Lanjut ke konten

Honda Brio Siap Mengaspal di Filipina dan Vietnam

27/03/2019

Hidupgaya – Honda Brio menorehkan sejarah baru. Setelah melakukan debut global dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Honda Brio generasi terbaru siap diekspor ke luar negeri dalam bentuk utuh (Completely Build Up /CBU). Negara tujuan ekspor kali ini adalah Filipina dan Vietnam.

Ekspor Brio ke dua negara tetangga Indonesia itu ditandai dengan pelepasan produksi perdana yang dilakukan bersamaan dengan seremoni perayaan ulang tahun PT Honda Prospect Motor(HPM) ke-20, di pabrik PT HPM Karawang, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, nilai ekspor Brio ke Filipina dan Vietnam nilainya mencapai kurang lebih Rp1 triliun.

Honda pertama kali memperkenalkan generasi pertama Honda Brio yang dirancang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia dan Asia pada 2012 . Setelah itu, generasi kedua Honda Brio menyusul pada 2018 lalu, dengan menekankan desain yang dinamis dan sporty, dimensi lebih besar, serta kabin dan bagasi yang lebih lapang. Sejauh ini Honda Brio telah diterima dengan baik oleh konsumen di Indonesia, dengan penjualan lebih dari 280.000 unit.

HPM memulai produksi mobil pertamanya pada 2003 setelah mendirikan pabrik di Karawang. Untuk memenuhi permintaan produk Honda yang meningkat di Indonesia, HPM mendirikan pabrik keduanya pada 2012 yang mampu meningkatkan kapasitas produksi menjadi 200.000 unit per tahun. Saat ini, pabrik HPM memproduksi Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda Jazz, Honda HR-V dan Honda CR-V.

President Director PT Honda Prospect Motor, Takehiro Watanabe mengatakan selama 20 tahun menjalankan bisnis, HPM terus berusaha menjadi perusahaan yang diinginkan kehadirannya oleh masyarakat Indonesia. “Indonesia adalah salah satu contoh ideal yang menggambarkan kebijakan produksi Honda, yakni melakukan produksi di mana terdapat permintaan, dengan mengoptimalkan sumber daya lokal. Kami percaya bisnis Honda di Indonesia akan terus membawa kontribusi positif terhadap industri dan masyarakat di negara ini,” kata Takehiro di sela-sela peluncuran ekspor Brio ke Filipina dan Vietnam di pabrik Karawang, Jawa Barat (26/3).

Selain melakukan produksi untuk dalam negeri, HPM juga telah melakukan kegiatan ekspor ke berbagai negara. Ekspor komponen mobil pertama kali dilakukan melalui PT Prospect Motor sebagai distributor Honda pada tahun 1992 ke berbagai negara meliputi Jepang, Thailand, Malaysia, India, Pakistan, Filipina, Vietnam, Brasil, Argentina, Meksiko dan Taiwan.

Volume dan nilai ekspor komponen mobil dari HPM terus meningkat hingga mencapai lebih dari 10.000 kontainer pada tahun 2018 dengan nilai lebih dari Rp3 triliun.

Pada 2009, setelah Honda Motor Co Ltd dan PT Prospect Motor bergabung menjadi PT Honda Prospect Motor, HPM mulai mengekspor mobil secara utuh (CBU), Honda Freed, ke Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei Darussalam. Kini, giliran Honda Brio generasi terbaru produksi HPM yan akan diekspor ke luar negeri. (HG)

Iklan

From → Auto Mania

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: