Hidupgaya.co – Intel merilis laptop berbasis prosesor Intel Core Ultra Series 3 di Tanah Air. Prosesor yang sebelumnya dikenal dengan nama kode Panther Lake tersedia melalui berbagai mitra OEM global seperti ASUS, Acer, Dell, HP, Lenovo, dan MSI.

Prosesor ini menandai langkah lanjutan Intel dalam mengembangkan kategori AI PC, yakni perangkat komputasi yang dirancang untuk menjalankan beban kerja kecerdasan buatan secara langsung di perangkat tanpa bergantung penuh pada cloud.

“Intel Core Ultra Series 3 menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi komputasi modern, menggabungkan peningkatan performa, kemampuan AI, serta efisiensi daya untuk menjawab kebutuhan pengguna di tengah percepatan adopsi teknologi digital di Indonesia,” menurut uraian Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia di acara peluncuran produk prosesor terbaru di Jakarta, baru-baru ini.

Prosesor terbaru ini tidak hanya menawarkan peningkatan performa untuk aktivitas harian pengguna, tetapi juga melipatgandakan kemampuan pemrosesan AI hanya dalam kurun waktu kurang dari setahun sejak generasi sebelumnya dirilis.

Peluncuran prosesor Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta

Dengah tren AI saat ini, kekuatan pemrosesan yang diukur dalam TOPS (trillion operations per second) menjadi standar baru. Intel Core Ultra Series 3 menjawab tantangan tersebut dengan spesifikasi yang agresif.

Kekuatan utama AI pada seri ini terletak pada distribusi beban kerja yang fleksibel. George menjelaskan, sementara GPU terbaru dalam prosesor ini mampu menghasilkan 50 TOPS, sementara secara total, kekuatan grafisnya mencapai 100 TOPS.

Prosesor Intel Core Ultra Series 3 dibangun menggunakan teknologi proses Intel 18A, yang merupakan generasi terbaru fabrikasi semikonduktor perusahaan. Arsitektur ini dirancang untuk mengoptimalkan integrasi antara CPU, GPU, dan neural processing unit (NPU), yaitu komponen khusus yang menangani pemrosesan AI secara efisien.

Dengan pendekatan ini, laptop berbasis prosesor tersebut mampu menjalankan berbagai aplikasi berbasis AI secara lokal, termasuk fitur produktivitas cerdas, pembuatan konten, hingga kolaborasi digital. Salah satu sorotan utama dari prosesor ini adalah kemampuan NPU yang diklaim mampu mencapai hingga 50 TOPS.

Peluncuran prosesor Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta

Untuk grafis, Intel menyertakan arsitektur grafis terintegrasi Xe3 generasi terbaru, bertujuan meningkatkan performa visual, baik untuk kebutuhan gaming maupun pengolahan konten kreatif seperti pengeditan video dan desain grafis.

Integrasi itu juga mendukung tren perangkat tipis dan ringan tanpa mengorbankan kemampuan komputasi.

Secara global, Intel mengungkap lebih dari 200 desain laptop akan mengusung prosesor Intel Core Ultra Series 3, mulai dari laptop ultra-portable untuk produktivitas harian hingga perangkat berperforma tinggi untuk kreator konten dan gaming.

Singkat kata, apa pun aplikasi yang dijalankan pengguna, prosesor Intel terbaru mampu menanganinya.

Intel juga memastikan memory bandwidth yang luas sehingga memori tidak lagi menjadi hambatan saat menjalankan aplikasi AI yang berat. (HG)