Lanjut ke konten

Begini Cara Indonesia Modest Fashion Designer Gairahkan Batik Minang

09/12/2016

Hidupgaya – Batik tidak hanya identik dengan Pulau Jawa. Mungkin belum banyak yang tahu jika di luar Jawa, misalnya di Sumatera Barat, tepatnya di Ranah Minang, juga memiliki batik yang terkenal dengan sebutan Batik Minang.

Melihat potensi dari desain Batik Minang yang unggul namun sayangnya namanya belum terlalu dikenal luas, sederet desainer modest wear (pakaian santun) terkemuka di Tanah Air yang bergabung dalam Indonesia Modest Fashion Designer.

Koleksi Batik Minang karya Indonesia Modest Fashion Designer.

Koleksi Batik Minang karya Indonesia Modest Fashion Designer.

Desainer yang tergabung dalam wadah ini antara lain Jeny Tjahyawati, Merry Pramono, Oki Setiana Dewi, Lia Afif, Tuty Adib, Lia Soraya, Erin Ugaru, Yus Oktavia, Ratu Sovia, Novi Padusi, juga Nina Nugroho memperkenalkan Batik Minang ke khalayak umum melalui trunk show yang menampilkan koleksi desain 12 desainer di Gedung SMESCO Jakarta, baru-baru ini.

“Acara ini tujuannya ya untuk mengangkat popularitas Batik Minang itu sendiri. Kami para desainer yang tergabung dalam Indonesia Modest Fashion coba berkreasi mengembangkannya lewat desain-desain yang modern,” kata Jeny Tjahyawati selaku pendiri Indonesia Modest Fashion dalam temu media di Jakarta, Selasa (7/12).

batik-minang3

“Program pengembangan Batik Minang ini diharapkan mampu mendorong produktivitas para penrajin di Sumatra Barat, agar Batik Minang ini punya nilai jual yang mampu bersaing dengan kain batik lainnya di Indonesia,” jelas Jeny.

Para desainer terlibat mengaplikasikan motif-motif  batik Minang pada rancangannya guna meningkatkan daya saing produk batik Minang. Berikut adalah 11 motif  batik yang tengah dikembangkan untuk diaplikasikan di atas busana:

batik-minang4

  1. Tantadu Manyasok Bungo Jo Buah Nibuang (Ulat Mengisap Bunga dengan Buah Nibuang). Motif ini terinsipirasi dari ulek tantadu yang sedang menyasok bunga jo buah nibuang dimana motif ini memiliki nilai estetika dan makna filosofi kemakmura dan keindahan dalam kehidupan.
  2. Paruah Enggang (Paruh Enggang). Terinspirasi dari penciptanya pada pengamatan Burung Enggang dan paruhnya yang pakai mahkota, kokoh, indah, dan anggun.
  3. Sikambang Manih (Bunga yang Indah). Motif ini dikiaskan pada anak perempuan yang berumur lima belas tahun ke atas yang belum berkeluarga seperti bunga yang sedang kembang. Desain busana by Nina Nugroho, Ratu Sovia.
  4. Kaluak Paku Kacang Balimbing. Motif ini mengandung makna filosofi tanggung jawab seorang laki-laki di Minangkabau. Desain busana by Jeny Tjahyawati.
  5. Bungo Duo Tangkai Jo Buah Pinang-Pinang. Motif ini mengandung nilai filosofimeningkatkan kepada dua ciptaan Allah yang berpasangan, selalu seiring, dan sejalan. Desain busana by Novi Padusi.
  6. Daun Bodi. Melambangkan akhlak dan budi pekerti yang mulia. Desain busana by Oki Setiana Dewi, Merry Pramono, Erin Ugaru, Yus Oktavia
  7. Daun Puluik-Puluik. Motif ini mengandung makna filosofi kesuburan, pendirian yang kuat, hidup subur, indah dan makmur sepanjang hayat. Desain busana by Lia Afif.
  8. Sirih Gadang ( Sirih Besar ). Diilhami bentuk daun sirih, baik daun sirih yang ada di gagang maupun daun sirih yang bersusun di carano. Desain busana by Lia Soraya.
  9. Bada Mudiak (Ikan Beriringan ke Hulu). Terinspirasi pada ikan yang beriringan ke hulu, searah, dan setujuan, tiada yang mendahului.
  10. Motif Ukir Pucuak Rabuang. Motif ini biasa digunakan sebagai ukiran rumah gadang karena banyak mengandung nilai-nilai filosofi yang perlu diperhatikan dan diterapkan dalam kehidupan.
  11. Buah Palo Bapatah, mengandung makna filosofi cita-cita yang luhur, bagaikan ombak menuju pantai bergelombang.

batik-minang5

Pergelaran busana ini dihadiri istri Gubernur Sumatra Barat, Nevi Zuairina. Program pengembangan desain Batik Minang ini membawa mereka pada ilmu-ilmu baru, baik dari segi pemilihan jenis bahan, pengaplikasian motif di atas busana, hingga pemilihan warna.

Dekranasda Provinsi Sumatra Barat melatih sebanyak 15 perajin yang berasal dari dari tiga Kabupaten, yakni Kabupaten Kota Padang, Dharmas Raya, dan Pesisir Selatan.

batik-minang6

“Kami mendatangkan pengrajin batik asal Yogyakarta untuk melatih keterampilan membatik kepada seluruh pengrajin di Sumbar, dari total 200 motif batik minang yang dikembangkan, baru sekitar tujuh motif yang direalisasikan sebagai batik,” ujar  Ridonald Sekertaris Dekrasnasda Provinsi Sumatra Barat.

Ridonald berharap agar Batik Minang nantinya dapat dijadikan busana wajib untuk dikenakan para pegawai di lingkungan pemerintahan Provinsi Sumbar sekaligus buah tangan wisatawan lokal dan mancanegara yang bertandang ke Sumatra Barat. (HG)

 

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: