Lanjut ke konten

Mengulik Manfaat Sarang Burung Walet untuk Kesehatan dan Kecantikan

11/08/2018

Hidupgaya – Pernah dengar tentang sarang burung walet? Bukan sembarang sarang burung, karena sarang yang ini dipercaya memiliki beragam manfaat, mulai kesehatan hingga kecantikan. Banyak orang mengandalkan sarang burung walet demi tampilan muda berseri, seolah waktu berhenti.

Marlienna Suwito, pendiri dan CEO Heavenly Nest (dok. ist)

Chef Rudi Choiruddin memiliki pengalaman unik dengan sarang burung walet. Koki yang identik dengan masakan Indonesia ini dalam kunjungan ke suau daerah di Sumatera mengaku ditawari minuman sarang burung walet. Usai mengonsumsinya, Rudi mengaku stamina menjadi lebih baik meski kurang tidur.

“Saya merasakan sendiri khasiatnya. Bahkan saat hanya tidur beberapa jam, dengan minum minuman yang diracik dari sarang burung walet bisa membantu saya bugar. Karena tugas saya mengharuskan saya banyak traveling ke berbagai wilayah,” ujar Rudi di sela-sela peluncuran Heavenly Nest Lounge, Plaza Indonesia Jakarta, baru-baru ini.

Hal itu diamini Marlienna Suwito, pendiri dan CEO Heavenly Nest. Perempuan berusia 34 tahun ini teratur mengonsumsi minuman sarang burung walet sejak beberapa tahun silam. “Yang saya rasakan memang stamina tetap prima meski saya sibuk. Kulit juga terjaga kekencangannya, karena sarang burung walet kaya kolagen yang bermanfaat memelihara kesehatan kulit,” ujarnya.

Heavenly Nest Bird’s Nest Mask (dok. ist)

Untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen, Marlienna membuka Heavenly Nest Lounge, merupakan kafe yang menyediakan minuman sarang burung premium dan sarang burung mentah di Heavenly Nest Lounge, Plaza Indonesia Unit LB # 044B, Jl. M.H Thamrin No. 28-30, Jakarta, Indonesia.

“Produk minuman Heavenly Nest menggunakan bahan-bahan unggulan seperti kangen water, goji berries,  juga jujube (kurma merah) yang kaya antioksidan dan mengandung nutrisi. Juga dilengkapi madu manuka yang memiliki sifat anti-bakteri,” jelasnya.

Marlienna memastikan sarang burung mentah yang disajikan di kafenya 100 persen murni tanpa bahan tambahan lainnya. “Saya berani menjamin tanpa pemutih atau bahan kimia dalam bentuk apapun. Sarang walet Heavenly Nest juga memiliki kadar air yang sangat rendah – kurang dari 10 persen, dibandingkan dengan standar pasar yaitu 30 persen. Jadi Anda membeli lebih banyak sarang burung, bukan air,” klaimnya.

Semua proses pengolahan dan pembuatan dilakukan tanpa menggunakan aditif, pewarna, pengawet dan sarang burung dibersihkan hanya dengan menggunakan air kangen.

Selain membuka lounge, Heavenly Nest juga merilis produk teranyar, yaitu Heavenly Nest Bird’s Nest Mask. Marlienna mengatakan Heavenly Nest Birds Nest Mask merupakan masker wajah peel off yang mengandung ekstrak sarang burung walet alami.

“Sarang burung kaya akan faktor pertumbuhan, protein, kolagen, dan epidermal yang akan menyehatkan, melembabkan kulit secara mendalam, merangsang pembaruan sel epidermis dan mencerahkan warna kulit. Juga bermanfaat sebagai anti-penuaan,” ujarnya.

Masker ini juga mengandung ekstrak alami yang ramah kulit, seperti natto gum, asam amino, gandum, ekstrak daun Camellia sinensis, air bunga rose centifolia dan ekstrak kulit Morus alba. “Produk ini mampu melembabkan dan meningkatkan kondisi kulit menjadi lebih baik. Kulit akan terasa lebih sehat dari sebelumnya,” beber Marlienna.

Kapan sebaiknya konsumsi minuman sarang burung walet? “Bisa kapan saja. Bisa diminum oleh anak-anak bahkan ibu hamil,” ujarnya.

Minuman sarang burung walet ukuran 250 ml bisa dikonsumsi sebanyak dua kali, malam sebelum tidur, dan pagi saat perut kosong. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: