Lanjut ke konten

Wuih, Aksi Gundul Berjamaah Raup Donasi Rp2 Miliar

07/09/2015

Aksi solidaritas untuk pasien kanker Shave for Hope 2015 yang dihelat Minggu (6/9) berhasil mengumpulkan donasi Rp2,034 miliar,  jauh melampaui target Rp500 juta.

Aksi mencukur rambut pendek hingga botak ini diikuti oleh para selebriti dan masyarakat Indonesia, yang rela antre dari pagi hingga malam demi donasi untuk pasien kanker. Setiap satu kepala yang dicukur dihargai Rp100 ribu oleh para donatur.

Dana tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI) untuk membantu pengobatan anak-anak penderita kanker di Indonesia.

Jika pada 2013 silam, Edi Brokoli rela mencukur habis rambut demi aksi kepedulian untuk anak penderita kanker, maka tahun ini terdapat 10 artis yang ikut serta. Mereka adalah Indra Bekti, Sogi Indra Dhuaja, Tora Sudiro, Danang Postman, Adit Insomnia, Ananda Omesh, Betrand Antolin, Rhesa (Endah N Rhesa), Alexander Thian, dan Asty Ananta.

Indra Bekti mengaku rela menjadi botak agar anak-anak pasien kanker bisa terus tersenyum. Hal senada dituturkan pelawak Sogi yang juga siap botak demi kepedulian terhadap anak-anak penderita kanker.

Asty Ananta juga tak mau kalah dengan beberapa artis pria lain yang juga mencukur rambut. “Sudah 20 tahun lebih aku enggak pernah potong pendek, namun kali ini sangat ingin membantu adik-adik yang berjuang melawan kanker,” ujarnya.

Tahun ini Shave for Hope menargetkan 5 ribu shave, diharapkan terkumpul Rp500 juta donasi untuk pengobatan anak-anak penderita kanker. Namun pencapaian donasi jauh melampaui target. “Sampai ditutup pukul 22.00  kita optimis bisa tembus Rp2 miliar,” kata Titi Nurmalasari, humas Shave for Hope 2015.

Sumbangan terbesar, kata Titi, didapat dari aski pengumpulan karyawan Garuda Indonesia dan Pertamina untuk memotong rambut masing-masing direkturnya. Aksi ini berhasil menyumbang sekitar Rp350 juta.

Aksi Shave for Hope saat digelar pada 2013 berhasil meraup donasi Rp1,1 miliar. “Anak-anak penderita kanker terkadang harus mengalami kebotakan rambut akiat efek dari pengobatan kemoterapi. Program ini ikut menyemangati bahwa mereka tidak sendiri,” kata Steny Agustav, penggagas Shave for Hope di Indonesia. (www.dokterdigital.com)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: