Hidupgaya.co – Individu berkebutuhan khusus memiliki kesempatan setara untuk berpartisipasi dalam berbagai hal. Beragam cara dilakukan dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif, misalnya lewat gerakan kolaboratif yang menggabungkan olahraga, edukasi, dan aksi sosial, yakni Nobel Run 2026: Setara Satu Lintasan.

Ajang lari itu hadir sebagai ruang bersama untuk membangun empati sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia, yang diinisiasi oleh Nobel Audiology Center bersama Klinik Najwa Medika, serta didukung Kitabisa dan SalingJaga.

Nobel Run 2026 akan digelar 9 Agustus 2026 di Senayan Park, Jakarta. Dengan kategori lari 5K dan 10K (individu dan berdua) serta 1K Kids Run, ajang ini dirancang inklusif dengan menghadirkan kategori tiket khusus bagi peserta berkebutuhan khusus.

Para peserta diajak untuk menjadi lebih dari sekadar pelari; mereka didorong untuk menjadi bagian dari solusi dengan mendanai alat bantu, layanan terapi, dan lingkungan pertumbuhan inklusif.

“Melalui Nobel Run 2026, kami hendak menghadirkan lebih dari sekadar acara olahraga. Ini adalah gerakan kolektif untuk membangun empati dan memperluas akses bagi anak-anak yang memproses dunia secara berbeda,” tutur Roy Andre Simanungkalit, CI Business Development Officer di Nobel Audiology Center, dalam temu media di Jakarta, Kamis (23/4).

Mengusung tema Setara Satu Lintasan, Nobel Run 2026 tidak sekadar mengajak masyarakat berlari, tetapi juga memahami bahwa setiap anak memiliki hak yang sama, meskipun dengan kebutuhan yang berbeda. “Melalui Nobel Run 2026, kami ingin membangun gerakan kolektif yang tidak hanya merangkul keberagaman, tetapi juga membuka akses bagi anak-anak yang memproses dunia dengan cara berbeda,” imbuhnya.

 Kegiatan ini menjadi respons atas masih terbatasnya akses layanan kesehatan pendengaran, terapi tumbuh kembang, serta ruang inklusif di Indonesia. Individu berkebutuhan khusus perlu diberi ruang setara, dan harus diakui hal ini masih menjadi tantangan di Tanah Air.

Data menunjukkan sekira 3,3% anak usia 5–19 tahun di Indonesia hidup dengan disabilitas, setara dengan 2,2 juta anak. Penyandang autisme diperkirakan mencapai 2,4 juta orang, dengan ratusan kasus baru tiap tahun. Fakta ini memperlihatkan urgensi menghadirkan ruang yang lebih setara bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang.

Selain itu, negara ini mendukung sekitar 2,4 juta orang dengan autisme, dengan 500 kasus baru teridentifikasi setiap tahunnya. “Dengan tema kesetaraan, Nobel Run 2026 memperjuangkan hak mendasar setiap anak untuk tumbuh dan berkembang, terlepas dari jalur perkembangannya,” kata dr. Brastho Bramantyo, konsultan neurotologi spesialis THT-HT di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Kesempatan sama, CEO Kitabisa Group,Vikra Ijas, menekankan bahwa kolaborasi ini menyediakan platform transparan untuk aksi sosial yang terukur. “Setiap langkah yang diambil oleh peserta menghasilkan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Vikra menambahkan, partisipasi dalam kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi juga berkontribusi langsung dalam penyediaan alat bantu, layanan terapi, dan dukungan lainnya bagi mereka yang membutuhkan.

Selain aktivitas lari, pengalaman peserta akan diperkaya dengan berbagai instalasi edukatif seperti Sensory Corner yang mensimulasikan kondisi overstimulasi, serta Instruksi Tanpa Batas yang menggambarkan tantangan dalam memahami instruksi.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman langsung yang membangun empati, bukan sekadar pemahaman teoritis.

Adapun SalingJaga hadir di Nobel Run 2026 agar pelari merasa aman dan terlindungi dari risiko kecelakaan saat berlari melalui program asuransi syariah SalingJaga Perlindungan Diri.

Tidak hanya menghadirkan pengalaman berlari, Nobel Run 2026 juga menawarkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif setelah garis finish, di antaranya Sensory Corner, yang mengajak peserta merasakan kondisi overstimulasi yang sering
dialami individu berkebutuhan khusus.

Juga tersedia pojok Instruksi Tanpa Batas, sebuah simulasi interaktif yang menggambarkan tantangan dalam pemrosesan instruksi, dan kolaborasi berdaya bersama UMKM inklusif, seperti partisipasi komunitas dan pelaku usaha dari individu berkebutuhan khusus

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam Nobel Run 2026: Setara Satu Lintasan, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan resmi: ktbs.in/nobelrun2026. (HG)