Lanjut ke konten

Jelajah Tanahumba, Eksplorasi Keindahan dan Eksotisme Sumba

25/07/2018

Hidupgaya – Sumba memiliki alam yang indah dengan kekayaan budaya. Pulau ini eksotik berkat kekayaan tenun ikat, kuda, dan tanah yang elok.

Dalam acara Jelajah Tanahumba yang diselenggarakan oleh empat kabupaten, yaitu Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya, dihelat beragam acara, salah satunya pergelaran busana. Jelajah Tanahumba ini berlangsung 10-15 Juli silam.

Koleksi Adinda Moeda dan Yurita Puji dengan aksesoris karya Jeany Wang (dok. ist)

Pergelaran busana kali ini menampilkan desainer fesyen Adinda Moeda, Yurita Puji, dan Jeany Wang yang menampilkan beragam aksesoris penunjang. Ketiga desainer tersebut tampil dalam empat show yang diadakan di kediaman Bupati Sumba Timur, Gidion Mbiliyora, kediaman Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole, pesisir pantai, dan di rumah adat Sumba.

Koleksi busana karya Adinda Moeda (dok. ist)

Desainer Adinda Moeda menghadirkan koleksi kain tenun dengan desain yang glamour yang sangat pas digunakan ke acara pesta. Koleksi Adinda terlihat sangat chic dengan potongan dan permainan mofikasi kain polos dan kain tenun.  Untuk pergelaran ini, Adinda menampilkan 15 set busana untuk empat kali show di tempat berbeda.

Koleksi busana ready to wear Yurita Puji (dok. ist)

Sedangkan desainer Yurita Puji menghadirkan koleksi busana ready to wear yang desainnya disesuaikan untuk menjangkau pasar mancanegara. Yurita menampilkan 18 look beragam warna, mulai yang kalem hingga menyolok, untuk empat peragaan di tempat berbeda.

Deretan koleksi busana dengan kain tenun Sumba ini terlihat cantik dengan padanan aksesoris mutiara karya desainer Jeany Wang. Jeany menghadirkan koleksi yang bertemakan Glam & Colourful of Sumba Heritage. Aksesoris yang ditampilkan hadir dengan desain yang mewah dengan menggunakan material berupa mutiara, coral, dan amber yang dipadukan dengan kuningan dan perak.

“Bahan-bahan diaplikasikan menjadi perhiasan-perhiasan yang diwariskan sejak dulu untuk menjadi pendamping pakaian adat. Aneka aksesoris tersebut hadir dalam bentuk kalung, gelang, dan anting yang hadir menyatukan warisan budaya NTT dengan gaya fesyen terkini,” ujar Jeany. (HG)

 

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: