Hidupgaya.co – Busana santun (modest fashion) menjadi sektor yang menjanjikan, tercatat sebagai salah satu sektor potensial di Tanah Air. Pada Januari-Agustus 2026, ekspor sektor ini ke dunia mencapai US$5,97 miliar, tumbuh 2,89 persen secara tahunan. Sepanjang 2025, nilai ekspor pakaian santun US$Indonesia mencapai 8,67 miliar, naik 3 persen dibanding 2024.

Untuk itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan industri busana santun di dalam dan luar negeri.

“Pasar fesyen domestik kita besar, maka harus kita manfaatkan dengan mengembangkan produk-produk fesyen kita sendiri. Modest fashion terbukti memiliki potensi besar, sehingga harus dimaksimalkan di dalam sekaligus luar negeri,” ujar Mendag Budi Santoso dalam sambutannya di acara IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (15/10) malam.

IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 merupakan kolaborasi Kemendag dan Bank Indonesia untuk semakin membuka potensi sektor busana santun Tanah Air.

Upaya untuk mengembangkan modest fashion antara lain dengan mendorong kemitraan ritel, di antaranya menggandeng Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Melalui kolaborasi ini, pelaku usaha mode dapat melakukan penjajakan bisnis (business matching) dengan ritel modern anggota Hippindo.

Tujuan kolaborasi ini agar produk fesyen nasional yang berdaya saing dapat masuk ke jaringan toko di pusat belanja.

Mendag menekankan produk fesyen Indonesia menarik minat pembeli luar negeri. “Kemendag tidak henti-hentinya mempromosikan produk kita melalui perwadag (perwakilan perdagangan) RI di luar negeri. Jika tertarik untuk ekspor, silakan langsung bergabung dan ikuti business matching,” bebernya.

Pasar busana muslim menunjukkan prospek cerah. Laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/26 mengungkap belanja konsumen muslim dunia untuk pakaian dan alas kaki mencapai US$347 miliar pada 2024. Nilai ini diproyeksikan naik menjadi US$444 miliar dolar AS pada 2029.

Laporan tersebut juga menempatkan Indonesia di peringkat pertama dunia dalam sektor busana santun, termasuk pakaian muslim, pada 2025. (HG)