Hidupgaya.co – Rambut tebal, bervolume, dan bouncy atau yang biasa dikenal dengan sebutan ‘rambut badai’ pasti jadi impian bagi banyak wanita Indonesia. Namun faktanya 6 dari 10 perempuan Indonesia mengalami masalah rambut rontok. Alhasil, rambut jadi tipis dan hasrat ingin memiliki mahkota yang tebal bervolume sungguh jauh panggang dari api.
Menurut Marisa selaku B&W ID R&D Demand Creation & Engagement Manager Unilever Indonesia, rambut rontok sebenarnya ada dua jenis. “Pertama, rontok dari akar. Ini biasanya dipicu oleh perubahan hormon (misalnya selama kehamilan dan setelah melahirkan), stres, kurang nutrisi, atau kondisi kulit kepala yang kurang sehat,” ujar Marisa di acara temu media menandai peluncuran The New Sunsilk Thick & Bouncy di kawasan Blok M Jakarta Selatan, Jumat (23/10).
Berikutnya rontok karena patah di batang rambut. Hal ini dipicu oleh faktor eksternal atau kesalahan perawatan, seperti sering di-styling dengan panas alat catok hingga 200°C, pewarnaan rambut, paparan polusi, sinar UV, atau kebiasaan menguncir rambut terlalu lama bagi yang berhijab.
Terkait pengalaman soal rambut rontok, penyanyi sekaligus figur publik Mahalini Raharja (26) pernah mengalaminya. Dia mengaku cukup resah saat mendapati rambutnya berguguran karena pengaruh hormonal saat hamil dan usai melahirkan atau karena kerap memakai alat catok/styling.
“Sebagai penyanyi dan public figure, aku sering banget mengalami masalah rambut rontok karena rambutku terus-menerus di-styling, dikeringkan pakai alat panas, belum lagi faktor perubahan hormon saat hamil,” ujarnya.
Kondisi ini makin meresahkan apalagi pelantun lagu Percuma ini pada dasarnya menyukai punya rambut panjang namun rawan rontok.
“Makanya buat aku, penting banget untuk nggak cuma mikirin tampilan luar atau styling-nya aja, tapi juga harus merawat kesehatan dan kekuatan rambut dari akar sampai ke batangnya,” tutur penyanyi yang didaulat sebagai Sunsilk Chief Mahabadai Officer.

Untuk merawat rambut agar senantiasa tebal berkilau, selain memakai produk perawatan yang tepat, Lini mengaku menerapkan pola makan bersih. “Aku jaga makan. Bukan nggak makan sama sekali ya, tapi lebih makan bersih aja, seperti itu. Selain itu juga dirawat pakai rangkaian produk, mulai shampo, kondisioner, masker serta tonik,” terangnya.
Diakui, kadang saat menggunakan produk perawatan rambut ada saja yang skip dengan berbagai alasan, terutama tonik. Agar rambut tebal bervolume idaman tercapai, Lini menyarankan untuk disiplin memakai tonik. “Tonik itu pasti suka males-malesan. Alasannya, entar aja deh, langsung keringin aja biar cepet nggak usah pakai tonik. Kebetulan aku alhamdulillah rajin kalau soal pemakaian. Jadi menurut aku memang harus rajin-rajin dipakai itu tonik, jangan di-skip,” beber Lini.
Jaga keseimbangan mikrobioma kulit kepala
Menjawab kebutuhan perempuan memiliki rambut tebal bervolume secara alami, The New Sunsilk Thick & Bouncy sengaja dirilis ke pasar Indonesia. “Terdiri dari rangkaian shampo, kondisioner, masker hingga tonik, inovasi terbaru dari Sunsilk ini menjawab kebutuhan perempuan Indonesia yang ingin rambut tebal bervolume,” ujar Khanza Porizka, Sunsilk Brand Lead.
Rangkaian The New Sunsilk Thick & Bouncy hadir sebagai solusi lengkap untuk mengatasi masalah rambut rontok dari akar maupun batang, sehingga setiap perempuan Indonesia bisa punya rambut yang tidak rontok, tebal, bouncy, dan tampil percaya diri dengan rambut ‘mahabadai’ yang mencuri perhatian.
Marisa menambahkan, merawat rambut agar tetap tebal dan mencegah kerontokan menggunakan rangkaian produk yang tepat harus dibarengi dengan menjaga keseimbangan mikrobioma kulit kepala.
“Kalau kita merawat kulit kepala otomatis nanti mikrobioma akan menjadi lebih seimbang. Kuncinya itu sebenarnya itu lebih pada keseimbangan ekosistem mikroba-mikroba di kulit kepala. Nah, tadi salah satu rangkaian The New Sunsilk Thick & Bouncy itu yang bisa membantu adalah di toniknya,” bebernya.
The New Sunsilk Thick & Bouncy diformulasikan dengan kompleks 4% Dynoxidil-Ceramide untuk memperkuat akar rambut, mengurangi kerontokan dan kerusakan rambut hingga 97%, serta membuat rambut tampak hingga 4 kali lebih tebal setelah pemakaian empat minggu.
“Ketika menutrisi kulit kepala dengan tonik The New Sunsilk Thick & Bouncy, otomatis nanti microbiome di kulit kepala akan menjadi lebih seimbang, kerontokan bisa berkurang dan rambut jadi lebih tebal setelah pemakaian selama 4 minggu,” tandas Marisa. (HG)