Hidupgaya.co – Bagi yang penasaran seperti apa wajah Hong Kong, perjalanan berikut koleksi teranyar Nada Puspita, Intertwined, mungkin bisa menjadi inspirasi.
Koleksi yang terinspirasi sudut Hong Kong dari sudut pandang Indah Nada Puspita, sosok kreatif di balik jenama santun itu, lahir dari perjalanan sang desainer mengeksplorasi kota metropolitan yang kerap dia kunjungi.
Atas undangan Hong Kong Tourism Board (HKTB), Nada melakukan perjalanan bersama sahabat Zyta Delia Rahma. Melihat langsung sejumlah wilayah di Hong Kong melahirkan koleksi Intertwined, yang memadukan perjalanan wisata, budaya lokal, kuliner, dan mode secara harmonis.
“Saya sudah beberapa kali mengunjungi Hong Kong, tetapi perjalanan kali ini membawa saya ke tempat-tempat yang belum pernah saya eksplorasi, seperti Blue House dan Harbour Station,” ujar Nada di acara peluncuran koleksi Intertwined di Gading Serpong, baru-baru ini.
Selain kunjungan ke Blue House di Wan Chai dan Art Lane di Sai Ying Pun, Nada dan Zyta juga mengunjungi Pottinger Street dan Central–Mid-Levels Escalators di Central.
Tak ketinggalan, mereka juga mampir ke Jamia Mosque, masjid tertua di Hong Kong, serta Harbour Station dan Ma Wan 1868.
Pengalaman kuliner turut menjadi bagian dari perjalanan. Indah dan Zyta mencicipi hidangan halal di Chrisly Café, menikmati kopi di Marouf Coffee, bersantap di Little Sheep Village Hot Pot, serta mencoba kukis dari Cookies Quartet. “Saya menikmati pengalaman pertama kali menyantap hotpot halal di Hong Kong bersama Zyta,” bebernya.
Berbagai pengalaman ini memberikan perspektif baru terhadap Hong Kong yang cukup familiar bagi Nada karena beberapa kali pernah mengunjunginya.
Dirilis 9 Oktober, kampanye bertema From Hong Kong, with LOVE ini melanjutkan kolaborasi sebelumnya pada 2024 melalui Postcard from Hong Kong.
Koleksi Intertwined terinspirasi dari kenangan dan pengalaman yang saling terhubung. Konsep itu diterjemahkan melalui permainan garis berulang yang berpadu dengan monogram khas Nada Puspita.

Koleksi teranyar ini mencakup apparel, scarf berbahan light voile, serta Intertwined Multiway Satin Scarf yang dapat dikenakan dalam berbagai gaya.
Wajah ramah untuk wisatawan Indonesia
Kolaborasi ini juga menyoroti fasilitas ramah Muslim yang tersedia bagi wisatawan Indonesia.
Berdasarkan data HKTB, Hong Kong memiliki hampir 290 fasilitas dan usaha ramah Muslim, termasuk 222 restoran bersertifikasi halal dan milik Muslim serta 61 hotel berperingkat CrescentRating.
Dalam Halal in Travel Awards 2026, Hong Kong meraih posisi kedua kategori Muslim-friendly Destination of the Year untuk destinasi non-OIC, naik dari peringkat ketiga pada tahun sebelumnya.
Liew Chian Jia, Regional Director of Southeast Asia HKTB, mengatakan Indonesia tetap menjadi salah satu pasar penting bagi Hong Kong. Melalui kampanye ini, dia berharap semakin banyak wisatawan Indonesia, khususnya Muslim, tertarik mengeksplorasi keragaman budaya, kuliner, dan pengalaman lokal di kota tersebut. (HG)