Skip to content

Bukan Hanya Desain, Desainer Juga Perlu Mengetahui Kualitas Bahan yang Baik

30/07/2017

Hidupgaya – Cotton USA didukung Cotton Council International (CCI) baru-baru ini menyelenggarakan sebuah kompetisi untuk para pelajar desain fashion di Indonesia, mengambil tema “Daily Me With Cotton USA School Competition”.

Daily Me With Cotton USA School Competition (dok. CCI)

Kegiatan ini dilakukan untuk menginspirasi dan mendukung mereka dalam mengembangkan kualitas industri pakaian sehari-hari di Indonesia, yang terbuat dari kain dengan kapas Amerika.

Cotton Council International, atau CCI, adalah sebuah asosiasi dagang nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika dan produk manufaktur dari kapas seluruh dunia yang menggunakan tanda khas Cotton USA.

Sebanyak 20 kontestan dari 3 sekolah desain fashion di Jakarta, mengikuti kompetisi perdana yang diselenggarakan oleh Cotton USA di Indonesia. Mereka ditantang untuk menunjukkan rancangan yang paling kreatif dan inovatif untuk kategori pakaian sehari-hari, menggunakan bahan kain yang mengandung kapas dengan kualitas tinggi, yang tumbuh di Amerika, namun diolah di Indonesia.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap untuk menginspirasi pelajar desain fashion di Indonesia mengenai pentingnya memiliki pengetahuan yang baik tentang bahan. Di waktu yang sama juga meningkatkan pengertian mereka akan kapas berkualitas tinggi yang diproduksi dari Amerika,” kata Andy Do, perwakilan CCI.

Daily Me With Cotton USA School Competition (dok. CCI)

Andy menambahkan, kapas Amerika sudah digunakan sebagai bahan dasar untuk manufaktur berbagai garmen fashion, oleh banyak merek fashion global, termasuk merek-merek yang sudah ada di Indonesia.

“Pemahaman yang baik mengenai kualitas yang tinggi dari kapas Amerika, akan membantu pelajar dalam memilih kain yang cocok untuk digunakan dalam kreasi mereka,” imbuh Andy.

Kapas yang diproduksi dari Amerika sudah dipakai dalam pembuatan kain, dan kain ini telah digunakan secara luas untuk produksi garmen yang dijual di Indonesia dan dunia oleh banyak merek fashion internasional, seperti Levis, GAP, Zara, H&M, Ralph Lauren, dan masih banyak lagi.

Mulai dari pakaian sehari-hari sampai “high fashion” Andy mengklaim Cotton USA sudah menjadi “jiwa” dari industri fashion. Banyak dari merek fashion tersebut juga sudah dikenal dan dijual di kalangan konsumen Indonesia.

Daily Me With Cotton USA School Competition (dok. CCI)

“Melalui kompetisi ini, dengan merangkul pelajar design fashion, kami menekankan pentingnya pengetahuan akan kualitas dari kapas Amerika, ketika konsumen memilih dan membeli bahan, dalam hal ini, adalah pakaian mereka sehari-hari,” beber Andy.

Terkait dengan kompetisi ini, Jenny Yohana Kansil – Principal & Director of Instituto Moda Burgo Indonesia, mengaku senang pelajar sekarang memiliki wadah untuk menunjukkan talenta dan kompetensi mereka. “Tidak hanya mereka harus menujukkan inovasi dan design yang kreatif, tetapi juga sebuah proses yang penuh pertimbangan dalam memilih bahan yang paling cocok, yang dapat membantu mereka mewujudkan desain yang diinginkan,” ujar Jenny.

Ada tiga kategori untuk kompetisi ini, pelajar harus mempersiapkan rancangan yang berbeda untuk pakaian sehari-hari yaitu; untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Setiap sekolah ditantang untuk mempersiapkan murid-muridnya untuk berkompetisi di masing-masing kategori tersebut.

“Tantangan untuk kami tidak hanya untuk menghadirkan konsep desain yang belum pernah ada sebelumnya, tetapi juga untuk memilih bahan terbaik yang terbuat dari kapas Amerika, untuk digunakan dalam desain kami,” ujar Selwyn Revia, salah satu peserta dari LaSalle College Jakarta.

“Untuk kompetisi ini, saya menamakan konsep desain Casual Streetwear, terinspirasi oleh gaya yang lebih maskulin. Saya banyak menggunakan 100% katun sebagai bahan yang terbuat dari kapas Amerika,” ujarnya.

Daily Me With Cotton USA School Competition (dok. CCI)

Peserta lain dari BINUS Northumbria School of Design Winny Dwijaya mengakui kompetisi ini mengajarkannya tentang pentingnya pengetahuan akan kain. “Jadi, sekarang saya belajar bahwa desain adalah sesuatu yang penting, tetapi juga penting untuk memiliki pengetahuan akan kain yang akan kita gunakan, sehingga saya bisa menunjukkan desain secara baik,” ungkapnya.

Ada tiga kelompok tekstil Indonesia yang bertindak sebagai sponsor dalam acara ini yang menyediakan kain gratis yang terbuat dari kapas Amerika kepada peserta, untuk diproduksi sesuai rancangan mereka, yaitu PT Apac Inti Corpora, PT Argo Pantes dan PT Lucky Print Abadi. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: