Hidupgaya.co – Di tengah makin terbukanya peluang, masih terdapat sejumlah batasan yang menghalangi perempuan menunjukkan kemampuannya, termasuk pada bidang yang belum banyak didominasi perempuan, seperti industri STEM (sains, teknologi, engineering dan matematika). Di bidang ini, perempuan hanya mengisi 2 dari 10 pekerja profesional.

Tantangan ini juga makin terasa akibat pandemi. Survei Asia-Pacific Girls Report 2021 menyebutkan bahwa Indonesia mengalami penurunan dua peringkat dibandingkan 2019 pada indikator peluang keterlibatan perempuan di bidang ekonomi.

Sosok perempuan yang telah berkecimpung belasan tahun di dunia industri railway, Tengku Alia Sandra, dan memiliki jabatan sebagai Head of Railway Engineering Department, PT MRT Jakarta, mengakui memang tidak mudah menjalani profesi yang mayoritas digeluti laki-laki. “Namun kehadiran perempuan memberi sentuhan yang berbeda. Bagi saya kuncinya adalah keep your heads up, mau membuka diri, memanfaatkan peluang, dan selalu haus akan pengetahuan,” ujar Alia di sela temu media daring yang digelar Glow & Lovely, Rabu (16/2/2022).

Alia menekankan, pendidikan menjadi pondasi dasar utama perkembangan karirnya. Untuk menunjang bidang pekerjaan yang dilakoninya, Alia bahkan berkuliah lagi melalui jalur beasiswa di jurusan perkeretaapian untuk membuktikan bahwa dirinya layak dan memiliki nilai lebih.

Hal senada disampaikan pengusaha yang begerak di bidang fashion, Mira Nur Gandaniati. “Dari pengalaman saya berbisnis sejak 2006, perempuan mampu dan memiliki kecakapan untuk mengelola dan memimpin perusahaan. Jadi jangan ragu untuk keluar dari comfort zone,” ujarnya.

Banyak studi yang menyimpulkan fungsi perempuan sangat esensial, contohnya bagaimana pengusaha perempuan berpotensi menaikkan PDB global hingga US$5 triliun. Karenanya, perempuan berhak memiliki keleluasaan bertumbuh, termasuk mencukupi kebutuhan pendidikan, dan menjalani masa depan sesuai kapasitasnya.

Memahami bahwa mengenyam pendidikan tinggi merupakan salah satu modal bagi para perempuan untuk melangkah maju dan bersaing secara profesional, sejak 2017, tercatat total lebih dari 65.000 peserta dari berbagai wilayah Indonesia yang mendaftar di program Glow &a Lovely Bintang Beasiswa. Dari jumlah itu, sebanyak 270 perempuan muda Indonesia yang berhasil melanjutkan pendidikan tinggi untuk mendekat kepada cita-cita mereka.

Saat ini, Glow & Lovely Bintang Beasiswa kembali membuka akses pendidikan tinggi kepada 60 perempuan muda hampir dari seluruh wilayah Indonesia, serta menghadirkan program kelas pendampingan yang lebih intens guna melahirkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing. “Kami berharap program ini dapat mendorong perempuan muda Indonesia memaksimalkan potensi mereka,” ujar IImelda Scherers, Senior Brand Manager Glow & Lovely.

Selain dukungan beasiswa, Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2022 akan menghadirkan program kelas pendampingan secara lebih intens dengan materi yang bervariasi dan terkini selama empat tahun perkuliahan agar para penerima manfaat bisa memiliki bekal soft skill atau life skill yang mumpuni, terlebih di era yang kian dinamis dan kompetitif.

Info lebih lengkap mengenai Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2022 dapat diakses melalui http://www.KelasBerbagiCerah.com. Pendaftaran akan dibuka secara daring hingga 22 April 2022. (HG)