Lanjut ke konten

Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, Kritik Sosial Berbalut Komedi Satire

14/07/2019

Hidupgaya – Di tengah gempuran film impor, film komedi satire “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” bakal dirilis di bioskop Tanah Air pada 18 Juli mendatang. Film karya sutradara John de Rantau yang diangkat dari cerpen Seno Gumira Ajidarma itu dibintangi sejumlah aktor kawakan.

Film yang disingkat DMDM ini menampilkan sejumlah adegan yang memancing imajinasi penonton. Sejumlah adegan terlihat lucu namun ini bukan film yang menjual kelucuan. Para aktornya boleh dibilang malah kerap bermain di film serius. Sebutlah Mathias Muchus (Pak RT), Inggrid Wijanarko, Anne J Koto, Anna Tarigan, Ricki Malau, Jurike Prastika, dan sebagainya.

John de Rantau mengakui, film ketujuh hasil besutannya merupakan film komedi dengan gaya berbeda. “Dimainkan oleh aktor serius, dengan adegan yang serius, tapi dikemas dengan gaya komedi. Bahkan, tanpa melibatkan komedian sebagai pemerannya,” ujarnya sesaat sebelum press screening DMDM di Jakarta, baru-baru ini.

“Bisa dibilang, ini karya terbaik saya selama menjadi sutradara,” imbuh John seraya mwnambahkan film komedi satire ini menyampaikan pesan tentang definisi dari prasangka dan imajinasi yang dirajut lekat dengan unsur ‘Indonesia banget’.

Film yang menyasar penonton di atas usia 15 tahun ini mematok target prestisius, yaitu ditonton hingga 1 juta orang. “Diharapkab lebih dari 1 juta penonton datang ke bioskop untuk menonton DMDM,” harap John.

Film “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” menceritakan sosok Sophie (Elvira Devina), mahasiswa pascasarjana berusia 25 tahub yabg cantik dan pintar yang bikin heboh Kampung Lapak, sebuah perkampungan sesak yang dihuni oleh warga dari beragam suku dengan ragam karakter yang berbeda.

Hadirnya Sophie yang melakukan tugas penelitian demi meraih gelar S2 membuat warga, khususnya kaum lelaki, termasuk para suami mulai ‘blingsatan’ karena terpikat dengan kemolekan sang mahasiswi.

Sophie yang tinggal di Kampung Lapak selama riset, memiliki hobi bernyanyi di kamar mandi. Rupanya suara Sophie yang ‘serak serak basah’ mengundang fantasi dan imajinasi seks para lelaki melambung, hingga mereka melakukan masturbasi ramai-ramai.

Singkat kata, para lelaki di Kampung Lapak terpikat akan sosok Sophie dan mendambakannya. Saking terpikatnya, para suami ini menjadi dingin terhadap para istri.

Hingga puncaknya, para istri yang tak lagi disebtuh suami itu menggeruduk rumah Pak RT, menuntut Sophie (yang mereka sebut dengan nama ejekan Sapi) diusir keluar kampung. Digambarkan, Sophie akhirnya keluar dari Kampung Lapak dan pindah ke apartemen mewah tak jauh dari perkampungan warga. Apakah masalah selesai? Nyatanya tidak. Para lelaki Kampung Lapak tetap memiliki fantasi erotis tentang sosok Sophie – bahkan hanya dengan memandangi kamar apartemennya.

Di akhir kisah, Pak RT akhirnya menerbitkan kebijakan baru – yang dituangkan dalam spanduk – berisi pelarangan menyanyi di kamar mandi.

Himaya Studio cukup jeli untuk mengangkat kembali karya Seno Gumira Ajidarma ke dalam film di era millenial, yaitu era di mana asumsi masih sering menjadi senjata peperangan baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Dalam iklim digital biasanya kabar-kabar beraroma asumsi yang belum terbukti faktanya ini dikenal dengan hoax. Film ini seolah menjadi cermin akan kebiasaan masyarakat kita yang suka menyalahkan atau mengkambinghitamkan sosok baru di dalam lingkungan atas masalah yang dia alami dalam hidupnya.

Penasaran? Silakan tonton tapi jangan terlalu berharap. Kosongkan kepala dan nikmati saja sembari tertawa – tawa. (HG)

One Comment
  1. didalam agama memang bernyanyi didalam kamar mandi di larang juga sih kak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: