Lanjut ke konten

CMEF Indonesia Akan Gelar Pameran Perlengkapan Medis Libatkan Lebih dari 300 Merek

28/01/2019

Hidupgaya – Sektor kesehatan di Indonesia tak bisa dimungkiri tengah mengalami transformasi besar. Meski program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dipandang sebagai katalis utama untuk pertumbuhan kuat industri perawatan kesehatan, penduduk kelas menengah yang berkembang pesat berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas perawatan, termasuk pengendalian biaya dan tersedianya berbagai pilihan rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta.

Sejalan dengan itu, pasar peralatan medis tumbuh sejalan dengan naiknnya kebutuhan tes diagnostik, dan perlengkapan untuk operasi yang lebih canggih serta penggunaan bahan habis pakai.

Sebagai salah satu pasar peralatan medis dengan pertumbuhan paling cepat secara global, pasar peralatan medis Indonesia saat ini bernilai US$747,3 juta dan diperkirakan akan mencapai US$1.197,2 miliar pada 2019.

Dalam menghadapi berbagai perubahan di sektor kesehatan, CMEF Indonesia akan hadir untuk pertama kalinya dengan memperkenalkan hampir 200 perusahaan peralatan medis internasional, melibatkan lebih dari 300 merek, produk dan solusi medis baru ke pasar Indonesia untuk mendukung permintaan yang semakin berkembang di Tanah Air.

“Pameran akan menghadirkan lebih dari 300 merek dan produk yang baru bagi Indonesia yang mencari distributor lokal, dan hampir 200 perusahaan internasional yang mengincar kemitraan dengan produsen Indonesia melalui sebuah kerja sama untuk meningkatkan produk dalam negeri,” kata Manajer Proyek CMEF Indonesia, Stenly Yonardi.

CMEF Indonesia akan memulai debutnya ketika industri perawatan kesehatan domestik kian menjanjikan. “Kami akan mendukung misi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata medis terkemuka di dunia,” imbuh Stenly.

Stenly menambahkan, berbagai peraturan dan inisiatif baru telah diluncurkan untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas dan kemudahan bagi distributor dan reseller peralatan medis berlisensi untuk mengeksplorasi kemungkinan kerja sama distribusi dengan perusahaan medis dan pemilik merek internasional. Relaksasi aturan investasi asing pun sudah diluncurkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi nasional.

“CMEF Indonesia melayani masyarakat dengan menyediakan platform yang efektif bagi distributor lokal untuk mencari peralatan medis dan merek yang baru bagi Indonesia serta bagi produsen lokal dalam mencari investasi asing untuk meningkatkan produksi dalam negeri,” bebernya.

Lebih dari 300 peralatan dan solusi baru untuk Indonesia akan dipamerkan di CMEF Indonesia 2019, dengan tiap peserta menghadirkan satu atau lebih produk yang baru bagi Indonesia untuk mencari distributor lokal. Sebanyak 55 persen dari produk yang akan dipamerkan di antaranya adalah peralatan elektromedis/teknologi medis, 28 persen peralatan manufaktur dan teknologi OEM, dan 22 persen peralatan rehabilitasi/ortopedi dan masih banyak lagi.

Jejaring untuk Meningkatkan Kolaborasi

Menurut riset yang dilakukan KPMG tentang masa depan industri perangkat medis, perusahaan peralatan medis percaya bahwa inovasi-inovasi di masa depan akan lebih tercipta melalui kemitraan, ketimbang jalan sendiri. Bahkan produsen peralatan medis melihat nilai besar dalam memasuki kemitraan baru untuk mendorong inovasi, dan banyak dari mereka yang sudah mengadopsi model bisnis yang lebih kolaboratif dengan para pemasok dan pelanggan.

Program pertemuan bisnis antara distributor dan produsen lokal akan menjadi tulang punggung CMEF Indonesia. Stenly menambahkan, guna memfasilitasi dan mendukung pertumbuhan kemampuan manufaktur lokal, CMEF Indonesia akan merancang peluang untuk mengembangkan jaringan yang memungkinkan para profesional lokal melakukan diskusi yang bermakna dengan pemilik merek internasional. “Distributor lokal akan dapat bertemu dengan merek internasional yang menawarkan produk dan solusi yang baru bagi Indonesia yang mencari kerja sama distribusi yang relevan dengan portofolio mereka,” ujarnya.

Produsen lokal juga dapat bertemu dengan produsen dan investor potensial untuk memproduksi produk mereka secara lokal untuk mendorong pertumbuhan sektor medis domestik.

Sejumlah perusahaan medis internasional di antaranya dari Cina, Jerman, India, Jepang, Pakistan, Korea Selatan, Amerika Serikat, mencari kesempatan untuk melakukan produksi secara lokal. Perusahaan-perusahaan ini termasuk China Sinopharm International Corporation (China), Henan Shuguang HZK Biological Technology Co., Ltd (China), Innotek Instruments (Pakistan), K1MED (Korea Selatan).

Perusahaan lain yang juga ikut serta adalah Koike Medical (Japan), Medtech Life Pvt Ltd (India), Mindray Medical International Limited (China), Ningbo David Medical Device Co., Ltd (China), Primed Halberstadt Medizintechnik Gmbh (Jerman), PT. Ortho Tech Indonesia (Indonesia), Shenzhen Landwind Industry Co.,Ltd (China), SonoScape Medical Corp (China), Swiss Pharm Research Laboratories Inc (Filipina), juga TOP Corporation (Japan).

CMEF Indonesia akan dihelat pada 6-8 Maret 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Diselenggarakan oleh Reed Exhibitions, pameran tiga hari ini merupakan tambahan baru untuk portfolio perusahaan secara global di bidang peralatan medis, setelah sebelumnya Reed telah melakukan banyak pameran di Cina, Australia, Jepang, dan Turki.

Lima ratus pengunjung pertama setiap hari akan mendapatkan voucher Go-Pay senilai Rp30.000. Semua pengunjung juga akan berkesempatan memenangkan iPhone XS Max dan hadiah lainnya ketika mereka mengunjungi pameran. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: