Hidupgaya.co – Pandemi yang berlangsung selama dua tahun tampaknya membuat masyarakat rindu plesir alias traveling. Seiring dengan kian melandainya pandemi COVID-19 di Indonesia – juga global, hasrat masyarakat untuk kembali melancong juga turut menggeliat.

Studi Global Travel Intentions 2021 yang dilakukan Visa, pemimpin pembayaran digital di dunia, mengungkap masyarakat Indonesia menjadikan perjalanan wisata sebagai pelarian dan hiburan dari rasa penat setelah banyak berdiam di rumah selama pandemi. Studi ini menyoroti bagaimana kebanyakan masyarakat menginginkan perjalanan wisata yang bebas repot, sebagai kebutuhan utama sebesar 21%, melampaui kebutuhan berwisata yang bisa diatur sendiri.

Ilustrasi pembayaran contactless (dok. istimewa)

“Visa melakukan studi Global Travel Intentions untuk memahami preferensi perjalanan konsumen saat dunia berangsur pulih dari pandemi,” terang Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman dalam temu media daring, Jumat (9/6/2022) 

Studi menemukan bahwa perjalanan domestik berangsur pulih sementara hal hal sama tidak berlaku untuk perjalanan internasional, antara lain karena faktor adanya pembatasan perjalanan yang diberlakukan pemerintah serta aturan karantina di negara-negara tujuan, pada saat studi ini dilakukan.    

“Temuan ini menunjukkan kerinduan masyarakat Indonesia untuk kembali berwisata dengan tanpa beragam pembatasan dan prosedur karantina yang ketat,” ujar Riko seraya menambahkan seiring banyaknya negara yang sudah mulai melonggarkan aturan perjalanannya, diharapkan wisata domestik maupun internasional akan segera pulih.

Berdasarkan studi yang dilakukan Visa,  ketenangan pikiran (48%) dan kesehatan & keselamatan (25%) menjadi pertimbangan utama wisatawan Indonesia selama mempersiapkan perjalanan. Untuk memastikan ketenangan pikiran, pelancong mencari penerbangan yang menawarkan proses refund, asuransi perjalanan, serta paket perjalanan yang terencana.  

Sejalan dengan itu, guna memastikan kesehatan dan keselamatan, konsumen di Indonesia secara berkala memeriksa ketentuan berperjalanan dan memastikan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan. 

Pilih Pembayaran Contactless

Hal menarik dari studi itu mengungkap, saat bepergian ke luar negeri, responden juga memilih pembayaran contactless (nirsentuh) dan pembayaran dengan kartu, untuk transaksi yang lebih aman. 

Terkait pembayaran nirsentuh ini, Riko mengakui mengalami pertumbuhan yang menggembirakan, termasuk di dalam negeri. “Target saat ini adalah memperbanyak gerai yang butuh transaksi cepat dengan pembayaran contactless yang tidak repot seperti coffee shop, SPBU, apotek hingga bioskop. Itu yang akan dioptimalkan,” ujar Riko.

Destinasi Wisata Terpopuler

Survei yang digelar Visa juga mengungkap destinasi internasional terpopuler yang ingin dikunjungi masyarakat Indonesia, yakni Jepang, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Thailand, dan Korea Selatan. 

Sedangkan untuk perjalanan domestik, beberapa destinasi yang paling diminati adalah Banyuwangi, Makassar, dan Padang, dengan motivasi utama mencari pengalaman budaya lokal dan petualangan di alam terbuka.  

Selain itu, perjalanan mewah juga diminati segmen kelas atas/affluent karena menawarkan perpaduan aktivitas yang menenangkan dan eksklusif, dengan kata kunci yang paling banyak dicari adalah hotel mewah (54%), restoran fine dining (16%), dan resor & vila mewah (10%). 

“Kami berharap studi ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pelaku usaha di ekosistem industri pariwisata,” pungkas Riko. (HG)