Hidupgaya.co – Produsen smartphone global beramai-ramai membanjiri pasar dengan merilis produk premium alias flagship, termasuk Huawei CBG yang baru saja memperkenalkan ponsel cerdas di segmen atas, yakni Huawei P50 Pro.

Masih mengusung kepiawaian di sisi kamera, namun ponsel flagship ini tidak menyematkan konektivitas 5G, melainkan masih setia di 4G. Disampaikan Country Training Manager Huawei CBG Edy Supartono, Huawei sengaja tidak menyematkan 5G di ponsel teranyarnya dengan alasan jaringan 5G di Indonesia belum merata.

“Kita masih fokus untuk menghadirkan gadget sampai 4G karena jaringan 5G di Indonesia pun belum merata,” terangnya dalam temu media virtual menandai rilisnya Huawei P50 Pro di Indonesia, baru-baru ini.

Country Training Manager Huawei CBG Edy Supartono pamerkan Huawei P50 Pro (dok. istimewa)

“Kami ingin pengguna kami mendapatkan pengalaman maksimal saat menggunakan gadgetnya sehingga akan disayangkan jika kami menyematkan 5G yang belum tentu bisa diakses oleh pengguna,” imbuh Edy.

Meski tanpa konektivitas 5G, Edy optimistis Huawei P50 Pro tetap akan disukai karena menawarkan smartphone dengan kamera ‘rasa’ profesional.

Untuk sistem operasi untuk penggunaan ponsel sehari- hari, Huawei menggunakan EMUI 12 yang dapat mendukung aplikasi unduhan dari Huawei Galery. Meskipun tidak dilengkapi sistem kerja Android, Edy yakin pengguna tetap dapat merasakan performa mumpuni Guawei P50 Pro. Sejumlah aplikasi yang saat ini sering digunakan di Indonesia seperti Grab, LINE, hingga Tokopedia serta aplikasi lainnya sudah tersedia di Huawei Galery dan tetap dapat digunakan dengan maksimal.

Soal harga, Huawei P50 Pro ditawarkan di angka Rp14,9 juta dan bisa dipesan/pre-order hingga 25 Februari 2022. Minat? (HG)