Skip to content

Telkom Gelar Democracy of Centennial, Tantang Generasi Z Tuangkan Sejuta Ide Seabad Indonesia

12/11/2017

Hidupgaya – Generasi Milenial atau generasi Y mungkin tak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai dengan tahun 1995. Belakangan ada istilah baru yang muncul dengan generasi di bawahnya, yakni generasi Centennial atau generasi Z, yang memiliki rentang kelahiran tahun 1995 sampai 2011.

Generasi Z adalah generasi digital, yang identik dengan generasi yang berpikiran terbuka, dan mereka diharapkan dapat menjadi pemimpin serta mengubah wajah Indonesia menjadi jauh lebih baik. Singkat kata, generasi Z adalah masa depan.

Alika Islamadina mewakili generasi Centennial alias generasi Z

Generasi Centennial dapat dikatakan mereka adalah generasi pertama yang sejak lahir telah mengenal internet. Untuk itu, dapat dikatakan generasi Z adalah pasar utama industri digital di masa depan.

Terkait dengan generasi Z ini, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus berinovasi dan bertransformasi untuk menjadi perusahaan telekomunikasi berbasis digital demi membawa pengalaman baru khususnya bagi para generasi Z yang haus akan kebutuhan internet baik sebagai media hiburan, kebutuhan komunikasi, kebutuhan akan informasi yang mudah serta cepat dan sebagainya.

Sebagai bentuk dukungan kepada para generasi masa depan Indonesia, Telkom mempersembahkan Democracy of Centennial (DOC), Sejuta Ide Seabad Indonesia.

DOC merupakan wadah berbagai macam ide Generasi Z untuk kemajuan indonesia. Telkom mengajak para generasi Z untuk mengembangkan ide kreatif ke dalam Movie Making Project, Democracy of Centinennial.‎ Ide-ide kreatif mengenai seperti apa keinginanmu untuk di Indonesia pada tahun 2045.

Nantinya ide kreatif tersebut akan dikurasi oleh para expert di dunia perfilman Tanah Air. Ide kreatif tersebut juga terbagi dari beberapa kategori sesuai dengan keinginan masing-masing peserta, yakni, Ide Cerita, Art Work /‎ Future Design, Musik, Fotografi, Fashion Design, Animasi, Karakter dan masih banyak lagi.

Telkom menggelar Democracy of Centennial (DOC) hadirkan spokepersons Alika Islamadina, Refal Hady dan Vadi Akbar

Joddy Hernady, Executive Producer pada project Democracy of Centennial mengatakan generasi Z adalah harapan Indonesia. “Dapat dikatakan masa depan Indonesia berada di tangan mereka. Mereka adalah generasi yang dapat membawa Indonesia menjadi lebih jauh berkembang. Kami yakin para generasi Centennial memiliki mimpi dan harapan untuk Indonesia,” kata Joddy.

Oleh sebab itu, Telkom Indonesia bermitra dengan Right Hand Indonesia akan memproduksi sebuah film layar lebar, dimana konten pada film tersebut berasal dari ide-ide, mimpi dan harapan anak muda Indonesia tentang akan seperti apa Indonesia di tahun 2045 ketika menginjak usia satu abad.

“Didukung para ahli produksi fim terbaik yang mana kami menyebutnya sebagai The Centennial Dream, tentu ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi para peserta,” imbuhnya.

Alika Islamadina, Refal Hady dan Vadi Akbar adalah contoh figur yang mewakili generasi Z, ketiganya menjadi spokeperson Democracy of Centennial. Mereka akan berbagi ide dan mimipinya untuk menjadi bagian dari perubahan seabad Indonesia. Ide dan mimpi untuk kemajuan industri film dan musik Indonesia sesuai dengan apa yang mereka geluti saat ini.

Tertarik mengikuti kompetisi ini, dan menjadi bagian dari perubahan? Cukup upload ide ke expose.uzone.id. Follow dan tag @thedocproject dan dua teman menggunakan tagar #doc #neverbefore #telkomdigital. Nantinya ide itu akan tertuang sebagai film tentang satu abad Indonesia “like never before”.

Jangan sampai nggak ikutan ya. Seru nih! (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: