Lanjut ke konten

Zilingo Gelar Seller Loyalty Program sebagai Dukungan Kembangkan Bisnis ke Pasar Global

06/09/2018

Hidupgaya – Indonesia tampaknya menjadi ‘surga’ bagi pelaku e-commerce untuk menjajal peruntungan bisnisnya. Menurut data yang dihimpun Nielsen, pasar e-commerce Indonesia diprediksi akan menguasai 52% dari seluruh e-commerce di kawasan Asia Tenggara.

Dalam riset bertajuk “Indonesia Ocean of Opportunities Overcoming Dead Win and Riptide 2017” disebut-sebut Indonesia menjadi magnet eksotis bagi para pelaku bisnis ec-ommerce untuk mencicipi legitnya pasar ini di Tanah Air, termasuk Zilingo.

Zilingo merupakan marketplace fesyen dan lifestyle terkemuka di Asia Tenggara yang memasuki pasar Indonesia. Mendobrak pasar dengan kampanye bertagar #siapasihlo marketplace ini melirik potensi produk fesyen Tanah Air.

Melina Marpaung, Head of Marketplace PT Zilingo Tech Indonesia mengatakan, Zilingo memiliki 100 merek ritel fesyen dari 3000 seller lokal yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa kategori produk di antaranya seperti fesyen wanita menjadi favorit konsumen Indonesia.  “Ini menunjukkan bahwa masyarakat khususnya Indonesia mulai percaya diri menggunakan produk dalam negeri, termasuk merek fesyen lokal,” ujar Melina dalam temu media di Jakarta, Rabu (5/9).

Dia menambahkan, setiap orang harus mempunyai kebebasan untuk mengekspresikan diri mereka melalui fesyen. “Fesyen adalah tentang keragaman, juga padu padan, Zilingo mengundang setiap pengguna untuk menemukan apapun yang mereka suka, semuanya dalam satu tempat,” imbuh Melina.

Produk fesyen memang masih menjadi magnet bagi pembeli untuk berbelanja online. Data Priceza, sebuah mesin pencari belanja online, mencatat wilayah Asia Tenggara selama 6 bulan terakhir (Januari-Juni 2018) menyebut kategori fesyen adalah produk yang paling banyak dicari di Asia Tenggara.

Kategori ini memuncaki daftar pencarian di Indonesia (24.11%), Vietnam (22.65%), dan Thailand (12.12%).

Melina menambahkan, besarnya demand akan produk fesye online di Tanah Air juga diikuti dengan peralihan para (UMKM) dari channel distribusi offline ke online. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) sampai akhir 2017 menyebutkan 3,79 juta dari total 59,2 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah memanfaatkan platform online.

Seller Loyalty Program

Melina mengungkapkan Zilingo didirikan untuk menghubungkan pecinta mode baik seller maupun buyer di seluruh Asia dengan pilihan fesyen yang sangat beragam. Hal inilah yang melandasi dirilisnya ‘Seller Loyalty Program” yang diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para seller untuk mengembangkan profil dan kinerja bisnisnya.

Untuk program ini, Zilingo memberikan beasiswa bahasa Inggris kepada para seller loyal yang tumbuh bersama dengan bisnis Zilingo di Indonesia. “Kemampuan berbahasa Inggris sangat penting di pasar perdagangan global. Semua orang membutuhkannya, apalagi untuk para seller Zilingo yang membidik pasar fesyen Asia sekaligus untuk menyongsong datangnya era perdagangan bebas 2020 mendatang,” ujar Melina. “Dengan kapabilitas berbahasa Inggris yang cakap tentunya memperbesar peluang mereka untuk mengembangkan bisnis lebih luas lagi ke ranah global.”

Sebanyak 200 seller Zillingo dari 18 provinsi di Indonesia akan mendapatkan Loyalty Program yang resmi dimulai pada Oktober hingga akhir 2018. Dalam program ini, Zilingo menunjuk beberapa lembaga pendidikan bahasa Inggris kompeten sebagai tenaga pengajar untuk sellernya.

Selain seller, reward beasiswa les bahasa inggris ini juga bisa dialihkan kepada anak dari seller sebagai penerima. Chandni Chainani, Head of Sales PT Zillion Tech Indonesia menjelaskan ke-200 peserta Seller Loyalty Program merupakan seller Zilingo yang berhasil meraih angka penjualan tertinggi sepanjang tahun 2017 sampai pertengahan 2018.

“Selain angka penjualan, pertimbangan lainnya adalah konsistensi dalam hal reputasi pelayanan. Bagi Zilingo, kesuksesan adalah ketika kami bisa membuat para partner termasuk seller menjadi lebih sukses terlebih dahulu. Investasi yang kami lakukan adalah membuat para seller Zilingo bisa menang di pasar mode Asia,” tandasnya.

Lebih lanjut lagi Chandni menjelaskan pertumbuhan seller lokal yang juga sebagai produsen meningkat tajam seiring pertumbuhan bisnis Zilingo di Indonesia. Kualitas dan keragaman produk serta merek fesyen dalam negeri menunjukan bahwa produk fesyen lokal memiliki daya saing di pasar internasional.

“Banyak sekali merek fashion lokal yang sudah mendapatkan hati di masyarakat. Di Zilingo, seller yang juga produsen pun beragam mulai dari busana muslim, bahan jeans dan yang lainnya. Omzet mereka bahkan sampai ratusan juta perbulan. Apabila dibekali dengan kapabilitas berbahasa Inggris yang cakap tentunya memperbesar peluang mereka untuk mengembangkan bisnis ke ranah global,” pungkasnya.

Melina menambahkan ke depannya tidak menutup kemungkinan Loyalty Program Zilingo akan dikembangkan dalam wujud kegiatan lain yang lebih beragam. Hal ini mengingat selama kurun waktu 4 bulan sejak peluncuran kampanye #siapasihlo pada Maret 2018, Zilingo sudah berhasil mendatangkan 7 juta pengunjung setiap bulannya. (HG)

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: