Lanjut ke konten

Per 1 Juli, Transaksi Kartu Kredit Pakai Tanda Tangan Ditolak

23/06/2020

Hidupgaya – Selama tiga bulan terakhir di tengah pandemi Covid-19, pemegang kartu kredit di Indonesia yang bertransaksi menggunakan pembayaran digital mencapai 75%, kartu debit atau kredit 62%, transfer bank 51%, dan uang tunai 49%. 

Tren transaksi pembayaran digital naik antara lain didorong oleh imbauan agar lebih banyak di rumah saja demi mencegah atau meminimalkan penyebaran virus corona. Namun demikian, transaksi menggunakan kartu kredit selama pandemi menurun. “Karena banyak mall tutup dan imbauan tinggal di rumah saja sejak Maret lalu membuat banyak orang menahan diri untuk tidak belanja di mall,” kata Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta dalam acara webinar Sosialisasi WAJIPIN yang dihelat Visa, Selasa (23/6).

Di kesempatan itu, Steve juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan kartu kredit menggunakan Personal Identification Number (PIN). Surat Edaran Bank Indonesia No.16/25/DKSP menyebut bahwa seluruh kartu kredit yang diterbitkan penerbit kartu kredit di Indonesia wajib aktivasi PIN sebelum 1 Juli 2020. “Seluruh pemegang kartu kredit harus  menggunakan PIN dan tidak lagi menggunakan tanda tangan saat bertransaksi,” beber Steve.

Ada beragam keunggulan PIN saat bertransaksi menggunakan kartu kredit, antara lain sebagai verifikasi identitas, menghindari risiko swipe berganda dan kejahatan lain, serta PIN telah diterapkan di banyak negara. Sayangnya, 1 dari 4 pemegang kartu kredit di Indonesia Masih belum mengaktifkan PIN pada kartu kredit mereka dengan beragam alasan, antara lain tidak ada waktu untuk aktivasi (49%), lebih memilih otorisasi tanda tangan (36%), ada yang menganggap tidak penting (29%), atau tidak tahu cara aktivasi (13%). 

“Mau tak mau pada 1 Juli nanti semua transaksikartu kredit menggunakan PIN, tanda tangan tak lagi berlaku,” imbuh Steve. “Semua transaksi kartu kredit yang tidak menggunakan autentikasi PIN akan langsung ditolak oleh mesin Electronic Data Capture (EDC) di merchant.” 

Namun demikian kartu kredit berteknologi contactless masih dapat digunakan untuk berbelanja tanpa perlu autentikasi PIN apabila nominal transaksi di bawah Rp1 juta.

Di kesempatan yang sama, lifestyle influencer Jonathan End menyoroti kecenderungan masyarakat Indonesia yang masih sembrono dalam menggunakan PIN. “Banyak di antara mereka yang memakai PIN yang gampang ditebak, misalnya pakai tahun kelahiran, ulang tahun pasangan, atau nomor lain yang mudah diingat. Malah ada satu keluarga pakai nomor PIN yang sama. Ini kan bahaya,” ujar Jonathan yang mengaku sudah menggunakan PIN untuk transaksi kartu kredit sejak 2 tahun lalu.

“Malah saya sempat lihat ada pancingan untuk menyebutkan nama ibu kandung di medsos untuk kuis berhadiah Rp100 ribu saja dan netizen ramai-ramai memberikan datanya. Ini kan bahaya dan sembrono,” imbuh Jonathan. Dia menyarankan agar masyarakat tidak sembarangan membagikan nomor PIN ke orang lain atau menyebutkan nama ibu kandung dengan alasan apapun demi keamanan. 

 

“Pilih kombinasi PIN yang tidak umum, yang tidak mudah ditebak, jangan tanggal lahir atau kombinasi yang mudah diingat,” saran lifestyle influencer ini.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman menambahkan, tren pembayaran nontunai diprediksi akan terus berlanjut. “Karena itu sangat penting bagi pemegang kartu kredit untuk segera mengaktifkan PIN kartu kredit sebelum tanggal 1 Juli untuk memastikan pembayaran lancar saat melakukan transaksi tatap muka. Caranya juga mudah, bisa melalui internet banking sehingga tidak perlu ke bank,” pungkas Riko. (HG)

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: