Skip to content

Hartadinata Abadi Rilis 9 Koleksi Perhiasan Emas Terinspirasi Kearifan Lokal

20/04/2018

Hidupgaya – Emas merupakan perhiasan favorit perempuan. Selain tak lekang termakan zaman, emas juga bisa digunakan sebagai investasi berharga.

Industri perhiasan emas Indonesia merupakan sektor yang berpotensi dan tumbuh dengan pesat disebabkan pasar yang besar dan terus tumbuhnya industri ritel. Selain itu perhiasan emas menawarkan nilai investasi yang stabil.

Koleksi perhiasan emas Hartadinata Abadi

Kalangan menengah dan menengah-atas terus bertumbuh dengan kuat yang memberikan peluang besar bagi pertumbuhan perusahaan di masa depan.

Jika dulu bentuk perhiasan relatif sederhana, namun seiring kemajuan teknologi, desain perhiasan emas juga tampil lebih menarik. Konsumen tampaknya mulai mencari bentuk perhiasan emas yang tidak biasa. Nah, menjawab kebutuhan ini, PT Hartadinata Abadi Tbk, produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia merilis 9 produk unggulan.

Koleksi perhiasan yang terinsipirasi dari kekayaan Nusantara ini dipamerkan di ajang pameran produk tahunan internasional terbesar di Indonesia, 12th Jakarta International Jewellery Fair 2018 (“12th JIJF 2018”) yang berlangsung 19-22 April 2018.

Direktur Utama Hartadinata Abadi Sandra Sunanto mengatakan, sebagai produsen emas satu-satunya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, melihat pameran perhiasan tingkat internasional merupakan ajang terpenting sebagai tempat dan kesempatan bagi para pemain dan pemilik usaha untuk berkumpul, berdagang dan saling bertukar informasi teranyar.

Koleksi perhiasan emas Hartadinata Abadi (dok. Hidupgaya)

“Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri perhiasan di wilayah Asia. Ekonomi Indonesia telah secara konsisten tumbuh di atas 5 persen per tahun dan selama beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Jakarta berada di pusat dari pertumbuhan tersebut dalam hal daya beli konsumen dan meningkatnya populasi kelas menengah,” papar Sandra dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Mengambil tema “Dari Hartadinata untuk Indonesia”, Hartadinata menampilkan rangkaian produk unggulan – hasil karya dari para desainer anak bangsa yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Koleksi terdiri dari produk-produk perhiasan dengan desain unik yang terinspirasi dari flora dan fauna Indonesia seperti komodo, burung cendrawasih, loreng harimau, kehijauan hutan tropis; dan budaya Indonesia seperti motif batik parang, motif batik mega mendung, motif batik kawung, rumah adat Minangkabau, dan ukiran Jepara.

“Alam dan budaya Indonesia sangat kaya. Inilah yang menjadi inspirasi kami,” imbuh Sandra.

Sandra menambahkan, kualitas desain dan keindahan yang dihasilkan para desainer lokal, yang kebanyakan lulusan SMK, tidak kalah dengan desainer dari luar negeri, malahan mereka lebih bisa menangkap kearifan budaya sendiri.

Kepala Desainer Hartadinata Abadi, Muhammad Sigit Purnomo, mengatakan pemilihan sembilan kategori tersebut karena dianggap mewakili dan udah diaplikasikan untuk perhiasan. “Kami berimprovisasi sehingga bisa menjadikan inspirasi tersebut menjadi sebuah desain perhiasan yang cantik, juga artistik,” ujar Sigit.

Perhiasan-perhiasan ini diproduksi dengan kadar yang beragam, yakni 300 dan 375 karat (lazim disebut emas muda), dan  700 dan 750 karat (emas tua), dengan pilihan emas yang beragam, baik emas putih atau kuning, atau bahkan rosegold.

Hartadinata Abadi memiliki tiga kategori merek produk, yaitu toko emas ACC, yang menyasar kelas menengah bawah; Celine Jewelry yang menjual perhiasan emas dengan aksesori berlian – menyasar kelas menengah atas; dan Claudia Perfect Jewelry yang menyasar pada kelas menengah atas dengan menyediakan fashion jewelry dan cincin kawin.

Koleksi perhiasan emas Hartadinata Abadi (dok. Hidupgaya)

Sebagai informasi, Hartadinata Abadi meraih kenaikan laba sebelum pajak pada tahun 2017 sebesar 15,64 persen dibandingkan tahun 2016, sebesar Rp147 miliar dengan pencapaian laba bersih sebesar Rp112 miliar. Total pendapatan pada tahun 2017 tumbuh 13 persen menjadi Rp2,482 triliun dibandingkan periode sebelumnya. (HG)

 

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: