Lanjut ke konten

Kenali Bahaya Kesehatan Menelan Beras Plastik

24/05/2015

Kita prihatin mendengar beras palsu yang terbuat dari plastik beredar luas di pasaran, dan tak sengaja dikonsumsi masyarakat. Kita tahu, komponen dari plastik tak layak dikonsumsi tubuh. Sistem pencernaan kita tidak akan mencerna makanan yang mengandung plastik ini dengan sempurna.

beras plastik beras asli

Risikonya bila kita menelan bahan makanan mengandung plastik, secara akut bisa saja terjadi gangguan langsung pada sistem pencernaan. “Makanan yang mengandung plastik akan butuh lama berada di dalam lambung kita. Hal ini akan menimbulkan rasa begah, penuh dan cepat kenyang. Gangguan yang terjadi selanjutnya bisa juga terjadi mual dan bahkan muntah,” kata Ari Fahrial Syam, Spesialis Gastroenterologi Divisi Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia-RSCM menanggapi mengenai maraknya peredaran beras palsu yang terbuat dari plastik yang kian meresahkan.

Risiko menelan beras plastik bukan cuma itu saja. Bisa saja komponen dari plastik tersebut mengiritasi sistem pencernaan kita. “Proses pembuangan dari makanan yang mengandung plastik juga bisa membuat masalah bisa terjadi diare atau malah susah buang air besar,” imbuhnya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Sucofindo ternyata ada unsur phthalat dalam kompenen beras palsu dari Bekasi (Jawa Barat) tersebut. Phthalat bisa diserap oleh usus manusia, masuk ke dalam darah dan sampai di hati.

Memang sebagian besar zat ini akan dikeluarkan melalui kencing sehingga kita sebenarnya bisa mendeteksi kadar pthalat pada urin. “Namun zat ini akan merusak liver (hati) sehingga sistem pencernaan akan terganggu lebih lanjut. Pada penelitian binatang paparan phthalat pada liver akan menyebabkan berkembangnya kanker hati di kemudian hari,” urai Ari.

Bukan itu saja. Phthalat juga dapat masuk ke sistem reproduksi kita sehingga menyebabkan terjadinya kemandulan (infertilitas) terutama pada pria. Penelitian pada tikus yang dilakukan oleh peneliti Jepang beberapa tahun yang lalu dengan menggunakan Benzyl Butyl Phthalate mendapatkan pada dosis tertentu, zat ini akan merusak sistem reproduksi pria karena zat ini akan dikenali salah oleh tubuh sebagai ‘hormon’ sehingga merusak sistim reproduksi kaum adam.

Pada wanita zat ini juga akan mengganggu sistem reproduksi wanita sehingga bisa menimbulkan permasalahan pada mestruasi wanita usia produktif. Bahkan pada satu penelitian pada manusia dimana ditemukan kadar yang tinggi zat ini pada urin ibu yang baru melahirkan ternyata pada bayinya ditemukan skrotum dan penis yang kecil.

“Hal ini membuktikan bahwa phthalat bisa menembus plasenta sehingga akan berbahaya pada janin jika dikonsumsi berlebihan pada ibu hamil,” jelas Ari panjang lebar.

Selain berbahaya untuk janin, ternyata zat ini juga dapat ditemukan pada air susu ibu sehingga juga berbahaya untuk ibu menyusui. “Dengan melihat dampak akut dan kronis yang terjadi akibat penggunaan zat-zat berbahaya pada makanan pokok kita dalam hal ini beras, memang harus dilakukan penyelidikan yang intensif dan harus diambil tindakan yang tegas,” tegas Ari.

Mengingat nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia, pasti akan dikonsumsi rata-rata 3 kali dalam sehari oleh masyarakat. Dari sini kita bisa melihat berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh kalau ternyata nasi yang kita konsumsi 3 kali sehari ini berasal dari beras plastik.

Ari mengimbau agar masyarakat jeli dalam memilih beras yang akan dikonsumsi. Para pedagang juga harus melihat apakah beras yang dijual tersebut bukan beras palsu yang mengandung komponen plastik tersebut.

Bagaimana jika telah telanjur mengonsumsi berat plastik? Ari menyarankan agar banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin, mineral dan antioksidan serta banyak mengosumsi air agar kita bisa mengurangi efek samping dari paparan zat yang berbahaya ini. (sumber: www.dokterdigital.com)

 

Iklan

From → Diet & Nutrition

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: