Lanjut ke konten

Kodomo Challenge Ajak Bermain dan Belajar di Usia Dini Bersama Shimajiro

11/05/2018

Hidupgaya – Periode lima tahun pertama dalam kehidupan anak merupakan tahapan terpenting dalam perkembangan fisik, intelektual, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, orangtua perlu mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, dengan menyediakan lingkungan yang mampu menstimulasi rasa ingin tahu mereka dan memberikan berbagai pengalaman yang menyenangkan.

Menurut psikolog keluarga Nadya Pramesrani, bermain adalah cara anak usia dini dalam belajar tentang dunianya. “Melalui bermain, anak belajar untuk mengembangkan berbagai macam kemampuan yang akan bermanfaat untuk menjalani dunia akademisnya nanti, seperti kemampuan motorik kasar, motorik halus, personal dan sosial, serta kognitif,” ujar Nadya di sela-sela acara Kodomo Challenge Touch & Try di Jakarta, baru-baru ini.

Menyadari pentingnya bermain dan belajar di usia dini, Benesse Corporation, sebuah perusahaan pendidikan nomor satu di Jepang, menghadirkan Kodomo Challenge, program edukasi untuk mendampingi orangtua dalam mengoptimalkan perkembangan anak usia dini.

Program ini menggunakan sistem berlangganan dengan paket yang dikirimkan ke rumah setiap bulan. Kodomo Challenge dirancang agar anak dan orang tua dapat belajar sambil bermain bersama menggunakan media multiplatform, yaitu Buku Bergambar, Mainan Edukasi, serta Video Edukasi.

President Director PT Benesse Indonesia, Daisuke Okada mengatakan, dengan pengalaman selama 60 tahun lebih mengembangkan pendidikan di Jepang, Benesse sangat memahami betapa pentingnya periode perkembangan anak usia dini yang akan mempengaruhi kehidupan mereka pada masa depan. “Kami bekerja sama dengan para ahli Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menyusun program edukasi yang seimbang dan komprehensif sesuai dengan perkembangan anak Indonesia,” ujarnya.

“Kodomo Challenge ingin mengampanyekan kepada orangtua untuk menikmati waktu berkualitas sambil membangun motivasi dan kepercayaan diri anak,” imbuhnya.

Saat ini, Kodomo Challenge tersedia dalam dua pilihan program, Toddler (untuk anak usia 1-2 tahun) dan Playgroup (untuk anak usia 2-3 tahun). Metode pembelajaran yang disediakan oleh Kodomo Challenge memiliki tiga keunggulan:

1.Menggunakan pendekatan multi-platform, dengan video, buku bergambar, dan mainan yang terintegrasi satu sama lain.

2. Kurikulum dan materi yang sesuai dengan perkembangan usia anak.

3. Menghadirkan sosok learning buddy, Shimajiro, karakter edukatif nomor satu di Jepang yang berperan sebagai teman belajar anak. Bersama Shimajiro, rasa ingin tahu dan motivasi anak akan meningkat. Misalnya, saat anak sedang susah makan, orang tua bisa menjadikan Shimajiro sebagai contoh sehingga anak termotivasi untuk makan.

“Kami secara rutin mengadakan acara Kodomo Challenge Touch & Try. Acara ini diperuntukkan bagi keluarga yang ingin mengenal lebih jauh program Kodomo Challenge. Di sana mereka bisa mendapat informasi lengkap seputar Kodomo Challenge, mencoba isi paket Kodomo Challenge, berkonsultasi dengan tim edukasi, serta menyaksikan pertunjukan spesial dari Shimajiro,” imbuh Senior Marketing Manager PT Benesse Indonesia, Takashi Kimura.

Benesse merupakan perusahaan pendidikan asal Jepang yang telah berdiri sejak tahun 1955. Selain di negara asalnya, Benesse juga meluncurkan program edukasi Kodomo Challenge di Taiwan, Tiongkok, dan Korea Selatan. Pada tahun 2018, Benesse akhirnya menghadirkan Kodomo Challenge bersama learning buddy Shimajiro untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di Indonesia. (HG)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: