Lanjut ke konten

Inilah 4 Sosok Perempuan Muda Inspiratif di Era Digital

02/08/2019

Hidupgaya – Perempuan merupakan sosok tangguh yang sanggup melakukan sejumlah pekerjaan sekaligus (multitasking). Selain menjalankan perannya mengurus keluarga, perempuan kini juga mampu menjalankan bisnis – dan bisa dibilang sukses.

Tidak dimungkiri, pesatnya perkembangan digital di Indonesia telah memberikan banyak manfaat bagi para pelaku bisnis khususnya perempuan. Digitalisasi membuka banyak peluang untuk pemberdayaan perempuan dan memberikan kesempatan yang sama untuk turut berpartisipasi dalam industri bisnis.

Harus diakui, perempuan memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas hidup yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan bangsa. Menyadari potensi ini, Bank DBS Indonesia, melalui DBS SME Academy, baru-baru ini menghelat diskusi bertema “Empowering Women in Digital Era”.

SME Academy merupakan program pembekalan untuk UMKM agar dapat memahami metode terbaru dalam meningkatkan bisnis mereka dari para pakar bisnis. Dalam diskusi ini, Bank DBS Indonesia mengundang para perempuan hebat yang menjadi pemimpin bisnis untuk berbagi tip dan pengalaman kepada peserta.

Mona Monika, Head of Marketing Communications Bank DBS Indonesia mengatakan, secara berkala DBS Indonesia memang mengadakan SME Academy, tujuannya untuk berbagi pengetahuan guna mengembangkan UKM di Indonesia khususnya dalam iklim bisnis yang sangat dinamis saat ini seperti transformasi digital, efisiensi administrasi, hingga modifikasi model bisnis.

“Kami juga berkolaborasi dengan wirausaha sosial untuk membahas masalah Sustainable Development Goals (SDG) khususnya goals yang kelima, yaitu gender equality. DBS SME Academy kali ini mengusung tema Women Empowerment, untuk mengedepankan pelaku bisnis perempuan dan segala tantangannya,” ujar Mona.

Siapakah empat sosok perempuan muda inspiratif yang sukses berbisnis di era digital? Berikut nukilan profilnya:

Angela Oetama, Co-founder Gradana Indonesia

Gradana.co.id merupakan sebuah platform yang mempertemukan pembeli dan pendana untuk kebutuhan cicilan uang muka rumah. Pembeli properti, pemilik properti, pendana, pengembang properti, penyewa properti, vendor properti, hingga agen properti dapat terhubung dalam Gradana. “Melalui Gradana, kami ingin memberikan solusi permasalahan kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, Gradana menyiapkan produk-produk yang dapat disesuaikan kebutuhan seperti GraDP, GraSewa, dan GraKarya.

Karina Yoveline, Head of Cloud Business, Blue Power Technology

Blue Power Technology (BPT) adalah perusahaan yang bergerak di bidang implementasi Infrastruktur Teknologi Informasi (TI) untuk transformasi digital bisnis. Selama mengelola bisnis cloud di BPT, Karina telah berhasil membantu lebih dari 50 pelanggan dari berbagai industri untuk bergabung di Alibaba Cloud dalam waktu kurang dari dua tahun. “Beberapa pelanggan perusahaannya termasuk perusahaan media terbesar dan paling terintegrasi di Indonesia,” ujarnya.

Tiolora Lumbantoruan, Head of Digital Sales & Marketing Du’Anyam

Du’Anyam, sebuah wirausaha sosial yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan, meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui produksi dan pemasaran produk kerajinan anyaman daun lontar di daerah terpencil Indonesia.

“Saat ini Du’Anyam bekerja sama dengan hampir 1000 ibu-ibu penganyam di 50 desa di Flores Timur dan Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Nabire, Papua, dan telah berhasil meningkatkan pendapatan mereka sebesar 40%,” kata Tiolora.

Du’Anyam juga telah memasok lebih dari 90.000 produk kerajinan anyaman bagi hotel, perusahaan, maupun pembeli retail di Indonesia dan di mancanegara. Model bisnis wirausaha sosial seperti Du’Anyam dapat menjadi pilihan untuk UKM bertransformasi dalam mengembangkan bisnis dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Tiara Adikusumah, Co-founder Polka Jelita Indonesia

Co-founder of Polka Jelita Indonesia, salah satu merek kosmetik lokal di Indonesia, melakukan pendekatan sosial kepada pelanggan untuk memperkuat merek. Salah satunya dengan membentuk komunitas bagi para wanita yang tidak hanya sekadar ingin belajar tentang kecantikan namun juga menjadikannya sumber penghasilan. Dalam komunitas yang dinamakan Polka BeautyPreneur, Polka memberdayakan para perempuan yang senang berjualan online. (HG)

 

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: