Lanjut ke konten

Indonesia Fashion Week 2017 Siap Manjakan Mata Fashionista

29/01/2017

Hidupgaya – Insan pemerhati mode Tanah Air pasti sudah menantikan Indonesia Fashion Week (IFW) 2017. Yup, hajatan fesyen Tanah Air ini akan hadir kembali pada 1-5 Februari mendatang di Jakarta Convention Center (JCC).

Konferensi Pers Indonesia Fashion Week 2017.

Konferensi Pers Indonesia Fashion Week 2017.

IFW 2017 mengusung tema Celebrations of Culture, yang sengaja diangkat sejalan dengan upaya berkesinambungan dari APPMI (Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia) yang berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sebagai salah satu benteng ekonomi nasional.

“IFW 2017 akan menampilkan konsep Celebrations of Culture. Keseluruhan rangkaian acara akan dikemas sedemikian rupa hingga dapat mewakili kekayaan khasanah budaya Indonesia,” papar Poppy Dharsono, Presiden APPMI dalam temu media di Hotel Sultan, Jakarta, baru-baru ini.

Pekan mode tahunan ini akan menempati area Jakarta Convention Center (JCC) seluas Iebih dari 24.000 meter persegi. Ajang akbar ini akan menampilkan 400 peserta pameran, 25 fashion show dari 200 desainer, kompetisi, 10 seminar, 10 talkshow dan workshop.

Menurut Stage Director IFW 2017, Ivan Gunawan, berberbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini IFW hanya akan menggunakan satu panggung saja. Tujuannya agar para pecinta fesyen bisa lebih fokus dalam menyaksikan pergelaran busana. “Tapi di panggung itu ada juga stage tambahan di tengahnya agar para desainer bisa mempresentasikan karya mereka,” ujar Ivan.

IFW 2017 pre event show.

IFW 2017 pre event show.

Ditambahkan Poppy, Indonesia Fashion Week 2017 akan menitikberatkan budaya dari berbagai destinasi wisata yang tengah digalakkan oleh pemerintah Indonesia, antara lain Danau Toba, Tanjung Kelayang. Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai. Kesemua wilayah itu nantinya akan menjadi inspirasi perayaan budaya pada pergelaran IFW 2017.

Destinasi wisata Nusa Tenggara Timur (NTT) misalnya, akan dieksplorasi dengan menampilkan tenun NTT dari 22 kabupaten. Tenun-tenun tersebut akan dirancang oleh 22 desainer dan dipasarkan secara lokal dan internasional.

Poppy menambahkan, IFW 2017 juga bakal diwarnai dengan bordir dan sulaman hasil perajin Kudus, Banyuwangi dan Gianyar.

“Ragam kekayaan budaya Indonesia menjadi salah satu kontributor kunci bagi perkembangan pesat industri fesyen Indonesia. Dengan mengusung khasanah warisan budaya Indonesia, The Indonesia Fashion Week 2017 diharapkan dapat menjadi saiah saiu peluang untuk mempromosikan kekayaan budaya dan wisata alam Indonesia kepada dunia,” ujar Poppy.

“Fesyen tak hanya tampil apik di bagian luarnya saja tapi juga memiliki kearifan dan kepedulian terhadap sosial, budaya dan lingkungan,” pungkasnya.(HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: