Lanjut ke konten

Begini Cara Membantu Hamish Daud Selamatkan Hewan Laut dari Kepunahan

13/10/2019

Hidupgaya – Dijuluki sebagai Marine Mega – Biodiversity terbesar di dunia, laut Indonesia menjadi rumah bagi 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang.

Namun demikian, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menetapkan 15 spesies binatang laut saat ini dalam keadaan terancam punah dan butuh perlindungan, yaitu :

1. Hiu (Paus, Martil, Appendix CITES, Koboi, Layan, Gergaji)

2. Pari (Manta, Gergaji)

3. Paus (Biru, Bersirip, Bongkok)

4. Penyu (Hijau, Tempayan, Sisik, Ridel, Pipih, Belimbing, Labi-Labi)

5. Kuda Laut (Ekor Duri, Kuda Bargibanti, Trimaculatus, Denise, Spinosisimus)

6. Dugong

7. Arwana (Super Red, Irian)

8. Kima (Tapak Kuda, Cina, Kurnia, Selatan, Raksasa)

9. Terubuk

10. Banggai Cardinal Fish

11. Karang Hias

12. Bambu Laut

13. Lola

14. Cucut Lanjaman

15. Napoleon

Menandai Hari Binatang Sedunia yang diperingati 4 Oktober, Sorak Gemilang Entertainment (SGE Live) berkolaborasi dengan Yayasan Indonesian Ocean Pride (IOP) mengedukasi masyarakat Indonesia untuk menjaga keberlangsungan hidup binatang-binatang laut dari ancaman kepunahan.

Edukasi ini dilakukan melalui kegiatan eksplorasi dan kolaborasi seni digital di ‘teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’, serta penghimpunan donasi bagi IOP melalui penjualan tanda mata bergambar ikan laut karya Hamish Daud, Pendiri IOP. Kegiatan akan berlangsung dari 11 Oktober hingga 11 November 2019.

Indonesia adalah negara kepulauan dengan luas lautan mencapai 70 persen dari total luas wilayah. Laut Indonesia adalah masa depan bagi pembangunan kesejahteraan bangsa, karena menyimpan potensi ekonomi yang besar, serta rumah bagi beraneka ragam binatang laut. Sayangnya, keberadaan binatang-binatang laut saat ini sedang terancam karena aktivitas pembuangan limbah plastik, perburuan dan penangkapan ikan, perdagangan ilegal, serta eksploitasi yang merusak habitat laut.

Padahal binatang-binatang laut memiliki peran signifikan dalam menjaga keutuhan dan kelestarian ekosistem laut. Jika binatang-binatang laut terancam, maka kesehatan laut juga turut terancam. Hal ini tentunya berdampak langsung pada sektor ekonomi bangsa, seperti perikanan dan pariwisata,” kata Hamish dalam temu media di Jakarta, Jumat (11/10).

IOP sangat mengapresiasi SGE Live atas partisipasinya dalam menginspirasi masyarakat Indonesia untuk peduli pada keberlangsungan hidup binatang-binatang laut melalui karya seni digital yang terdapat di ‘teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’. “Semoga  dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Indonesia dapat lebih menghargai laut Indonesia dan segala makhluk hidup di dalamnya,” imbuh Hamish.

Mervi Sumali, Chief Executive Officer SGE Live mwnambahkan, di dalam ’teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’, pengunjung dapat belajar mengenai beberapa ikan laut yang terancam punah seperti, Hiu Martil (Hammerhead Shark), Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna), Humphead Parrotfish, dan Pari Manta (Manta Ray). “Pengunjung juga diajak berpartisipasi menjaga lautan melalui hal-hal sederhana, seperti mengurangi limbah plastik serta membuang sampah pada tempatnya agar tidak mencemari lautan,” beber Mervi.

’teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’ merupakan pameran seni interaktif terbesar di Jakarta yang menggunakan teknologi digital, serta mengusung konsep kreasi kolaborasi (co-creation). Salah satu instalasi yang terdapat di dalamnya adalah Sketch Aquarium, yang memungkinkan pengunjung untuk mewarnai binatang laut sesuai imajinasi. Binatang laut yang sudah diwarnai pun akan hidup dan berenang di dalam akuarium raksasa, serta bereaksi terhadap sentuhan manusia.

Kolaborasi SGE Live dan IOP juga berupa penghimpunan donasi melalui penjualan tanda mata edisi terbatas bergambar ikan laut Indonesia yang terancam punah, hasil karya Hamish Daud. Pengunjung dapat turut serta memberikan donasi, serta memperoleh tanda mata ini dengan syarat membeli minimal 2 tiket ’teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’, untuk dapat membeli maksimal 2 tanda mata secara pre-order. “Tnda mata ini dijual seharga seharga Rp199.000 per buah. Keuntungan dari penjualan tanda mata tersebut akan didonasikan seluruhnya kepada IOP,” tandas Mervi.

Tanda mata karya Hamish Daud tersedia dalam bentuk T-Shirt dengan 3 pilihan gambar, yaitu Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna), Hiu Martil (Hammerhead Shark), dan Humphead Parrotfish. Pengunjung dapat memilih gambar ikan laut yang disukai, dan kemudian gambar akan dicetak di atas T-Shirt. Nah, menarik kan? (HG)

From → Green Living

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: