Hidupgaya.co – Anggun dan Maudy Ayunda masuk dalam jajaran bintang yang berperan di film Para Perasuk besutan sutradara Wregas Bhanuteja, yang tayang perdana di Sundance Film Festival, Amerika Serikat, 22 Januari hingga 1 Februari 2026.

Anggun yang didaulat menjadi dupra rambut Pantene, berbagi pengalamannya selama menjalani proses syuting film yang cukup
menantang. Dalam film ini, ia tidak banyak berganti gaya rambut, namun lebih menghadapi intensitas styling serta paparan debu dan panas matahari selama proses produksi.

“Selama proses syuting, kita sering berpindah dari satu adegan ke adegan lain dengan cepat, dan rambut harus menghadapi situasi panas dan berdebu hampir setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana tetap menjaga rambut tetap kuat dan sehat meskipun jadwal padat,” ujarnya di sela pratinjau film Para Perasuk di Jakarta, baru-baru ini.

Selama syuting, Anggun mengandalkan rangkaian perawatan rambut Pantene Miracles Biotin Strength dan kondisione untuk membantu menjaga rambut tetap kuat dan terawat.

Maudy Ayunda (dok. Instagram)

Maudy Ayunda juga memiliki pengalaman menarik di balik layar, terutama saat ia kerasukan. Dalam beberapa adegan, Maudy harus menjalani adegan cukup ekstrem seperti mandi lumpur saat menari menirukan kerbau yang sedang ‘mandi’ dan mengulang pengambilan gambar berkali-kali.

“Ada adegan di mana aku harus mandi lumpur dan itu diulang berkali-kali take. Setelah syuting, rambut terasa sangat
berat dan lengket,” ujarnya.

Agar rambut tetap berkilau meskipun harus mandi lumpur, Maudy mengandalkan Pantene Miracles Collagen serta Pantene Conditioner dan Hair Mask. “Biar rambut nggak kusam, kering dan kusut meskipun harus melalui berbagai kondisi ekstrem seperti itu,” cetusnya.

Kerasukan untuk mencari kesenangan

Film supranatural ini menghadirkan Guru Asri (Anggun), seorang perasuk yang menggelar sayembara untuk mencari penerusnya di di Desa Latas. Sayembara tersebut mengundang minat Bayu (Angga Yunanda) yang memang sedari dulu ingin menjadi perasuk di desanya.

Tak hanya Bayu, Ananto (Bryan Domani) juga memiliki ketertarikan serupa untuk menjadi perasuk. Ada juga Pawit (Chicco Kurniawan), sahabat Ananto yang menjadi pesaingnya. Selama ini, Pawit selalu mendampingi Bayu dan mendukung tujuannya untuk menjadi seorang perasuk.

Adapun Laksmi (Maudy Ayunda), menjadi pelamun yang ketagihan kerasukan untuk melupakan trauma besar yang dialaminya di masa lalu, kehilangan kakak yang meninggal akibat kecelakaan motor yang dikendarainya saat hujan.

Para Perasuk mengisahkan warga di Desa Latas yang memiliki cara spesial untuk mendapatkan kesenangan: kerasukan massal di lapangan.

Saat kerasukan, warga akan memasrahkan dirinya untuk menari mengikuti irama musik dan mantra-mantra yang dibacakan oleh perasuk.

Anggun dan Maudy Ayunda (dok. Instagram)

Tugas perasuk ialah menyalurkan roh binatang kepada orang-orang yang sedang menari atau disebut sebagai pelamun. Selanjutnya, pelamun akan ‘tertransfer’ ke suatu alam halusinasi yang disebut Alam Sambetan.

Selain berperan sebagai Laksmi, Maudy juga melantunkan single Aku yang Engkau Cari, menjadi original soundtrack film Para Perasuk.

Lagu ini tercipta dari keterlibatan Maudy yang tak hanya berperan sebagai penyanyi dan penulis lagu, tetapi juga memerankan tokoh Laksmi dalam film tersebut.

Lagu Aku yang Engkau Cari ditulis dari sudut pandang Bayu, karakter utama yang diperankan oleh Angga Yunanda.

Bayu adalah sosok yang rapuh tapi terus berusaha terlihat kuat, haus akan pembuktian, di saat yang sama juga sangat ingin dicintai. Dia menjadi tokoh utama dalam Para Perasuk bersama Laksmi yang diperankan Maudy. (HG)