Lanjut ke konten

Jaringan Cerdas: Tren Masa Depan untuk Bangunan Pintar

04/09/2018

Hidupgaya – Efisiensi energi menjadi hal yang perlu dilakukan di Indonesia, dan tak bisa menunggu lama untuk diimplementasikan.

Efisiensi ini dapat dimulai dari bangunan komersial, yang menurut studi oleh American for an Energy Efficient Economy (ACEEE), dapat menghemat hingga US$60 miliar, jika investasi untuk efisiensi energi ditingkatkan, setidaknya 1 hingga 4 persen.

Menurut Eddie Widiono, pendiri asosiasi jaringan cerdas di Indonesia, Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), efisiensi dapat dilakukan salah satunya dengan pengaturan kualitas daya dan listrik pada bangunan komersial.

Jika dilakukan, hal ini akan memaksimalkan penggunaan dan memperpanjang umur pemakaian peralatan untuk efisiensi bisnis. “Dalam hal ini, jaringan cerdas sebagai konvergensi informasi (TI) dan teknologi operasi, menjadi penghubung utama bagi teknologi bangunan cerdas,” ujar Eddie dalam temu media di Jakarta, Selasa (4/9).

Kemajuan teknologi jaringan cerdas berkontribusi dalam percepatan pertumbuhan IoT, khususnya dalam membangun teknologi energi terbarukan, perangkat listrik, dan sistem penyimpanan energi.

IoT merupakan istilah untuk Internet of Things, sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus.

Kemampuan IoT termasuk berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Misalnya elektronik, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.

Eddie menambahkan, dalam hal bisnis, jaringan cerdas juga akan menciptakan pasar dan peluang baru yang bernilai hingga US$100 miliar. “Khususnya lewat penggunaan peralatan pintar untuk bisnis, seperti meter pintar dan pusat data, gardu pintar, serat optik, dan sensor IoT,” ujarnya.

Mantan orang nomor satu Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini menyebut, listrik dan jaringan cerdas akan terus memegang peranan penting dalam membangun masa depan industri 4.0 di Indonesia.
Karenanya, dibutuhkan kolaborasi yang padu antara pemerintah dan swasta. Misalnya, pengunaan transformator daya dan distribusi berteknologi canggih, untuk kemudian diaplikasikan oleh PLN untuk penyebaran listrik di seluruh Indonesia.

“Dengan demikian, percepatan transmisi energi berteknologi tinggi pun bisa tercapai, bahkan hingga ke daerah pedesaan,” ujar Vincentius Winarto, Business Development of Trafo Indonesia.

Terkait dengan hal itu, Pamerindo Indonesia, menggelar pameran perangkat cerdas untuk efisiensi energi terbesar, Elenex Indonesia 2018 bersamaan dengan Building System & Automation (BSA) Indonesia 2018. Kedua pameran ini akan berlangsung 19-21 September 2018di JIExpo Kemayoran Jakarta.

Melibatkan lebih dari 250 peserta dan profesional IoT dalam mengaplikasikan solusi efisiensi energi, inovasi pencahayaan, sistem bangunan dan otomatisasi, serta sensor dan sistem keamanan pintar, acara ini akan mendatangkan lebih dari 6.000 profesional dan pemain industri utama, khususnya dari sektor manufaktur.

Elenex Indonesia berfokus pada listrik cerdas dan efisiensi energi, sementara titik berat BSA Indonesia ada di sistem bangunan cerdas dan otomatisasi.

Wiwiek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia mengatakan melalui penggabungan dua pameran ini, dia optimistis dapat berkontribusi dalam percepatan adopsi industri 4.0 dan manufaktur cerdas di Indonesia.

“Pameran ini juga menjadi wadah bagi ratusan manufaktur untuk memamerkan keunggulannya di bidang otomatisasi berbasis IoT dan solusi penghematan energi, dengan berbagai teknologi yang menjadi fokus inisiatif industri 4.0 dari pemerintah untuk membangun Indonesia 4.0,” tandasnya. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: