Lanjut ke konten

Kenalkan Konsep Outlet Baru, Kimia Farma Ajak Masyarakat Tampil Sehat dan Cantik

30/03/2019

Hidupgaya – Tren untuk tampil cantik dan menarik semakin menjadi atensi masyarakat. Penggunaan kosmetik dan perawatan diri tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup kaum hawa tetapi juga kaum adam. Hal ini harus diimbangi dengan kepedulian terhadap aspek kesehatan diri.

Bermula dari kondisi tersebut, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Kimia Farma) ingin memudahkan masyarakat untuk memperoleh produk healthcare di bidang gaya hidup yang berkualitas.

Jika selama ini sebagian besar masyarakat mengenal gerai Kimia Farma sebagai apotek yang menyediakan produk dan layanan kesehatan, kini Kimia Farma telah hadir dengan ritel kecantikan dan kesehatan bernama Kimia Farma Health & Beauty.

Kimia Farma Health & Beauty hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat khususnya kalangan milenial dan profesional yang bergaya hidup aktif, dinamis, dan serba praktis. Dengan desain dan nuansa industrial look, outlet ini menyajikan produk-produk kosmetik, skin care, personal care, hair care, dan suplemen kesehatan yang lebih variatif. Untuk pertama kali, Kimia Farma Health & Beauty diresmikan di Mall Tunjungan Plaza 3 lantai LG no. 16-17, Surabaya, Jawa Timur, sekaligus menjadi yang pertama di Indonesia.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir mengatakan, kehadiran ritel kecantikan dan kesehatan Kimia Farma Health & Beauty ini sebagai wujud komitmen Kimia Farma untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar senantiasa berpenampilan cantik dan tetap sehat. “Di outlet ini tidak hanya brand (merek) dari Kimia Farma saja, namun kami juga menyuguhkan beraneka macam produk lifestyle dari brand-brand lain,” papar Basyir pada Grand Opening Store Kimia Farma Health and Beauty di Surabaya, hari ini.

Menariknya, Kimia Farma Health & Beauty memberikan pengalaman baru bagi para pelanggan melalui implementasi digitalisasi. Di samping menggunakan price tag (label harga) di setiap etalase untuk memberikan informasi harga yang up-to-date, para pelanggan juga diharapkan untuk melakukan cashless payment dengan menggunakan aplikasi pembayaran digital Link Aja, GoPay, dan OVO. Lebih lagi, terdapat penggunaan QR Code sebagai media penyampaian ragam informasi secara cepat dan lengkap.

Dikatakan Basyir, tren bisnis ritel untuk produk health care and beauty secara nasional dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang bagus yakni mencapai 10%-11%. “Kami melihat ada ceruk pasar kecantikan yang masih sangat besar karena tuntutan zaman dan gaya hidup masyarakat baik kaum hawa dan adam. Untuk itu kami akan fokus masuk ke segmen ini meskipun selama ini kami lebih banyak di produk obat,” ujarnya.

Kinerja Penjualan Health and Beauty Tumbuh 40%

Dia mengungkapkan, kinerja penjualan produk health and beauty mampu tumbuh sampai 40% pada tahun lalu. Sejumlah produk kecantikan yang selama ini menjadi andalannya seperti Mars dan Venus. “Dengan membangun outlet-outlet di dalam mall, kami berharap penjualan produk kencantikan kami bisa tumbuh 20%-30% tahun ini,” katanya.

Pada tahun lalu, Basyir mengatakan, kontribusi penjualan Kimia Farma dari produk kecantikan masih sekitar 10%-15%. Seiring dengan pertumbuhan penjualan dan ekspansi bisnis ritel, diharapkan tahun ini kontribusinya bisa meningkat menjadi 20%. Ke depan pihaknya akan gencar membangun outlet Health & Beauty di sejumlah kota. Paling tidak hingga akhir tahun ini pihaknya menargetkan bisa membuka sedikitnya 10 outlet.

Dalam waktu dekat, ritel kecantikan dan kesehatan Kimia Farma Health & Beauty bakal merambah kota-kota besar lain di Indonesia, di antaranya Trans Studio Mall Cibubur dan Mall Vivo Sentul Bogor. “Nanti kami juga akan menyasar kota-kota besar di daerah seperti Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan sebagainya,” ujarnya.

Tentang Kimia Farma

Kimia Farma adalah BUMN Farmasi terbesar di Indonesia dengan layanan Healthcare dari hulu ke hilir yang meliputi Pabrik, Manufaktur Bahan Baku Obat, Research & Development, Marketing, Bisnis Internasional, Trading & Distribution, Layanan Apotek, Diagnostik, dan Klinik Kesehatan. Perseroan saat ini memiliki anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu PT Kimia Farma Apotek (ritel kesehatan), PT Kimia Farma Trading & Distribution (trading & distribution), PT Sinkona Indonesia Lestari (manufaktur kina dan turunannya), PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (manufaktur bahan baku obat), Kimia Farma Dawaa Co., Ltd (ritel kesehatan & wholesale di Arab Saudi), dan PT Phapros Tbk.

Hingga Februari 2019, Perseroan telah memiliki 1.171 jaringan Apotek, 546 Klinik Kesehatan, 55 Laboratorium Klinik, 3 Klinik Kecantikan, 10 Optik, 48 cabang Trading & Distribution dan 34 gerai di Arab Saudi.

PT Phapros Tbk atau Phapros resmi menjadi anak perusahaan PT Kimia Farma (Persero) Tbk sejak 27 Maret 2019 melalui Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham PT Phapros Tbk antara PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk.

Phapros adalah perusahaan farmasi yang berdiri sejak 21 Juni 1954 di Semarang, Jawa Tengah. Hingga saat ini, perusahaan telah memproduksi lebih dari 250 macam produk yang diklasifikasikan dalam kelompok etikal branded, etikal generik, OTC (Over The Counter), dan agromed. Selain itu, perusahaan juga telah memperluas lingkup bisnisnya pada sektor alat kesehatan, toll manufacturing, dan kerja sama ekspor. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: