Skip to content

Anak Cerdas Bukan Sekadar Pintar, Kenali 4 Cirinya

10/08/2018

Hidupgaya – Memiliki anak cerdas sudah tentu menjadi dambaan setiap orangtua. Untuk itu orangtua harus memenuhi kebutuhan nutrisi dan stimulasinya sejak dini, yang dikenal dengan istilah 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran), yang dimulai sejak ibu hamil hingga bayi lahir dan menapaki periode emas tumbuh kembangnya.

Mungkin selama ini kita masih keliru mendefinisikan anak cerdas dan anak pintar. Psikolog anak dan keluarga Kasandra Putranto mengatakan, anak cerdas (bright child) tidak hanya sekadar pintar tapi memiliki kemampuan menyerap informasi dengan cepat. “Anak cerdas juga memiliki ingatan dan pemahaman yang baik, memiliki kompetensi – satu atau di beberapa bidang – serta mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik,” ujar psikolog klinis pendiri Kasandra & Associates dalam temu media bertema “Menciptakan Anak Cerdas yang Sehat” menandai peluncuran kampanye #AnakCerdasItu yang dihelat oleh Cerebrofort di AEON BSD Tangerang, Kamis (9/8).

Kasandra menambahkan, anak cerdas juga memiliki ketangguhan dan kemampuan sosial emosional yang baik. Ciri lainnya adalah, kebanyakan anak cerdas adalah jenis anak yang sangat nyaman dan menyenangkan bila diajarkan berbagai hal. “Mereka juga lebih mampu menyesuaikan diri dengan baik sehingga lebih mahir belajar dan lebih mudah dididik.”

Dalam kesempatan yang sama Head of Vitamin PT Kalbe Farma Tbk (yang membawahi suplemen Cerebrofort), Johan Leo, menambahkan, sejalan dengan kanrpanye #AnakCerdasltu, Cerebrofort mendefinisikan empat aspek penting yang dimiliki oleh seorang anak cerdas, yaitu Anak Cerdas Itu Berani, Kreatif, Peduli dan Sehat.

“Kalbe berkomitmen dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, salah satunya dengan mendukung masa tumbuh kembang anak untuk menghasilkan anak cerdas,” ujarnya.“Melalui Cerebrofort kami ingin mengajak keluarga Indonesia menjadi orangtua yang cerdas, untuk membentuk anak-anak yang memiliki kepedulian, keberanian, kreativitas dan kesehatan sejak usia dini.”

Mengomentari soal empat aspek penting yang dimiliki anak cerdas, Kasandra menjelaskan anak cerdas memang harus berani, karena keberanian akan menumbuhan kepercayaan diri dan kemandirian pada anak. “Sehingga anak akan lebih siap menghadapi tantangan, mengambil risiko, mencoba pengalaman baru, siap menerima kegagalan, dan tegas dalam mengambil tindakan dan keputusan,” bebernya.

Sedangkan terkait Anak Cerdas ltu Kreatif, maksudnya adalah anak memiliki kemampuan berpikir menemukan solusi atau sudut pandang baru akan membantu anak untuk menyelesaikan masalah-masalah unik di era globalisasi dan digital.

Hal lain adalah, Anak Cerdas Itu Peduli, memiliki rasa peduli merupakan salah satu tanda bahwa anak memiliki kecerdasan sosial-emosional dan memiliki empati. “Penelitian membuktikan bahwa individu dengan kemampuan sosial-emosional dapat menjalin hubungan dan bekerja sama dengan lebih baik, serta meningkatkah prestasi akademik,” urai psikolog klinis ini.

Sedangkan poin terakhir, Anak Cerdas ltu Sehat, ditandai dengan tumbuh-kembang yang optimal. Pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi secara simultan dan berkesinambungan. Apabila ukuran tubuhnya dapat tumbuh dengan baik, maka harus diikuti juga dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuhnya.

Mengomentari soal tumbuh kembang optimal, Claudia Anggi, medical officer PT Kalbe Farma Tbk mengatakan, selain stimulasi, orangtua harus memperhatikan kebutuhan nutrisi anak. “Jika dulu kita mengenal empat sehat lima sempurna, kini Kementerian Kesehatan mengenalkan konsep gizi seimbang yang disesuaikan dengan kebutuhan anak,” ujarnya.

Untuk bisa menjadi anak sehat, anak disarankan mengonsumsi gizi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, lemak dan komponen mineral dan vitamin, juga air. “Ajari anak makan buah dan sayur agar dia mendapat sumber vitamin dan mineral yang cukup. Jika orangtua tak yakin kebutuhan vitamin dan mineral anak tercukupi, mungkin bisa mempertimbangkan pemberian suplemen,” tandas Anggi. (HG)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: