Skip to content

Ngobrolin Seks dengan Aman, Pakai Emoji Dong!

30/11/2015

Bicara tentang seks dengan pasangan melalui pesan pendek kadang bikin grogi. Apalagi jika ternyata pesan pendek itu salah kirim. Bayangkan jika bahasa yang digunakan adalah bahasa verbal. Malu? Sudah tentu.

emoji sex

Sejumlah pasangan mungkin merasa tidak nyaman membicarakan seks dengan kata-kata. Syukurlah sekarang ini tersedia beragam emoji yang bisa memfasilitasi pasangan untuk melakukan ‘dirty talk’ tanpa terkesan vulgar. Mari berterima kasih kepada emoji.

Menurut psikolog seksual  Zoya Amirin, seks memang masih menjadi sebuah hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia jika diobrolkan secara verbal. Namun, sepertinya masyarakat Indonesia merasa lebih nyaman untuk berbicara soal seks di dunia maya atau lewat mobile messenger.

“Sejauh ini masyarakat kita masih tabu untuk membicarakan seks, sehingga akses edukasi seks masih minim. Jadi kampanye seks aman dengan menggunakan emoji bisa menjadi alternatif mengedukasi masyarakat melakukan seks secara aman,” ujar Zoya dalam temu media yang diselenggarakan Durex di Jakarta, baru-baru ini.

Zoya menjelaskan, ternyata masyarakat Indonesia menyukai kegiatan sexting menggunakan emoji di aplikasi-aplikasi pesan instan menggunakan emoji.

Senada dengan Zoya, penelitian global yang dilakukan Durex juga mengungkapkan bahwa:

– Sebanyak 80 persen orang berusia 18-25 tahun merasa lebih nyaman mengekpresikan diri mereka melalui emoji. Dengan setengah dari responden lazim menggunakan emoji ketika membahas soal seks.
– Sebanyak 84 persen orang berusia 18-25 tahun merasa lebih nyaman berbincang tentang seks melalui penggunaan emoji.
– Lebih dari sepertiga orang berusia 18-25 tahun mengaku tidak peduli dengan seks aman dan setengah dari mereka mengira HIV tidak mungkin berdampak kepada diri mereka atau teman-teman mereka.

Terkait dengan hal ini, menjelang Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap 1 Desember, Durex membuat kampanye tentang seks sehat dengan merilis emoji kondom. Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut dalam kampanye edukasi seks sehat ini.

Peluncuran emoji kondom ini tentu ada alasannya. Faraz Shamsi, Marketing Director Reckitt Benckiser  sebagai produsen Durex, mengatakan jumlah pengidap HIV di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 52 persen dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. “Ini menjadi salah satu alasan kami memilih Indonesia dalam kampanye seks aman ini,” ujar Faraz.

Zoya melihat kampanye ini sebagai hal yang positif karena bisa menjadi media edukasi seks kepada masyarakat Indonesia dengan cara yang tidak vulgar. (www.dokterdigital.com)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: