Batik Tenun Inuh Khas Lampung Selatan Bukanlah Batik Biasa

on

Hidupgaya – Bagi yang kebetulan sedang menyambangi Lampung Selatan, coba sempatkan waktu untuk menyambangi Kantor Dekranasda Lamsel  yang mendisplay sejumlah produk kerajinan wilayah setempat, salah satunya  batik tenun Inuh. Corak batiknya berbeda dengan batik pada umumnya karena dipadukan dengan tenun.

Ketua Dekranasda Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto mengenakan busana batik tenun Inuh (dok. Asah Kebaikan)

Menurut Ketua Dekranasda Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto, tenun Inuh merupakan tenun ikat khas Lampung Selatan, dengan motif khas daerah pesisir, seperti kapal dan hewan laut, mulai ikan hingga cumi-cumi. Sejak batik ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesa oleh Unesco pada 2009, rasa cinta pada batik semakin menguat. Terbukti semua provinsi di Indonesia pun membuat batik.

Namun  jauh sebelum itu, Lampung Selatan sudah membuat motif batiknya sendiri. “Di Lampung Selatan ada satu unggulan, yaitu tenun Inuh. Tahun 2005, kain tenun Inuh ini diangkat dan dilestarikan menjadi motif batik khas Lampung Selatan,” ujar Winarni, yang tak lain istri Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat bincang-bincang bersama Tim Asah Kebaikan di Kantor Dekranasda Lamsel, baru-baru ini.

Winarni menambahkan, ada banyak misi ketika motif tenun Inuh dijadikan motif batik khas Lampung Selatan. “Selain mempromosikan tenun Inuh ke masyarakat luas, juga agar tenun Inuh bisa digunakan di semua acara. Dipakai pun lebih ringan dan bisa digunakan untuk semua fashion. Untuk dipakai sebagai kain bisa, dipakai dengan kebaya bisa, dan bisa dibuat untuk berbagai kreasi. Jadi tidak ada batasan memakainya dan bisa diterapkan di semua fashion,” bebernya.

Bukan hanya dipadukan dengan motif batik, tenun Inuh juga bisa ditambahkan sulam tapis yang menjadikan tampilannya kian mewah. “Harganya pun meningkat lima kali lipat dibanding batik yang tidak ditapis,” ungkap Winarni. Tapis adalah teknik menyulam menggunakan benang emas di atas media kain.

Di kesempatan yang sama, Winarni menekankan Dekranasda Lampung Selatan siap menggandeng para desainer guna mempromosikan kain batik tenun Inuh. “Untuk mempromosikan wastra atau kain dari bahan dasar tenun Inuh dan batik Inuh, kami akan bekerja sama dengan desainer-desainer muda dan berbakat untuk mendesain busana yang bisa diminati masyarakat luas dan dari berbagai usia,” ujarnya.

Sebelumnya  batik tenun Inuh sudah pernah diperagakan di sebuah pergelaran fesyen di Jakarta. Ketika itu diperagakan oleh model-model cilik dari Kalianda di Jakarta dan mereka berhasil memenangkan perlombaan. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s