Hidupgaya.co – Tahukah Moms bahwa pembentukan karakter anak yang memiliki empati dan hasrat tinggi terhadap isu-isu sosial sangat didukung dengan sesi bermain yang tepat?

“Khususnya sejak dini, penting sekali untuk mengembangkan imajinasi anak, sehingga dapat mengasah pola pikirnya. Belajar melalui bermain telah diakui secara luas oleh para praktisi sebagai metode dan kontributor penting untuk perkembangan anak,” terang Putu Andini, seorang psikolog dan play therapist dalam acara temu media yang digelar Barbie di Jakarta, baru-baru ini.

Putu menyampaikan, role play atau bermain peran, misalnya dengan boneka menjadi salah satu jenis permainan yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. “Melalui sesi bermain yang efektif dapat mendorong imajinasi dan kreativitas, mendorong perkembangan sosial dan emosional, meningkatkan kemampuan berbahasa dan komunikasi, mengembangkan kemampuan berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan dapat meningkatkan perkembangan fisik,” ujarnya.

Ilustrasi anak bermain peran dengan boneka (dok. istimewa)

Tentu saja sesi bermain yang efektif ini tidak lepas dari peran orang tua, sebut Putu.

Hal itu disepakati figur publik Nadia Mulya. “Meluangkan waktu bersama keluarga, terutama anak sangatlah penting. Melalui role playing, selain menjadi momen bonding yang efektif hal ini bisa mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka,” ujarnya.

Dengan bermain peran menurut Nadya hal itu memudahkannya lebih memahami kemampuan berpikir dan komunikasi, serta mengetahui karakter dan passion dari setiap anak.

Kesempatan sama, Dwanty Eka Putri selaku Brand Manager Mattel Southeast Asia, berharap para anak perempuan Indonesia semakin berani mengejar cita-cita dan meraih impiannya. “Hal ini sejalan dengan misi serta komitmen berkelanjutan dari Barbie untuk terus berusaha mengembangkan potensi tak terbatas pada setiap anak perempuan serta mendorong batasan dan stigma yang tidak mungkin menjadi mungkin,” tandasnya. (HG)