Frisian Flag Luncurkan Aplikasi Edukasi Gizi

Hidupgaya – Peran teknologi informasi dan pemanfaatan media digital dipercaya dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan menjawab tantangan geografis Indonesia. Media digital dapat membantu guru yang tinggal di area pelosok untuk memutakhirkan pengetahuannya.

Menjawab tantangan ini, Frisian Flag Indonesia (FFI) bekerja sama dengan pakar edukasi digital, Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA, memperkenalkan aplikasi pendidikan gizi yang dapat diakses para guru dimana saja melalui http://www.frisianflag-edukasigizi.com.

Menurut Prof Eko, era digital pedagogy perlu untuk terus diperkenalkan kepada guru dan murid saat ini. Studi menyatakan bahwa penggunaan teknologi digital kontemporer dalam proses belajar mengajar memiliki manfaat yang luar biasa dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dengan cepat dan akurat. “Ini yang menjadi dasar kami bersama Gerakan Nusantara mendesain platform ini. Ke depannya platform ini akan terus disempurnakan agar bisa lebih banyak membantu guru-guru dalam memperoleh pengetahuan gizi yang lebih baik, dengan materi yang telah disusun PKGK UI tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS),” ujarnya dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Mengomentari pelaksanaan Program Edukasi Gizi GerNUS 2019, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud Dr. H. Khamim, M.Pd. menyampaikan rasa optimisnya tentang dukungan pihak swasta terhadap peningkatan mutu Pendidikan. “Dengan arus informasi yang cepat saat ini dan murid yang semakin terpapar perkembangan teknologi, Kemendikbud memiliki kewajiban membantu para guru dalam memanfaatkan dan memaksimalkan proses belajar menggunakan teknologi digital,” ujarnya.

Program Edukasi Gizi dan sosialisasi keamanan pangan yang menjadi materi pelatihan diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan para guru kepada murid.

Gerakan Nusantara 2019 Rampung

Setelah berlangsung selama 100 hari, Frisian Flag Indonesia menutup Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara 2019 (GerNUS 2019), program kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

Melalui Program Edukasi Gizi di tahun ini, GerNUS berhasil mencakup 750 sekolah dan 387.454 siswa yang terpapar kegiatan edukasi langsung di sekolah. FFI melalui GerNUS 2019 juga menggelar bimbingan teknis untuk pendalaman materi pendidikan dan peningkatan pengetahuan serta perilaku gizi dan kesehatan yang baik, bagi 347 sekolah dan diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah dan penanggung jawab kantin sekolah dasar.

Menyikapi antusiasme guru memanfaatkan penggunaan teknologi dan media digital dalam pelaksanaan GerNUS 2019, Corporate Affairs Frisian Flag Indonesia Andrew Saputro mengatakan bahwa pemanfaatan media digital yang tepat akan menyulut kreativitas dan semangat berinovasi dalam menyampaikan materi didik. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s