Hidupgaya.co – Febby Rastanty punya target ambisius sebelum usia 30 tahun: menyelesaikan enam World Marathon Majors. Target itu dibuat bukan tanpa alasan.
Jauh sebelum lari menjadi tren dan gaya hidup kaum urban, Febby sudah menyukai olahraga tersebut sejak masih duduk di bangku kuliah. Menurutnya, lari menjadi olahraga yang paling sesuai dengan gaya hidupnya yang memiliki jadwal tidak menentu.
Berbeda dengan olahraga lain yang membutuhkan pasangan bermain atau pemesanan lapangan, lari bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.
“Aku mulai lari secara benar dan mungkin lebih profesional lagi sejak 2023 karena saat itu mempersiapkan Tokyo Marathon. Sejak saat itu akhirnya ikut marathon selanjutnya,” ujar di sela acara Road to Head & Shoulders Super Cool Run 2026 di kawasan GBK, Sabtu (30/5).

Dia mengaku, lari juga menjadi sarana baginya untuk menikmati waktu sendiri. Tak heran, Febby kerap berlari sendirian sambil mendengarkan musik atau siniar/podcast.
“Aku suka lari karena bisa menjadi me time. Saat lari, aku bisa berbicara dengan diri sendiri dan menikmati waktu untuk diri sendiri. Biasanya, aku lari sambil ngobrol sama diri sendiri, atau dengar podcast. Itu memang benar-benar healing,” bebernya.
Dia menjalani latihan lari secara lebih serius pada 2023 dengan bantuan pelatih dan program latihan yang terstruktur. Saat itu, ia mempersiapkan diri untuk mengikuti Tokyo Marathon yang menjadi marathon pertamanya.
Pengalaman menyelesaikan Tokyo Marathon menjadi momen yang paling berkesan bagi Febby. Ia mengaku saat itu langsung jatuh cinta dengan olahraga lari dan mulai memasang target yang lebih besar.
Setelah menyelesaikan Tokyo Marathon, dia berpikir mengikuti marathon berikutnya. “Dari situ aku membuat target untuk menyelesaikan enam World Marathon Majors sebelum usia 30 tahun,” katanya.
Kini, Febby tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Sydney Marathon yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Head & Shoulders Super Cool Run 2026
Seiring dengan berkembangnya tren lari yang kini menjadi olahraga favorit bagi 60,6%2 masyarakat Indonesia, aktivitas olahraga luar ruang pun semakin menjadi bagian dari gaya hidup aktif.
Terkait dengan itu, Head & Shoulders Indonesia resmi mengumumkan ajang lari perdana, Head & Shoulders Super Cool Run 2026, yang bakal berlangsung 26 Juli 2026 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dengan kategori 10K dan 5K.
Bersamaan dengan ajang lari ini, Head & Shoulders Indonesia juga memperkenalkan varian terbarunya Head & Shoulders Super Cool sebagai inovasi yang dirancang untuk memberikan sensasi dingin pada kulit kepala dan melindungi dari ketombe di tengah cuaca panas.

“Kenyamanan saat berolahraga kini menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi masyarakat, termasuk kenyamanan kulit
kepala di tengah cuaca panas dan aktivitas luar ruang. Karena itu, Head & Shoulders Indonesia terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan gaya hidup konsumen saat ini,” ujar Saranathan Ramaswamy, Presiden Direktur P&G Indonesia yang juga mempunyai hobi lari.
Head & Shoulders Super Cool hadirkan solusi perawatan kulit kepala yang membantu masyarakat tetap nyaman dan percaya diri saat beraktivitas. “Semangat inilah yang juga mendorong agenda Head & Shoulders Super Cool Run 2026,” ujarnya.
Selain menghadirkan kategori 5K dan 10K dengan target 2.500 peserta, acara ini juga menghadirkan Head & Shoulders Race Village yang terbuka untuk umum di area Plaza Parkir Timur GBK.
Pendaftaran dan penjualan tiket Head & Shoulders Super Cool Run 2026 sendiri telah dibuka sejak 30 April 2026 melalui tautan pada bio akun Instagram resmi @headandshouldersid. (HG)