untuk menurunkan berat badan melalui diet dan olahraga saja.

“Bagi mereka dengan obesitas, penurunan berat badan yang signifikan dan pemeliharaan  penurunan berat badan sering memerlukan solusi kombinasi termasuk upaya untuk memperbaiki pola makan dan kebiasaan olahraga,” kata Maisel.

Persetujuan terhadap ReShape Dual Balloon didasarkan pada studi yang melibatkan 326 orang gemuk, berusia 22 sampai 60, dengan setidaknya satu kondisi kesehatan yang berhubungan dengan obesitas. Sebanyak 187 peserta yang menggunakan perangkat itu kehilangan rata-rata lebih dari 14 pon atau 6,8 persen dari total berat badan mereka, pada saat perangkat telah diangkat.

Pasien yang tidak menerima perangkat ini kehilangan sekitar setengah jumlah berat, sekitar 3,3 persen dari total berat badan mereka, kata FDA. Enam bulan setelah perangkat diangkat, pasien mempertahankan kehilangan berat badan rata-rata hampir 10 pon berat badan mereka yang hilang saat perangkat ditanam.

Namun perangkat ini memiliki sejumlah efek samping. Termasuk beberapa ketidaknyamanan terkait dengan sedasi yang diperlukan selama prosedur penyisipan, dan “kasus yang jarang terjadi” seperti reaksi alergi parah, serangan jantung, kesulitan infeksi dan pernapasan, kata lembaga itu.

“Setelah perangkat ditanam di perut, pasien mungkin mengalami muntah, mual, nyeri perut, luka pada lambung dan perasaan gangguan pencernaan,” tambah FDA.

Perangkat yang dibuat oleh Reshape Medical Inc di California – tidak boleh digunakan pada orang yang melakukan operasi pencernaan atau penurunan berat badan sebelumnya, telah didiagnosis dengan usus atau penyakit radang usus, hernia hiatal besar, gejala pengosongan lambung tertunda atau infeksi aktif Helicobacter pylori, wanita hamil, atau orang-orang yang menggunakan aspirin setiap hari. (www.dokterdigital.com)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: