Jangkau Semua Kalangan, Kolaborasi Antam – Hartadinata Rilis Logam Mulia Pecahan Kecil dan Perhiasan

on

Hidupgaya – Berinvestasi emas kini mudah dan tak harus merogoh kocek dalam-dalam, bahkan dimulai dari kelipatan kecil yang bisa dipegang fisiknya. Semua berkat kolaborasi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), anggota BUMN Holding Industri Pertambangan, bersama entitas anak usaha PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata) yang merilis meluncurkan dua produk emas inovatif, yaitu EmasKITA dan Kencana.

Produk EmasKita (dok. ist)

Dengan peluncuran produk emas ini, kini masyarakat bisa menabung emas mulai kelipatan kecil, yaitu 0,1 gram dan 0,25 gram melalui produk EmasKITA (Emas Kecil Investasi Terpercaya dan Aman), logam mulia mikro (99,99%) yang dirancang khusus sehingga dapat dijangkau seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Selain itu, juga dirilis koleksi perhiasan emas dengan kadar 99,99%, yaitu Kencana (Keindahan Terpercaya dan Bermakna). Diklaim ini menjadi perhiasan emas pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki kadar nyaris 100%.

Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis Aneka Tambang, Risono, mengatakan sinergi ini merupakan implementasi strategi dalam melakukan penetrasi ke dalam segmen logam mulia mikro dan perhiasan emas di pasar domestik. “Kerja sama ini diharapkan kian membuka kesempatan investasi logam mulia bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia, tak hanya untuk kalangan menengah atas, namun semua bisa berinvestasi emas berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya dalam temu media daring, Selasa (22/6).

Di kesempatan yang sama Direktur Utama Hartadinata, Sandra Sunanto, menambahkan Kencana adalah koleksi perhiasan yang terbuat dari emas 24 karat. “Meski memiliki kadar tinggi, namun dijadikan perhiasan tetap kuat,” ujar Sandra seraya menunjukkan perhiasan yang dipakainya, merupakan seri Kencana. “Melalui produk Kencana, untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia bisa mengenakan perhiasan emas murni 99,99% atau setara logam mulia.”

Dalam sinergi ini, Antam bertindak sebagai pemasok bahan baku emas murni (999,9) yang berasal dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM). Bahan baku emas ini kemudian diolah menjadi logam mulia mikro dan perhiasan emas di Pabrik Hartadinata yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Proses produksi diawasi langsung oleh PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI) selaku entitas anak usaha Antam.

”AJSI bekerja dekat dengan Hartadinata memastikan setiap produk yang diproduksi sesuai dengan standar emas Antam, yaitu menggunakan bahan baku emas murni, standardisasi prosedur kerja, dan pengendalian kualitas produk dengan memastikan akurasi berat setiap produk yang dihasilkan,” imbuh Direktur Utama AJSI, Bambang Wijanarko seraya menambahkan pengawasan dilakukan untuk memastikan produk EmasKITA dan Kencana sesuai dengan standar emas Antam.

Bambang melanjutkan, hologram dan QR Code disertakan dalam setiap produk EmasKITA dan Kencana di pasaran, sehingga masyarakat dapat melakukan verifikasi keasliannya di website www.emaskita.id.

EmasKITA hadir dengan 16 edisi gift series dan 1 edisi premium yang cocok untuk dikoleksi sebagai alat investasi atau dihadiahkan ke orang terdekat pada momen-momen spesial. Sementara itu, perhiasan emas Kencana saat ini hadir dengan koleksi cincin pernikahan dengan desain elegan dan menarik, serta tersedia gelang, liontin dan kalung. 

Perhiasan emas kencana (dok. ist)

Produk EmasKITA dan Kencana dapat diperoleh di toko emas jaringan resmi Hartadinata, official store Hartadinata di Shopee dan Tokopedia, serta toko emas rekanan Hartadinata yang tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat juga dapat menukar 1 gram EmasKITA (akumulasi pecahan 0,1 gram dan atau 0,25 gram) dengan 1 gram emas batangan Antam di Butik Emas Logam Mulia TB Simatupang, toko emas jaringan Hartadinata, serta secara online. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s