Hidupgaya.co – Pernah dengar tentang teknik pijat limfatik? Bagi yang belum tahu, pijat limfatik adalah teknik pijat lembut yang bertujuan untuk melancarkan aliran cairan getah bening dalam tubuh.
Teknik pemijatan yang dilakukan oleh terapis terlatih ini memiliki sejumlah manfaat, antara lain mempercepat proses pembuangan racun serta sisa metabolisme dari jaringan tubuh melalui saluran limfa.
Pemijatan oleh terapis profesional berpengalaman dengan teknik sentuhan lembut itu berfungsi menjaga homeostasis (keseimbangan lingkungan internal tubuh) dengan cara melancarkan pembuangan limbah oleh cairan limfa sehingga membantu mengurangi tampilan bengkak pada wajah dan meningkatkan sirkulasi, serta mendukung penyerapan produk skincare.
Hidupgaya berkesempatan mencoba pijat limfatik di House of Ultima II sebagai bagian CollaSence Facial Treatment, sebuah rangkaian facial treatment yang memadukan manfaat skincare berbasis kolagen dalam sebuah ritual perawatan yang menyeluruh.
Dengan mengintegrasikan teknik tersebut ke dalam rangkaian facial treatment, CollaSence menghadirkan pendekatan perawatan yang memaksimalkan manfaat produk skincare dengan pengalaman facial massage secara harmonis.

Sully Suharjo, General Manager Sales & Marketing ULTIMA II Indonesia mengungkap melalui CollaSence Facial Treatment, ULTIMA II hendak menghadirkan pengalaman perawatan yang tidak hanya berorientasi pada kulit yang sehat, tetapi juga mengedepankan pentingnya ritual perawatan yang dilakukan secara menyeluruh.
“Karena healthy aging merupakan sebuah perjalanan, dan perawatan kulit yang tepat dapat menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” tutur Sully.
Mengusung pendekatan yang berfokus pada healthy aging, CollaSence Facial Treatment dirancang untuk menjawab kebutuhan kulit yang berbeda melalui dua pilihan perawatan, yaitu CollaSence Age Defense Facial dan CollaSence Pro-Youth Facial.
Keduanya mengombinasikan rangkaian pembersihan kulit, eksfoliasi, cooling mask, toning, serta ritual finishing menggunakan rangkaian produk CollaSence yang disesuaikan dengan fokus masing-masing perawatan.
“Pijat limfatik ini membantu mendukung penyerapan produk skincare agar lebih mudah diserap sehingga hasilnya optimal,” ujar terapis House of Ultima II di Tempo Scan Tower Jakarta.
Berbagai literatur menyebut pijat limfatik dapat membantu mengurangi penumpukan cairan berlebih di jaringan tubuh, mengurangi rasa penuh atau kembung pada tubuh dan area wajah yang tampak bengkak.
CollaSence Age Defense Facial merupakan facial treatment yang membantu meningkatkan kekencangan dan elastisitas kulit, sekaligus memperbaiki tampilan tekstur serta garis halus. Perawatan ini memadukan deep cleansing, hingga Caviar Finishing Ritual menggunakan rangkaian ULTIMA II Procollagen Supreme Caviar.
Rangkaian tersebut mencakup Procollagen Supreme Advanced Activator, Procollagen Supreme Caviar Revitalizing Eye Serum, Procollagen Supreme Caviar Revitalizing Face Essence, dan Procollagen Supreme Caviar Revitalizing Face Cream sebagai produk utama dalam tahap finishing.
Adapun CollaSence Pro-Youth Facial dirancang dengan fokus pada hidrasi, plumping, serta peningkatan tampilan volume dan densitas kulit. Menggunakan rangkaian ULTIMA II Procollagen Extrema, perawatan ini membantu mendukung elastisitas dan tampilan kulit yang lebih halus, kenyal dan terlihat sehat.
Pada tahap Volumizing Finishing Ritual, perawatan menggunakan CollaSence Advanced Activator, Procollagen Extrema Volumizing Eye Serum, Procollagen Extrema Plumping Face & Neck Serum, serta Procollagen Extrema Plumping Day Lotion SPF 50+ PA++++.

“Setiap kulit punya kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang diberikan pun sebaiknya tidak sama. Karena alasan inilah CollaSence Facial Treatment hadir dengan dua fokus yang berbeda, sehingga konsumen dapat memilih ritual perawatan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulitnya,” tandas Sully.
Perbedaan fokus kedua perawatan ini memberikan keleluasaan konsumen memilih perawatan berdasarkan kebutuhan kulit. Age Defense Facial ditujukan bagi kulit yang menunjukkan tanda-tanda munculnya kerutan dan kehilangan kekencangan.
Sedangkan Pro-Youth Facial lebih berfokus pada kulit yang kehilangan volume dan bounce, mengalami dehidrasi, serta menunjukkan tanda-tanda berkurangnya elastisitas.
“Bagi kami, inilah bagaimana science dapat diterjemahkan menjadi pengalaman perawatan yang personal dan relevan,” pungkas Sully. (HG)